KESEHATAN
26 April 2019

Benarkah Jantung Koroner Banyak Menyerang Pria?

Penyakit jantung bisa menyerang siapa saja, baik pria maupun wanita. Mengapa?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline
Disunting oleh Adeline

https://www.shutterstock.com/image-photo/young-man-having-heart-attack-on-1087390136?src=Zxq8Mt1_AoPCZjYvLWbAZQ-1-3

https://www.shutterstock.com/image-photo/young-man-white-tshirt-strong-heart-176265323?src=Zxq8Mt1_AoPCZjYvLWbAZQ-1-23

Jantung adalah otot yang berukuran sebesar kepal tangan orang dewasa.

Darah dari jantung kemudian dipompa ke paru-paru untuk mengumpulkan oksigen.

Baru setelahnya darah yang kaya akan oksigen ini dipompa kembali ke jantung dan ke seluruh organ tubuh melalui pembuluh arteri. Siklus ini terus berulang dan biasa dikenal dengan sebutan sirkulasi darah.

Peran pembuluh arteri di sini sangat penting. Seperti telah disebutkan, ia merupakan jaringan pembuluh darah yang bertugas mengalirkan oksigen ke jantung dan seluruh organ tubuh.

Saat pembuluh darah mengalami penyempitan, sehingga aliran darah terganggu dan tidak dapat mengantarkan oksigen yang dibutuhkan oleh jantung, keadaan inilah yang disebut dengan jantung koroner.

Pada akhirnya terjadi gagal jantung yang menjadi penyebab serangan jantung.

Baca Juga: Selain Nyeri Dada, Ini 5 Gejala Lain Serangan Jantung

Penyebab Jantung Koroner

Menurut Dr. Jim Fang, Kepala Divisi Kardiologi di Universitas Utah sekaligus Direktur Eksekutif Medis yang melayani kardiovaskular, penyakit jantung koroner tidak dapat disembuhkan, namun bisa dicegah.

Ia mengatakan ada 3 faktor yang menjadi penyebab utama seseorang terserang penyakit jantung koroner.

1. Merokok

jantung1

Foto: smithsonianmag.com

Merokok adalah penyebab nomor satu penyakit jantung koroner. Perlu diketahui, bahwa kandungan nikotin dan karbon monoksida pada rokok sangat berbahaya bagi jantung dan pembuluh darah.

Hal ini akan menyebabkan terjadinya penumpukan plak pada dinding pembuluh darah, sehingga terjadilah penyempitan.

Selain itu, banyak merokok akan membuat darah pada tubuh menjadi tidak bersih.

Jantung pun akhirnya harus bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh, yang juga dapat mengakibatkan pembuluh darah rusak.

2. Faktor Keturunan

jantung3

Foto: health.harvard.edu

Tidak dapat dipungkiri, faktor keturunan menjadi salah satu penyebab penyakit koroner.

Jika memiliki keluarga dengan riwayat penyakit jantung koroner di usia dini, dapat menjadi faktor penyebab utama seseorang menderita jantung koroner.

Ditambah dengan gaya hidup yang tidak sehat dan jarang berolahraga, maka besar kemungkinan seseorang akan menderita jantung koroner.

Baca Juga: Menyusui Bisa Menurunkan Risiko Penyakit Jantung? Yuk, Simak Penjelasannya!

3. Kolesterol

jantung2

Foto: myheart.net

Kita yang suka makan makanan berlemak, besar kemungkinan akan memicu penyakit jantung koroner. Lemak akan menumpuk pada dinding arteri jika kolesterol terlalu tinggi. Keadaan ini dikenal pula sebagai aterosklerosis.

Lemak yang terus mengalami penumpukan lama-kelamaan akan menyebabkan pembuluh arteri menyempit, sehingga aliran darah ke jantung pun terhambat. Akibatnya, akan terasa nyeri di dada hingga serangan jantung.


Penderita Penyakit Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner bisa terjadi pada siapa saja, baik pria maupun wanita.

“Di Amerika, faktor utama penyebab terjadinya jantung koroner adalah akibat malas menggerakkan tubuh, serta tidak memperhatikan pola makan yang baik,” ujar Dr. Rory Weiner, dokter ahli jantung di Rumah Sakit Massachusetts sekaligus asisten profesor kedokteran di Harvard Medical School.

Sebuah studi dalam Journal of American Medical Association menunjukkan bahwa penyakit jantung koroner banyak menyerang anggota relawan dalam perang.

Usia rata-rata anggota yang diteliti dalam laporan tersebut adalah 26 tahun, dan sebagian besar merupakan lak-laki.

Bairey Merz, Direktur Pusat Jantung Wanita di Cedars-Sinai Heart Institute, mengatakan bahwa penelitian terbaru menunjukkan bahwa wanita dan pria memiliki penyakit jantung dengan jenis, gejala, dan penyebab yang berbeda dari pria.

Menurutnya, jenis penyakit jantung koroner atau Coroner Heart Disease (CHD) adalah penyakit jantung yang lebih sering diderita oleh pria, akibat banyaknya penumpukan plak pada dinding arteri sekitar jantung.

Sedangkan penyakit jantung yang sering ditemukan pada wanita adalah jenis penyakit jantung iskemik atau Ischemic Heart Disease.

Baca Juga: Ini 5 Cara Mengolah Makanan yang Tepat untuk Penderita Penyakit Jantung

Jadi dapat disimpulkan bahwa benar penyakit jantung koroner lebih banyak menyerang pria daripada wanita. Namun penyakit jantung juga dapat menyerang wanita, hanya saja jenis penyakit jantungnya berbeda dari pria.

Pamela S. Douglas, Profesor Ursula Geller dalam Penelitian Penyakit Kardiovaskular di Departemen Kedokteran Duke University, mengatakan bahwa penyakit jantung tetap dapat dicegah dengan memulai pola gaya hidup yang sehat.

Setelah mengetahui betapa berbahayanya penyakit jantung yang ternyata dapat menyerang siapa saja, apakah Moms dan keluarga sudah termotivasi untuk mulai gerakan hidup sehat?

(AWD/CAR)

Artikel Terkait