GAYA HIDUP
22 Juni 2019

Benarkah Menyikat Gigi Secara Teratur Bisa Kurangi Penyakit Alzheimer?

Mengurangi risiko terkena penyakit Alzheimer bisa diminimalkan dengan hanya menyikat gigi!
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Carla Octama

Bagi kebanyakan orang, membersihkan gigi mungkin hanya bagian normal dari rutinitas harian kita.

Tetapi, bagaimana jika cara kita membersihkan gigi hari ini mungkin memengaruhi peluang kita terkena penyakit Alzheimer di tahun-tahun mendatang?

Sebuah studi yang dilakukan di London, menyikat gigi secara teratur dapat memperlambat perkembangan penyakit Alzheimer.

Alzheimer adalah jenis demensia yang menyebabkan masalah dengan ingatan, pemikiran, dan perilaku.

Gejala biasanya berkembang perlahan dan bertambah buruk dari waktu ke waktu, menjadi cukup parah untuk mengganggu tugas sehari-hari.

Ya, penyakit Alzheimer bisa ditekan sedini mungkin setelah para ilmuwan menemukan bahwa penyakit gusi mempercepat penurunan mental sebanyak enam kali.

Baca Juga : Tidak Perlu Veneer, Ini 3 Cara Memutihkan Gigi Secara Alami

Periodontitis, atau penyakit gusi, sering terjadi pada orang lanjut usia dan dapat menjadi lebih buruk di usia tua.

Sehingga, diperkirakan bakteri periodontal meningkatkan peradangan dalam tubuh, yang berimbas pada penurunan mental dan terkena penyakit Alzheimer.

Dikutip dari telegraph.co.uk, sebuah studi baru oleh King's College London dan University of Southampton mengambil sampel 59 orang penderita demensia ringan hingga sedang selama enam bulan dan memantau keadaan gusi mereka.

Koneksi Mulut dan Otak

Menyikat gigi secara teratur bisa kurangi penyakit Alzheimer ini penjelasannya - koneksi mulut ke otak.jpg

Foto: rd.com

Dikuti[ dari independent.co.uk, University of Central Lancashire meneliti hubungan kesehatan mulut dan dampaknya untuk otak.

Para peneliti telah menentukan bahwa penyakit gusi (gingivitis) memainkan peran penting dalam menentukan apakah seseorang menderita Alzheimer atau tidak.

"Kami menemukan bukti berbasis DNA bahwa bakteri penyebab gingivitis dapat berpindah dari mulut ke otak," kata peneliti Piotr Mydel di Laboratorium Penelitian Broegelmanns, Departemen Ilmu Klinis, Universitas Bergen (UiB), sebagaimana dikutip dari sciencedaily.com.

Bakteri menghasilkan protein yang menghancurkan sel-sel saraf di otak, yang pada gilirannya menyebabkan hilangnya memori dan akhirnya, Alzheimer.

Baca Juga : Ngilu Akibat Sakit Gigi? Ini 5 Cara Alami untuk Meredakannya!

Sikat Gigi untuk Mencegah Penyakit Alzheimer

Menyikat gigi secara teratur bisa kurangi penyakit Alzheimer ini penjelasannya - sikat gigi.jpg

Foto: rd.com

Piotr Mydel menunjukkan bahwa bakteri tidak hanya menyebabkan Alzheimer, tetapi keberadaan bakteri ini meningkatkan risiko untuk mengembangkan penyakit secara substansial dan juga terlibat dalam perkembangan penyakit yang lebih cepat.

Namun, kabar baiknya adalah bahwa penelitian ini menunjukkan bahwa ada beberapa hal yang dapat kita lakukan sendiri untuk mengurangi risiko Alzheimer.

"Sikat gigi dan gunakan benang," ujar peneliti Piotr Mydel.

Piotr Mydel menambahkan bahwa penting, jika Anda menderita radang gusi untuk pergi ke dokter gigi secara teratur dan membersihkan gigi dengan benar.

(SA/CAR)

Artikel Terkait