KEHAMILAN
9 Juli 2019

Benarkah Perempuan Jadi Mudah Baper Saat Hamil?

Banyak perubahan yang terjadi saat hamil, salah satunya perubahan emosi
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Carla Octama

Perubahan fisik dalam tubuh wanita selama kehamilan menjadi banyak perhatian termasuk Moms, Tetapi banyak Moms yang tak memahami adanya perubahan emosi seperti ibu hamil mudah baper.

Selain kesehatan fisiknya, kesejahteraan emosional wanita dan mentalnya juga dapat memainkan peran penting dalam kehamilan.

Selama sembilan bulan, suasana hati dan emosi seorang wanita dapat mengalami perasaan yang sangat gembira sampai perasaan takut yang tidak terkira karena proses persalinan.

Kehamilan juga dapat memunculkan masalah emosional lainnya, seperti masalah dengan keluarga, rasa tidak aman dan harapan yang tidak realistis. Kerap kali perasaan ini tidak diperhatikan.

"Kehamilan adalah transisi besar dalam kehidupan wanita, dan itu melibatkan campuran emosi yang kompleks, baik dan buruk," kata Dr Mary Kimmel, direktur medis Unit Rawat Inap Psikiatri Perinatal dan asisten profesor psikiatri di Universitas Sekolah Kedokteran Carolina Utara di Chapel Hill.

Kehamilan adalah periode waktu yang unik karena sejumlah alasan, jelasnya.

"Pada tingkat biologis, hormon estrogen dan progesteron sedang meningkat," kata Kimmel. Beberapa wanita lebih sensitif terhadap perubahan progesteron, dan ini mungkin membuat mereka lebih mudah marah, katanya.

Baca Juga : 10 Cara Mengurangi Kecemasan Menjelang Persalinan

Berbagai Jenis Masalah Emosi yang Dialami Ibu Hamil

Benarkah_Perempuan_Jadi_Mudah_Baper_Saat_Hamil.jpg

Foto: videoblocks

Kimmel mengatakan ada banyak masalah yang harus dihadapi oleh calon ibu baik secara psikologis maupun sosial.

Masalah-masalah yang kerap muncul dan mengganggu antara lain, apa yang akan berarti bagi bayi pada kehidupan saya ke depan?

Bagaimana seorang anak akan memengaruhi hubungan saya, dan apakah saya akan mendapat dukungan dari pasangan dan anggota keluarga saya begitu bayinya lahir?

Apakah saya akan menjadi ibu yang baik, dan bagaimana saya akan menangani tanggung jawab baru saya?

Ada juga kekhawatiran terkait dengan membawa kehidupan baru ke dunia ini, seperti bagaimana kesiapan finansial hingga apakah Moms harus bekerja setelah melahirkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Pertanyaan tersebut bisa mengganggu Moms selama kehamilan.

Kehamilan bisa menjadi saat yang mengasyikkan, tetapi juga sangat menegangkan, yang dapat menyebabkan emosi semakin tinggi, kata Kimmel.

Dia menyarankan wanita untuk menyadari pikiran dan perasaan mereka. Mereka perlu waktu untuk membicarakan perasaan tersebut.

Baca Juga : 14 Cara Menciptakan Pengalaman Hamil yang Mengasyikkan

Dalam buku "Understanding Your Moods When You're Expecting" yang ditulis Dr. Lucy Puryear, seorang psikiater di Baylor College of Medicine mengungkapkan bahwa salah satu masalah yang kerap dialami ibu hamil adalah perubahan suasana hati.

Maka, banyak yang merasa bahwa ibu hamil mudah baper karena perubahan suasana hati. Terkadang ibu hamil menjadi murung, lekas marah dan berbagai perubahan emosi bak roller coaster.

Bisa dibilang kehamilan adalah titik transisi dalam kehidupan wanita dan selama masa transisi apa pun, emosi seseorang bisa naik turun.

Dr. Lucy Puryear dalam bukunya mengatakan bahwa beberapa emosi wanita tidak berubah banyak bahkan ketika seorang perempuan mencoba untuk mengubahnya. Perubahan suasana hati ini menjadi hal yang terelakkan.

Tidak sepenuhnya jelas mengapa fluktuasi suasana hati ini karena sejumlah perubahan terjadi dalam tubuh wanita, dan semuanya terkait dengan emosinya.

Salah satu alasan utama mungkin karena membanjirnya hormon. Hanya saja yang membedakan adalah bagaimana tubuh merespons tersebut.

Beberapa wanita sensitif terhadap perubahan estrogen, sementara yang lain dipengaruhi oleh meningkatnya kadar progesteron atau hormon stres.

Apakah Moms mengalami perubahan emosi saat hamil seperti ibu hamil mudah baper?

(GSA/CAR)

Artikel Terkait