DI ATAS 5 TAHUN
26 Februari 2019

Benarkah Sindrom Anak Tengah Membuat Si Kecil Sering Berulah?

Dengan perhatian dan komunikasi yang baik, sindrom anak tengah bisa dicegah
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Sebagai orang tua, Moms mungkin sudah tidak asing dengan sindrom anak tengah.

Bila anak pertama selalu dianggap dominan dan keras kepala, anak terakhir dianggap manja, maka anak tengah dianggap sering berulah untuk mencari perhatian.

Tapi, apa benar semua anak tengah mengalami sindrom seperti itu? Dan adakah cara untuk mencegahnya?

Untuk tahu jawabannya, silakan simak dulu informasi yang sudah kami rangkum berikut ini ya, Moms.

Baca Juga: Kompaknya 8 Kakak Adik Seleb Ini Bikin Iri, Sibling Goals Banget!

Sindrom Anak Tengah

benarkah sindrom anak tengah membuat si kecil sering berulah 1

Sindrom anak tengah adalah kondisi psikologis yang muncul karena anak tengah merasa tidak diperhatikan orang tua seperti kakak atau adiknya.

Anak tengah sering dilema karena tidak sehebat kakaknya yang percaya diri dan bisa berargumentasi, tapi tidak lagi imut dan menggemaskan seperti adiknya yang masih kecil.

Dia sering memakai baju dan mainan bekas kakak, tetapi adiknya dibelikan yang baru.

Soal giliran, dia sering kalah berpendapat dengan kakaknya tapi harus mengalah pada adiknya yang lebih kecil.

Akibatnya anak tengah jadi merasa tersisihkan, egois, membenci saudaranya, kurang percaya diri, dan sering berulah karena kurang perhatian.

Baca Juga: Sibling Rivalry, Persaingan Kakak vs Adik

Pendapat Pakar Soal Sindrom Anak Tengah

benarkah sindrom anak tengah membuat si kecil sering berulah 2

Foto: geteduca.com

Dari hasil studi yang dilakukan oleh University of Leipzig dan Johannes Gutenberg University of Mainz di Jerman pada tahun 2015, disimpulkan bahwa urutan lahir anak tidak begitu mempengaruhi perkembangan kepribadiannya.

Kepribadian seorang anak justru lebih banyak dipengaruhi oleh pola asuh, interaksi keluarga, dan kondisi lingkungan.

Jadi bila ada anak tengah yang sering berulah maka penyebabnya bukanlah urutan lahir, tapi kesalahan dalam pola asuh orang tua dan interaksi dalam keluarga.

Baca Juga: Mengurangi Kebiasaan Kakak Adik Bertengkar

Yang Bisa Dilakukan Orang Tua Untuk Mencegah Sindrom Anak Tengah

benarkah sindrom anak tengah membuat si kecil sering berulah 3

Sun-sentinel.com

Dengan pola asuh dan interaksi keluarga yang baik, sindrom anak tengah sebenarnya bisa dihindari kok, Moms. Coba ikuti beberapa kiat yang disarankan oleh Katrin Schumann, penulis buku The Secret Power of Middle Children:

  • Selalu memberikan pujian hangat untuk prestasi dan pencapaian anak tengah.
  • Mendorong anak tengah untuk menemukan dan menekuni hobi atau aktivitas yang disukainya.
  • Setiap hari meluangkan waktu berkualitas khusus untuk anak tengah, agar dia tidak harus berulah dulu untuk mendapatkan perhatian Moms dan Dads.
  • Tidak membandingkan anak tengah dengan anak lain.
  • Mendengarkan pendapat anak tengah dalam membuat keputusan keluarga.
  • Memastikan dia mendapat giliran yang sama seperti kakak dan adiknya.
  • Batasi pemberian barang turunan dari kakaknya.
  • Pastikan anak tengah tahu kalau Moms juga sering membanggakannya di depan orang lain.

Yang tidak kalah penting, orang tua juga harus membangun pola interaksi keluarga yang sehat melalui komunikasi terbuka dan diskusi.

Jadi bisa disimpulkan kalau sindrom anak tengah yang sering berulah sebenarnya bisa dicegah dengan pola asuh dan interaksi keluarga yang baik ya, Moms.

Bagaimanapun juga, orang tua berperan penting dalam pembentukan karakter dan pola pikir anak.

Nah, apa Moms punya pendapat lain tentang sindrom anak tengah?

(WA)

Artikel Terkait