PROGRAM HAMIL
22 Januari 2019

Benarkah Susah Hamil Dipengaruhi Faktor Genetik?

Bisakah susah hamil itu bawaan keluarga?
Artikel ditulis oleh Prita Apresianti
Disunting oleh Prita Apresianti

Setelah menikah banyak pasangan yang ingin langsung memiliki momongan sebagai buah dari cintanya. Moms perlu diketahui banyak wanita yang sulit hamil. Pasangan umumnya merasa khawatir jika belum hamil setelah satu tahun mencoba hamil. Ada banyak penyebab kondisi ini. Nah, banyak yang mengaitkan penyebab susah hamil dengan faktor genetik. Benarkah?

Hubungan faktor genetik dengan susah hamil

benarkah susah hamil dipengaruhi faktor genetik 01

Foto : checkovulation.com

American College Of Obstetricians and Gynecologist (ACOG) mengungkapkan seseorang bisa dikatakan mengalamai masalah ketika tidak mampu untuk hamil setelah 1 tahun. Apalagi jika Moms berada di bawah umur 35 tahun saat melakukannya. Artinya, Moms perlu segera mengetahui penyebab susah hamil.
Namun, faktor genetik bukan menjadi faktor sulit hamil. Ketika Moms sulit hamil berarti ada kesalahan yang terjadi dan tidak ada hubungannya dengan faktor genetik keluarga pasangan atau keluarga Moms.
Meski genetik bukan jadi faktor utama, tetapi genetik tetap menjadi faktor bagi Moms dalam hal kehamilan. Moms boleh menanyakan kepada orang tua apakah ibu Moms penderita PCOS yaitu sindrom ovarium polikistik yang menyebabkan tidak berjalannya ovulasi dengan benar. Selebihnya coba konusltasikan ke dokter jika tidak ada keluarga yang mengalami sindrom tersebut. Sebab, keberhasilan kehamilan terjadi fokus pada pelepasan sel telur yang baik.
Buat Moms yang merasa sulit hamil, kemungkinan mengalami beberapa gangguan seperti masalah dengan organ reproduksi, saluran tuba tersumbat, infeksi panggul, fibroid uterus dan lainnya. Hal ini membuktikan bahwa banyak faktor yang menyebabkan kehamilan itu akan menjadi sulit atau mudah.
Selain masalah organ reproduksi, faktor lain seperti usia juga menjadi sorotan bagaimana Moms akan sulit hamil. Saat usia bertambah yang terjadi adalah jumlah telur yang menurun dan telur abnormal yang akan meningkat. Hal ini dapat meningkatkan risiko keguguran dan cacat janin lainnya.
Kualitas sperma menjadi faktor utama kehamilan Moms terjadi. Kesehatan sperma bisa didapat dengan pola hidup sehat. Selanjutnya Moms bisa menanyakan kepada pasangan apakah memiliki keturunan dengan kekurangan kromosom Y. Sebab, hal tersebut bisa menurun ke pasangan Moms.
Nah, untuk mengetahui penyebabnya Moms perlu bantuan ahli. Pada dasarnya Moms bisa melakukan pemeriksaan ke dokter kandungan jika Moms dan pasangan sudah mencoba dalam beberapa bulan hubungan seks tanpa alak kontrasepsi. Selain faktor yang ada diatas mungkin saja ada faktor kesehatan Moms dan pasangan yang menyebabkan sulit hamil. Sampai dengan sekarang faktor genetik hanya berperan kecil untuk masalah kesuburan.

Baca juga : 8 Kebiasaan Sepele Ini Bikin Wanita Modern Susah Hamil

Yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah kesuburan

benarkah susah hamil dipengaruhi faktor genetik 02

Foto : astonishinghins.com

Moms dan pasangan bisa melakukan banyak hal sebelum menikah misalnya skrining kesehatan untuk mengetahui kesehatan badan dan organ reproduksi khususnya. Tes tersebut akan menilai bagaimana kualitas sperma dan keturunan dari Moms dan pasangan.
Yang bisa dilakukan untuk meningkatkan peluang kehamilan adalah menjaga kesehatan badan dan organ intim reproduksi. Moms dan pasangan bisa mulai dengan rajin serta rutin berolahraga. Yang tak kalah penting adalah menjaga pola makan. Apapun yang masuk ke dalam tubuh kita sangat berpengaruh terhadap kesehatan organ dalam tubuh kita. Menyantap sayuran dan buah setiap hari baik untuk kesehatan Moms dan pasangan. Apakah Moms pernah mengalami fase susah hamil? Saat berhasil, tips apa yang dilakukan agar sukses hamil?

Baca juga : Benarkah Terlalu Kurus Jadi Sulit Hamil?

Sumber :

huffingtonpost.com

tntfertility.com

Artikel Terkait