3-12 BULAN
4 November 2019

4 Bentuk Alergi Kulit Bayi yang Harus Moms Waspadai

Ada banyak bentuk alergi pada kulit bayi
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Intan Aprilia

Alergi tidak hanya menyebabkan anak-anak bersin dan mengi. Tetapi alergi ini juga dapat muncul di kulit anak kita. Reaksi atau bentuk alergi yang dirasakan, bisa datang dalam beberapa bentuk atau jenis.

Seorang bayi dapat memiliki reaksi alergi karena berbagai alasan. Reaksi alergi terjadi ketika tubuh memiliki respons negatif terhadap zat yang biasanya berbahaya, seperti sabun atau makanan tertentu.

Apalagi bayi memiliki kulit yang sensitif, sehingga bsesar kemungkinannya membuat para bayi ini terkena ruam daripada orang dewasa. Bahkan sedikit saja salah makan atau menggunakan produk perawatan yang tidak cocok, akan memicu alergi kulit.

Baca Juga: Ini Penyebab dan Cara Mengatasi Ruam pada Kulit Bayi

Alergi kulit pada bayi ada dalam berbagai macam bentuk.

“Tapi Moms harus dilihat terlebih dahulu apakah ruam disebabkan oleh alergen atau iritasi sederhana,” kata Dr. Robert Sidbury, kepala divisi dermatologi pediatrik di Rumah Sakit Anak Seattle.

Jika karena alergen maka apa jenis alergi kulitnya. Sebagai informasi untuk para Moms, ini dia bentuk alergi kulit pada bayi? Simak di bawah ini yuk.

Eksim

bentuk alergi kulit pada bayi

Eksim adalah salah satu jenis bentuk alergi atau kondisi kulit paling umum pada bayi. Ada berbagai jenis eksim, tetapi eksim atopik adalah salah satu yang paling sering mempengaruhi bayi dan anak kecil.

Dilansir dari situs Medical News Today, eksim biasanya bisa terdiri dari benjolan merah kecil, atau mungkin terlihat seperti kulit kering yang bersisik. Eksim bisa terjadi karena kombinasi faktor genetik dan lingkungan.

Baca Juga: Begini Cara Mengobati dan Mencegah Eksim pada Bayi

Urtikaria Papula

bentuk alergi kulit pada bayi

Urtikaria papula adalah reaksi alergi pada bagian tubuh tertentu terhadap gigitan serangga. Gigitan dari berbagai serangga, termasuk nyamuk, tungau, dan kutu dapat menyebabkan reaksi alergi.

Meskipun biasanya menyerang anak-anak usia 2-6 tahun, bentuk alergi kulit bayi ini juga dapat menyerang anak-anak yang masih kecil.

Bentuk alergi ini menyerupai kelompok kecil benjolan merah atau gigitan serangga. Beberapa benjolan mungkin berisi cairan. Urtikaria papular dapat bertahan selama beberapa hari, bahkan berminggu-minggu.

Bintik-bintik Merah

bentuk alergi kulit pada bayi

Ketika kulit anak alergi terhadap substansi tertentu, tubuh akan melepaskan senyawa kimia histamin yang bisa memicu timbulnya bintik-bintik merah dan gejala alergi lainnya.

Baca Juga: Stop! Berhenti Percaya pada 8 Mitos Alergi Kulit Ini

Dikutip dari American College of Allergy, Asthma, and Immunology, bintik-bintik merah ini merupakan bentuk alergi kulit bayi yang bisa menimbulkan rasa gatal yang membekas pada kulit. Ukuran dan bentuknya cukup beragam, biasanya berwarna merah muda atau merah.

Alergi Makanan

bentuk alergi kulit pada bayi

Bentuk alergi kulit bayi selanjutkan adalah alergi makanan.

"Telur dan susu adalah penyebab utama alergi makanan pada anak-anak yang masih kecil, tetapi alergi gandum, kedelai, dan kacang tidak biasa," kata Dr. Robert Sidbury.

Ketika anak-anak bertambah besar, kacang-kacangan pohon dan makanan laut dapat menjadi masalah, bersama dengan alergi lingkungan seperti rumput, pohon, dan tungau debu, tetapi tidak ada aturan yang keras dan cepat tentang kapan alergen dapat berkembang.

Itu dia Moms beberapa bentuk alergi kulit bayi. Hati-hati jika Si Kecil menunjukkan beberapa gejala ya.

Artikel Terkait