BAYI
28 Agustus 2020

Bentuk Kepala Bayi Kerucut, Apakah Normal?

Ini hal yang harus diketahui tentang kepala bayi yang berbentuk kerucut
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Apakah Moms pernah memperhatikan bentuk kepala bayi setelah melahirkan? Jika Moms melahirkan secara vaginal, ada beberapa bayi yang memiliki bentuk kepala seperti kerucut. Namun bila melahirkn secara c-section, biasanya kepala Si Kecil akan terlihat lebih bulat. Apakah ini normal?

Melansir American Academy of Pediatrics (AAP), ternyata ini adalah hal yang normal . Bentuk kerucut pada kepala bayi juga tidak berisiko terhadap perkembangan atau fungsi kognitif Si Kecil. Hal ini terjadi karena semua tekanan pada tengkorak saat kelahiran dapat memberikan bentuk meruncing atau kerucut.

“Kepala bayi memang tidak terlihat normal. Kami memiliki banyak asimetri dan benjolan. Begitu bayi tumbuh rambut, Anda tidak melihatnya. Kepala berbentuk kerucut tidak merusak perkembangan bayi atau fungsi kognitifnya," kata Nicole Glynn, M.D., dokter anak GetzWell Pediatrics di San Francisco dan anggota American Academy of Pediatrics (AAP).

Baca Juga: Kepala Bayi Peyang? Ketahui Penyebab dan Cara Penanganannya

Kepala Kerucut pada Bayi Terjadi Saat Proses Melahirkan

Bentuk Kepala Bayi Kerucut Apakah Normal -1.jpg

Foto: Healthline.com

Menurut AAP, kepala berbentuk kerucut pada bayi baru lahir dapat terjadi karena adanya tekanan di saluran vagina selama kelahiran atau sebelum persalinan saat janin turun lebih awal dan melakukan kontak kepala-pertama dengan panggul ibu.

“Jika bayi Anda lahir dengan bentuk kerucut seperti itu, Anda mungkin bisa menggerakkan tangan Anda di atas kepala mereka dan merasakan tonjolan yang terbentuk oleh lempeng tengkorak mereka saling tumpang tindih,” kata dia.

Bayi cenderung memiliki kerucut setelah persalinan pervaginam karena harus melalui tulang panggul dan jalan lahir. Ukur 10 sentimeter pada penggaris adalah perkiraan diameter serviks Moms pada tahap akhir persalinan. Sementara itu, kepala bayi yang baru lahir sangat besar. Rata-rata kelilingnya sekitar 35 sentimeter dan seperempat panjang totalnya.

Untungnya, kepala bayi juga menyesuaikan dengan jalan keluarnya. Tulang di tengkorak bayi yang baru lahir belum sepenuhnya terbentuk. Setiap tengkorak bayi terbuat dari lempeng bertulang, dengan dua titik lunak besar yang memungkinkannya untuk berubah bentuk.

Saat bayi turun melalui leher rahim dan vagina, tengkoraknya menekan dan menyesuaikan diri dengan ruang. Pergeseran ini memungkinkan bayi dilahirkan melalui vagina, tetapi bayi juga dapat memiliki kepala berbentuk kerucut saat dilahirkan.

Bayi yang dilahirkan lebih awal atau yang mengalami persalinan yang lebih lama dan saluran kelahiran yang sempit cenderung lebih besar mengalami bentuk kepala kerucut.

Baca Juga: Persalinan Normal Pengaruhi Bentuk Kepala dan Perkembangan Bayi?

Cara ‘Memperbaiki’ Bentuk Kepala Kerucut pada Bayi

Bentuk Kepala Bayi Kerucut Apakah Normal -2.jpg

Foto: Samyysandra.com

Meskipun tengkorak bayi akan kembali selama beberapa minggu pertama, Moms dapat membantu prosesnya.

“Tetap berpegang pada rutinitas tummy time yang direkomendasikan untuk semua bayi yang baru lahir. Terlalu banyak berbaring telentang juga dapat menyebabkan bintik-bintik datar di belakang tengkorak bayi, suatu kondisi yang disebut plagiocephaly,” jelasnya.

Nicole merekomendasikan tummy time dua sampai tiga kali sehari dalam beberapa menit dimulai segera setelah pulang dari rumah sakit. "Atau melakukan skin-to-skin dengan bayi berbaring di dadamu seperti posisi tummy time. Ini akan memberi mereka waktu memperbaiki kepala mereka," tambahnya.

Jika Moms tergoda untuk bertanya kepada dokter tentang helm khusus untuk memperbaiki kepala bayi, AAP biasanya merekomendasikan hal tersebut untuk kasus plagiocephaly atau sindrom kepala datar, karena bentuk kepala kerucut pada bayi biasanya akan bisa diperbaiki tanpa perawatan khusus.

Jika bayi berumur beberapa minggu dan Moms khawatir akan bentuk kepala kerucutnya, menurut Mayoclinic Moms bisa memperbaikinya dengan menempatkan bayi di punggungnya untuk tidur tetapi ubah arah wajah bayi.

Atau letakkan kepala bayi menghadap kaki boks di suatu hari dan kepala boks di hari berikutnya. Selain itu, bebaskan tekanan di bagian belakang kepala bayi dari gendongan, ayunan dan kursi bayi dengan menggendongnya sesering mungkin saat Si Kecil bangun.

Baca Juga: Mengenal Sindrom Kepala Datar pada Bayi, Moms Harus Tahu!

Bentuk kepala bayi kerucut hanyalah tanda bayi lahir melalui vagina.tenang saja, dalam sebagian besar kasus, kepala bayi akan membulat dalam waktu singkat.

Artikel Terkait