PERNIKAHAN & SEKS
19 September 2019

Kenali Beragam Jenis Alat Kontrasepsi dan Kelebihannya

Sebelum menggunakan alat kontrasepsi, kenali tiap jenisnya dengan baik, Moms!
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Orami

Di Indonesia sudah diterapkan program skala nasional untuk menekan angka kelahiran yang dirancang untuk menjaga kestabilan dan kesejahteraan ekonomi dan sosial setiap penduduknya. Program KB ini telah diatur dalam UU No 10 tahun 1992 yang sering dikenal dengan seruan “Dua Anak Lebih Baik”.

Selain tujuan di atas, program Keluarga Berencana juga punya manfaat dari segi medis lho, Moms. Di antaranya menurunkan angka kematian ibu, mengurangi angka kematian bayi, dan membantu mencegah HIV/AIDS.

Untuk mewujudkan hal tersebut, penggunaan alat kontrasepsi menjadi cara yang paling tepat untuk digunakan. Namun seseorang tidak bisa memilihnya alat kontrasepsi secara sembarangan.

Menurut Christine Dahlendorf, MD, MAS, professor di University of California, pemilihan metode kontrasepsi menjadi salah satu keputusan yang kompleks. Para wanita yang hendak menggunakan alat kontrasepsi harus paham betul dengan alat kontrasepsi yang dipilih dan harus sesuai dengan kondisi kesehatannya.

Jadi, buat Moms yang ingin merencanakan keluarga berencana dan sedang bingung memilih alat kontrasepsi, simak info di bawah ini, yuk!

Jenis Alat Kontrasepsi

Apakah Penyebab Area Miss V Gatal Karena Kutu Kelamin?

Foto: very health

Jenis alat kontrasepsi yang ada di Indonesia terdapat tiga jenis yakni alat kontrasepsi hormonal, alat kontrasepsi penghalang fisik, dan alat kontrasepsi permanen.

Baca Juga : Ini Panduan Memilih Alat Kontrasepsi yang Baik dan Aman

Alat Kontrasepsi Hormonal

Beragam Jenis Alat Kontrasepsi  dan Kelebihannya

Foto : bbc

Ya, sesuai dengan namanya, kontrasepsi jenis ini mengandung kombinasi dari hormon progestin, estrogen atau progresterin yang sengaja dipakai, baik dalam bentuk pil KB, suntikan, atau implan.

Pil KB

Bisa dibilang pil KB menjadi alat kontrasepsi yang sama sekali tidak mengganggu kenyamanan hubungan seks, tapi sayangnya, efek penggunaan pil KB adalah meningkatkan berat badan Moms.

Suntik KB

Sama halnya dengan pil KB, kontrasepsi jenis ini juga sama sekali tidak mengganggu kenyamanan saat bercinta. Hanya akan sedikit memakan waktu karena harus dilakukan penyuntikan ulang setiap 1 sampai 3 bulan sekali.

Implan KB

Implan KB menjadi alat kontrasepsi yang efektif dalam waktu jangka panjang. Namun, pada penggunaannya sering menimbulkan rasa nyeri di tempat pemasangan.

IUD KB

IUD (Intra Uterine Device) merupakan alat kontrasepsi yang berbentuk huruf T yang dimasukkan ke dalam rahim. Alat kontrasepsi ini bisa bertahan hingga 5-10 tahun. Walau cukup efektif, posisi IUD dapat bergeser dan membuat tidak nyaman saat bercinta, karena adanya benang sisa IUD di sekitar area organ intim wanita.

Alat Kontrasepsi Penghalang Fisik

Beragam Jenis Alat Kontrasepsi  dan Kelebihannya

Foto: youtube

Kondom termasuk dalam jenis alat kontrasepsi ini. Dibuat dari karet elastis yang bisa digunakan baik oleh wanita dan pria.

Kelebihannya, alat kontrasepsi ini ampuh mencegah penularan penyakit kelamin dan begitu mudah dikenakan. Sedangkan kekurangannya, pada beberapa orang, kondom yang terbuat dari bahan tertentu dapat menimbulkan alergi.

Baca Juga : IUD, Kontrasepsi Aman untuk Wanita Tinggi Resiko Kanker Payudara

Alat Kontrasepsi Permanen

Beragam Jenis Alat Kontrasepsi  dan Kelebihannya

Foto: marketing id

Bagi pasangan yang sudah tidak ingin memiliki anak atau memiliki masalah kesehatan tertentu bisa memilih kontrasepsi permanen berikut ini. Jenis kontrasepsi ini dapat dilakukan, baik pada laki-laki (vasektomi) atau pada perempuan (tubektomi).

Tingkat efektivitas kontrasepsi permanen paling tinggi dibanding yang lain, tapi biayanya relatif mahal dan tidak menurunkan risiko penularan penyakit kelamin.

Baca Juga : Kondom, Alat Kontrasepsi Populer untuk Cegah Penyakit HIV/AIDS

Selain mengenal jenis alat kontrasepsi, perlu diingat Moms, Moms perlu membicarakannya dengan pasangan. Jangan lupa juga untuk konsultasi terlebih dahulu ke dokter ya, Moms!

(NA/KM)

Artikel Terkait