NEWBORN
14 Agustus 2018

Berapa Suhu AC yang Aman untuk Bayi Baru Lahir?

Ruang yang didinginkan akan membantu bayi terhindar dari SIDS
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Carla
Disunting oleh Carla


Bayi yang baru lahir memang membutuhkan perhatian ekstra dalam segala hal, termasuk urusan suhu yang berada disekelilingnya. Hal ini dikarenakan bayi tidak dapat menyesuaikan suhu tubuh seperti orang dewasa.

Moms tentu berpikir apakah AC aman atau tidak ya untuk bayi? Kalaupun aman, kiranya berapa suhu yang pas? Yuk, simak ulasannya berikut:

Baca Juga : Apa Itu REM Pada Tidur Bayi?

Apakah AC Aman untuk Bayi?

Kebanyakan dokter rupanya setuju bahwa aman menggunakan AC untuk bayi yang baru lahir daripada membuatnya tetap berada di lingkungan yang panas, tanpa udara dan lembab.

Hal ini dikarenakan, pada suhu yang panas akan mengakibatkan kulitnya menderita ruam panas, dehidrasi hingga kelelahan yang disebabkan oleh panas.

Beberapa ahli juga mengatakan bahwa ruang yang didinginkan dan berventilasi baik membantu akan membantu bayi terhindar dari SIDS atau Sindrom Kematian Bayi Mendadak.

Namun demikian, tetap ada beberapa hal yang harus diperhatikan pada penggunaan AC untuk bayi.

Perubahan panas dan kelembapan luar dapat mempengaruhi pendinginan AC sehingga ruangan yang menjadi dingin atau hangat dengan sangat cepat, akan membuat bayi tidak nyaman.

Buatlah suhu pada pengaturan yang nyaman, agar tidak terlalu dingin atau terlalu hangat. Para dokter merekomendasikan untuk mengatur suhu pada kisaran antara 23 dan 26 derajat Celcius.

Jika Moms menggunakan AC, atur timer selama durasi yang diperlukan untuk mendinginkan ruangan. Namun bila AC Moms tidak memiliki timer maka gunakan jam alarm untuk mengingatkan Moms.

Jika tidak memiliki tampilan suhu, simpan termometer di ruangan untuk membantu memantau suhu.

Baca Juga : Apa Penyebab Kulit Kering Pada Bayi?

Hal yang Perlu Diperhatikan

Jika Moms menggunakan AC, maka pastikan jendela atau pintu sebagian terbuka untuk memungkinkan pertukaran udara, terutama dalam cuaca lembab seperti hujan.

Selain itu, jauhkan bayi Moms dari semburan langsung udara dingin dari AC. Pakaian mereka juga sebaiknya memiliki lapisan tipis yang menutupi lengan dan kakinya. Moms mungkin bisa memberikan topi yang tipis dan kaus kaki berbahan katun.

Jika Moms ingin menggunakan selimut tipis, pastikan untuk memasukkannya di bawah siku untuk menghindari menutupi wajahnya.

Idealnya, bayi harus mengenakan satu lapis lebih banyak dari Moms dan tidak boleh berpakaian terlalu hangat untuk ruangan yang tidak bersuhu terlalu dingin.

Terakhir, pastikan bahwa AC Moms terjaga kebersihannya, jangan lupa untuk melakukan servis secara rutin untuk memastikan bahwa udara yang keluar bersih dan tak akan membuat pernapasannya terganggu.

(MDP)

Artikel Terkait