KESEHATAN
25 Januari 2020

Berat Badan Naik Saat Menopause, Apa Sebabnya?

Berat badan yang bertambah saat menjelang menopause bisa disebabkan oleh beberapa faktor
Artikel ditulis oleh Debora
Disunting oleh Intan Aprilia

Kenaikan berat badan bisa dialami oleh siapa saja, baik pria dan wanita. Umumnya, kenaikan berat badan ini dibarengi juga dengan pertambahan usia seseorang.

Studi dari Nutrition Examination Survey mengungkapkan bahwa kenaikan berat badan pada wanita biasanya terjadi saat berusia 25-34 tahun. Ada pula fakta yang menunjukkan kelebihan berat badan tertinggi pada wanita terjadi saat berusia 35-44 tahun.

Melihat fakta ini, kenaikan berat badan saat menopause mungkin terdengar hanya mitos belaka.

Namun, sebenarnya ada penyebab lainnya yang membuat berat badan dapat naik saat menopause. Apa saja? Berikut ulasan selengkapnya.

Baca Juga: 4 Tanda Perimenopause yang Perlu Diketahui

Penyebab Berat Badan Naik Saat Menopause

Berat Badan Naik Saat Menopause, Apa Sebabnya-1.jpg

Foto: pharmaceutiacl

Faktanya, seorang wanita dikatakan mengalami menopause setelah ia tidak lagi mengalami menstruasi dan terjadi sejumlah perubahan hormon di dalam tubuhnya.

Banyak tanda-tanda yang menunjukkan gejala menopause, salah satunya yang disebut-sebut adalah berat badan bertambah.

Disebutkan, berat badan akan bertambah meskipun Moms melakukan gaya hidup dan pola makan yang sama seperti sebelum menopause. Lalu, apa hubungannya berat badan naik dengan menopause?

“Wanita yang mengalami kenaikan berat badan setelah menopause sebenarnya hasil dari penuaan. Di samping itu, perubahan hormon yang terjadi saat menopause juga bisa berkontribusi pada kenaikan berat badan," ujar Dr. Ekta Kapoor, dokter yang mengambil spesialis dalam bidang menopause dan kesehatan wanita, dilansir dari Woman's Day.

Sebagai contohnya begini, kadar hormon estradiol Moms akan menurun secara signifikan setelah menopause, yang secara langsung memengaruhi cara tubuh membawa lemak.

Baca Juga: Moms Perlu Tahu, Ternyata Ini 5 Penyebab Menopause Dini

Menurut Dr. Ekta, sebelum terjadi menopause, kebanyakan wanita membawa lemak di tubuh bagian bawah, namun setelah menopause, mereka akan lebih banyak membawanya di sekitar perut.

Hal tersebut yang akan membuat Moms terlihat memiliki kenaikan berat badan saat menopause.

Waspada Terhadap Kenaikan Berat Badan Saat Menopause

Berat Badan Naik Saat Menopause, Apa Sebabnya-2.jpg

Foto: uhhospitals

Kembali pada poin pertama, sebenarnya kenaikan berat badan dapat dialami siapa saja dan faktor pertambahan usia sangat berpengaruh.

Sebenarnya ada beberapa tanda menopause yang perlu Moms ketahui, yaitu:

  • Mengalami hot flashes
  • Kesulitan tidur
  • Perubahan libido
  • Lebih mudah lemas dan stres
  • Vagina terasa kering
  • Berhubungan intim terasa menyakitkan

Melihat fakta ini, kenaikan berat badan saat menopause tetap harus diwaspadai. Pasalnya, kenaikan berat badan ini membuat Moms rentan terkena berbagai penyakit yang mungkin berbahaya bagi tubuh Moms.

Berat badan yang berlebihan di sekitar perut dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung, kolesterol tinggi, dan diabetes.

Obesitas juga dikatikan dengan sejumlah penyakit kanker, seperti kanker payudara dan kanker rahim.

“Risiko terkena penyakit-penyakit tersebut rentan dialami oleh wanita setelah memasuki masa menopause. Bahkan, penyakit jantung bisa menjadi penyakit mematikan nomor satu bagi wanita yang sudah menopause,” ungkap Dr. Ekta, menjelaskan.

Baca Juga: Seks Saat Menopause, Masihkah Terasa Nikmat?

Pola Hidup Sehat Saat Menopause

Berat Badan Naik Saat Menopause, Apa Sebabnya-3.jpg

foto: henpicked

Menopause memang tidak bisa dihindari, terutama bagi wanita yang sudah berusia di atas 50 tahun.

Namun, nyatanya hal ini bukan menjadi alasan bagi Moms tidak lagi membiasakan memiliki pola hidup yang sehat.

Dilansir dari Johns Hopkins Medicine, Ikuti pola hidup sehat ini ketika sudah memasuki masa menopause, yaitu:

  • Rutin melakukan olahraga yang baik untuk jantung dan tulang, membantu mengontrol berat badan, dan meningkatkan suasana hati. Pilih beberapa jenis olahraga seperti jogging, berenang, bersepeda, dan menari.
  • Perhatikan pola makan yang sehat melalui diet seimbang dan rendah gula.
  • Kontrol tekanan darah tinggi dengan obat atau perubahan gaya hidup. Tujuannya untuk mengurangi risiko penyakit jantung.
  • Belajar untuk mengelola stres melalui metode relaksasi atau olahraga teratur.

Itulah yang bisa dilakukan agar tubuh Moms tetap fit saat memasuki masa menopause.

Artikel Terkait