PARENTING
20 Agustus 2019

Bergabung di Komunitas, Pilihan Saya Agar Tetap 'Waras' dan Cerdas

Bergabung di komunitas parenting membuat saya memiliki relasi dan keistimewaan menjadi seorang ibu

Sumber: Instagram.com/riesranty

Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Oleh Riesranty (28 th), Ibu dari M. Raka Alsakhi (10 bulan), Member WAG Mompreneur (1)

Memiliki peran sebagai seorang ibu di era teknologi saat ini sedikit banyak memudahkan saya dalam mendapatkan segala informasi dan ilmu tentang parenting atau mengasuh anak.

Termasuk dengan bergabung dan berkenalan dengan para Moms di sebuah komunitas.

Komunitas ini hadir menawarkan ragam pilihan topik bahasan hingga privilege bagi para Moms yang sudah terdaftar sebagai anggota, baik di grup chatting berbagai platform (WhatsApp, LINE, Telegram) maupun di website komunitas itu sendiri.

Adapun tiap komunitas memiliki ciri khas masing-masing dalam merangkul para Moms. Saya pribadi, sudah tergabung dalam tiga komunitas yang masing-masing punya keistimewaan tersendiri sesuai kebutuhan yang saya perlukan.

Nah, jadi penting untuk melakukan observasi singkat terlebih dahulu ya Moms sebelum bergabung dengan komunitas, apakah komunitas tersebut sesuai dengan apa yang Moms butuhkan atau tidak.

Baca Juga: Pentingnya Bergabung di Komunitas untuk Membangun Keluarga yang Lebih Kuat

Gabung ke Komunitas: Menjadi Ibu yang 'Waras' dan Cerdas

Bergabung di Komunitas

Foto: Orami/Riesranty

Lantas apa hubungannya antara menjadi waras dan bergabung ke komunitas?

Ada kalanya Moms merasa jenuh, ingin bersosialisasi di tengah menjalani kehidupan dunia motherhood, bukan?

Saya rasa bukan hanya saya saja yang merasakan hal demikian. Alasan ini mengapa saya perlu bergabung dalam komunitas untuk mendapatkan support system secara online atau offline untuk menjaga kewarasan saya.

Berikut manfaat yang saya rasakan ketika gabung ke komunitas untuk menjadi ibu yang 'waras' dan cerdas.

Baca Juga: Benarkah Kecerdasan Anak Diturunkan dari Ibu?

1. Tempat Bertanya dan Curhat

Bergabung di Komunitas

Foto: Orami/Riesranty

Siapa Moms disini yang mengandalkan grup chatting sebagai tempat untuk bertanya kali pertama? Saya!

Iya, tanggapan yang seringnya lebih cepat dan akurat, selalu saya dapat dari para Moms. Bahkan tidak jarang, kami saling mencurahkan isi hati karena adanya ikatan satu frekuensi.

2. Tempat Belajar dan Aktualisasi Diri

Sebutlah "Kuliah Whatsapp", "Webinar", atau Instagram Live yang telah menjadi medium menyampaikan topik-topik segar seputar parenting.

Dan tak hanya online, Moms. Komunitas pun mengadakan event offline dimana Moms bisa saling berkenalan langsung dan mendapatkan keistimewaan tersendiri sebagai anggota dari komunitas tersebut.

Seperti arisan, talkshow, birthday club, playdate, hingga workshop, adalah beberapa macam aktivitas yang disajikan.

Baca Juga: Anak Pemalu, Begini 4 Cara Membantunya Agar Mau Bersosialisasi

3. Tempat Bersosialisasi

Bergabung di Komunitas

Foto: Orami/Riesranty

Berawal dari chat di grup, berujung menjadi sebuah relasi dengan anggota grup lainnya.

Saya pun menemukan, misalnya, ternyata "Moms A" adalah karyawati di perusahaan yang Moms atau Dads lain sedang minati.

Lalu, bisnis yang sedang dijalani Moms lain juga punya kesempatan untuk bisa lebih dikenal dan diminati.

Belum lagi info-info rekomendasi dari para Moms, misalnya diskon pospak, sekolah favorit anak, tempat makan enak, sampai rekomendasi lipstik dan alas bedak.

4. Tempat Saya dan Keluarga Produktif Bersama

Sibuk belum tentu produktif, tapi produktif sudah pasti sibuk dan aktif.

Agenda-agenda komunitas yang melibatkan saya serta anggota keluarga, sangat saya manfaatkan untuk dapat memperkuat bonding dan menambah ilmu parenting. Istilah kerennya, weekend well-spent, gitu.

Jadi, tunggu apalagi Moms? Yuk, segera bergabung dengan komunitas parenting pilihan Moms!

Pastinya, semua komunitas memiliki tujuan yang sama, yakni membantu agar Moms dapat menjadi ibu yang bahagia agar sang buah hati pun turut bahagia.

Jadi, itulah kisah saya bergabung di komunitas Orami Parenting agar tetap 'waras' dan menjadi ibu yang cerdas.

Artikel Terkait