DI ATAS 5 TAHUN
26 Februari 2019

Berhenti Mempermalukan Balita Di Depan Umum! Ini 5 Dampak Negatifnya

Lebih banyak dampak negatif ketimbang manfaat dari mempermalukan anak
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Ikhda Rizky Nurbayu
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Mendisiplinkan balita memang bukan hal mudah, tapi itu bukan alasan untuk mempermalukan balita di depan umum agar dia tidak mengulangi kesalahannya lho, Moms.

Sayangnya, masih ada sebagian orang tua yang suka membentak dan merendahkan balita di depan umum. Bahkan ada juga yang sampai mengunggah foto dan cerita tentang kesalahan Si Kecil di media sosial.

Menurut Pakar Perilaku Manusia dan Keluarga, dr. Gail Gross Ph.D., mengatakan kalau dampak buruk mempermalukan anak di depan umum sangatlah serius bagi perkembangan karakter dan hubungan keluarga.

Meruntuhkan Kepercayaan Anak Pada Orang Tua

berhenti mempermalukan balita di depan umum! ini 5 dampak negatifnya 1

Bagi balita, orangtua adalah tempat paling aman untuk meminta perlindungan, bantuan, dukungan, maupun bimbingan saat dia menghadapi masalah.

Namun saat orangtua mempermalukan balita di depan umum karena suatu kesalahan, kepercayaan anak pada orangtua menjadi hilang. Akhirnya, di masa depan dia menjadi enggan untuk terbuka dan menjauhkan diri dari Moms.

Padahal hubungan dan komunikasi yang baik antara orangtua dan anak adalah kunci bagi tumbuh kembang balita yang optimal, baik secara kognitif, fisik, maupun emosional.

Baca Juga: Tahukah Moms, 5 Sikap Orang Tua Ini Ternyata Bisa Membuat Anak Bahagia

Membuat Anak Rentan Terlibat Perundungan

berhenti mempermalukan balita di depan umum! ini 5 dampak negatifnya 2

Foto: thereseborchard.com

Saat balita dipermalukan dan diungkit kesalahannya di depan umum, terutama saat ada teman dan anak lain, itu sama saja dengan membenarkan perilaku perundungan.

Selain bisa terus diejek oleh temannya di masa depan, Si kecil juga jadi belajar kalau mempermalukan dan merundung orang di depan umum adalah sesuatu yang boleh dilakukan.

Membuat Anak Merasa Rendah Diri dan Tidak Percaya Diri

berhenti mempermalukan balita di depan umum! ini 5 dampak negatifnya 3

Foto: practicalparenting.com.au

Setiap orang pasti melakukan kesalahan, apalagi balita yang masih perlu belajar dan dididik oleh Moms.

Sayangnya, banyak orang tua yang tidak sadar kalau mempermalukan balita malah akan membuatnya takut salah dan tidak percaya diri untuk mencoba hal baru.

Lebih parah lagi, Si Kecil bisa jadi merasa rendah diri, mudah menyerah, dan tidak cukup baik untuk melakukan apapun.

Tidak Ada Pelajaran yang Bermanfaat

berhenti mempermalukan balita di depan umum! ini 5 dampak negatifnya 4

Foto: verywellfamily.com

Kesalahan apapun yang dilakukan oleh balita seharusnya dimanfaatkan oleh orangtua untuk meningkatkan pengetahuan anak serta mendidiknya tentang perilaku dan cara melakukan sesuatu dengan benar.

Itulah kenapa menurut pakar parenting dan penulis buku Peaceful Parent, Happy Kid, Laura Markham, Ph.D., mempermalukan balita bukanlah cara efektif untuk membuat anak belajar dari kesalahan.

Saat balita melakukan kesalahan, orangtua seharusnya memberikan bimbingan secara positif agar Si Kecil merasa percaya diri untuk melakukannya dengan benar di lain waktu.

Baca Juga: 5 Perilaku Orangtua yang Mengganggu Psikologi Anak

Mengganggu Kesehatan Mental Anak

berhenti mempermalukan balita di depan umum! ini 5 dampak negatifnya 5

Foto: medium.com

Rasa malu, marah, sedih, serta rendah diri yang timbul sebagai dampak buruk mempermalukan anak juga bisa mengganggu kesehatan mental serta perkembangan emosional anak.

Selain meningkatkan risiko depresi dan gangguan kecemasan, balita yang sering dipermalukan di depan umum juga rentan terlibat dalam penyalahgunaan narkoba serta perilaku negatif lain di masa depan.

Sebenarnya selalu ada cara positif untuk mendisiplinkan dan mendidik balita, seperti memberikan konsekuensi dan mengajak berdiskusi.

Bagaimana menurut Moms, setujukah kalau orangtua mempermalukan balita di depan umum dengan alasan untuk mendisiplinkan?

(WA)

Artikel Terkait