KEHAMILAN
9 September 2019

Biduran Saat Hamil, Ketahui Penyebab dan Cara Penanganannya

Ibu yang sudah mengalami biduran di kehamilan pertama atau kedua cenderung tidak akan mengalaminya lagi

Sumber: thestir.cafemom.com

Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Dina Vionetta

Dalam menjalani proses kehamilan, Moms akan mengalami beberapa perubahan pada tubuh yang merupakan kondisi normal.

Namun, tidak hanya sekadar perut yang membesar atau terjadinya perubahan hormon, tetapi perubahan ini juga termasuk adanya kemungkinan muncul masalah kesehatan, salah satunya biduran saat hamil.

Biduran saat hamil merupakan reaksi alergi terhadap makanan, gigitan serangga, bahan kimia, dll. Dalam Bahasa Inggris, biduran saat hamil dikenal sebagai pruritic urticarial papules and plaques of pregnancy (PUPPP).

"Ruam PUPPP sangat gatal, dengan tonjolan dan bintik-bintik seperti sarang lebah. Kondisi ini biasanya muncul pertama kali di perut selama trimester ketiga kehamilan pertama, tetapi juga dapat muncu di paha, kaki, tangan, lengan, payudara, punggung, atau bokong," jelas Jessica J. Krant, MD, dokter kulit bersertifikat dan asisten profesor klinis dermatologi di SUNY Downstate Medical Center, mengutip Parents.

Lebih lanjut, Jessica mengatakan, "Biduran ini biasanya tidak memengaruhi wajah, dan seharusnya tidak ada lepuh, gelembung air, atau pengelupasan kulit."

Baca Juga: Ini Penyebab dan Cara Mengatasi Ruam pada Kulit Bayi

Penyebab Biduran Saat Hamil

biduran saat hamil.jpg

Mengutip American Pregnancy Association (APA), saat perut berkembang mengikuti perkembangan bayi, muncul ketidaknyamanan kulit dalam bentuk gatal dan kondisi kulit yang kering dapat terjadi.

Biduran sendiri disebabkan oleh reaksi alergi. Kulit kering dan terjadinya peregangan kulit bersama dengan perubahan lain dapat membuat Moms lebih rentan mengalami gatal-gatal selama kehamilan.

Beberapa penyebab umum dari biduran selama kehamilan juga bisa terjadi karena hal-hal berikut ini:

  • Obat
  • Gigitan serangga
  • Bahan kimia
  • Serbuk sari
  • Bulu binatang
  • makanan (mis. susu, kacang, kerang)

Biduran saat hamil dapat dipicu atau disebabkan oleh garukan, atau tekanan pada kulit. Sehingga, penting untuk merawat kulit agar tidak memperburuk kondisi gatal-gatal yang mungkin sedang Moms alami.

Baca Juga: Penyebab Masalah Kulit yang Muncul Saat Trimester Pertama Kehamilan

Mengobati Biduran Saat Hamil

Pregnant woman applying cream at her belly.jpg

Jika biduran tersebut merupakan ruam ringan, maka ada kecenderungan untuk hilang dengan sendirinya. Tetapi, penting untuk tidak menggunakan sabun karena dapat memperburuk kondisi biduran tersebut.

Mengutip APA, salah satu teknik yang bisa mengurangi rasa gatal adalah mandi dalam rendaman gandum atau menggunakan soda kue di kamar mandi. Selain itu, penting menjaga kulit lembap agar dapat mengatasi kulit gatal dan kering.

Untuk kondisi kulit yang lebih serius, dokter dapat meresepkan obat oral atau berbagai krim anti-gatal.

"Dokter kandungan atau dokter kulit Anda kemungkinan dapat mendiagnosis kondisi tersebut dengan pemeriksaan klinis. Tetapi beberapa pasien mungkin memerlukan biopsi kulit skala kecil untuk diagnosis pasti," kata Lauren Ploch, M.D., dokter kulit bersertifikat di Aiken, Carolina Selatan, melansir Parents.

Tidak ada cara untuk memprediksi kelompok ibu hamil mana yang akan mendapatkan PUPPP, dan tidak ada yang dapat dilakukan untuk mengobatinya. Moms hanya bisa mengelola rasa gatal yang dialami.

Rasa gatal ini pun dapat berkisar dari ringan hingga sangat parah, tetapi akan hilang dalam beberapa minggu setelah melahirkan.

Baca Juga: Bayi Laki-Laki VS Perempuan, Mana Yang Lebih Rentan Terkena Ruam Popok?

Apakah Biduran Saat Hamil Bisa Dicegah?

biduran saat hamil-2.jpg

Mengutip MomJunction, sayangnya Moms tidak dapat mencegah biduran saat hamil karena penyebab pasti dari kondisi ini masih belum diketahui.

Wanita yang terkena biduran saat hamil di kehamilan pertama atau kedua mungkin tidak akan mengalaminya lagi pada kehamilan berikutnya. Namun, ada kemungkinan terjadi ruam yang lebih ringan.

Ada beberapa faktor bagi seorang calon ibu yang punya kemungkinan mengalami biduran saat hamil, seperti:

  • Peningkatan berat badan yang berlebihan dan cepat
  • Mengandung bayi kembar, atau lebih dari satu
  • Mengandung janin laki-laki

Jadi, jika Moms mengalami biduran saat hamil, jangan langsung panik. Ketahuilah bahwa ini mudah ditangani, ya.

(AP)

Artikel Terkait