KESEHATAN
8 Oktober 2019

Bisa Menimbulkan Sakit yang Hebat, Ini Jenis dan Pengobatan Batu Ginjal

Batu ginjal biasanya terbentuk saat urine terlalu pekat, dan sudah dikenal ribuan tahun silam. Nah, seperti apa cara pengobatannya?
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ryo

Batu ginjal adalah kasus yang relatif umum yang sudah dikenal bertahun-tahun,

Meski menyebabkan nyeri hebat saat batu bergerak menuju saluran kemih, tetapi batu yang berukuran kecil bisa masuk ke saluran kemih sendiri.

“Cukup bantu perpindahan batu dengan minum cukup banyak air agar urin keluar dengan lancar,” kata John C. Lieske, MD, seorang konsultan di divisi nefrologi dan hipertensi di Mayo Clinic di Rochester, Minnesota.

Baca Juga: Pentingnya Minum Air untuk Menghindari Batu Ginjal

Tipe Batu Ginjal

nintchdbpict000270021938.jpg

Penyebab batu ginjal berbeda-beda. Berikut beberapa jenis batu ginjal yang sering ditemui:

Batu Kalsium

Jenis batu ginjal yang paling sering terjadi. Biasanya muncul dalam dua bentuk yaitu kalsium oksalat dan kalsium fosfat.

Kalsium oksalat dipengaruhi oleh ekskresi kalsium dan oksalat yang tinggi. Sementara batu kalsium fosfat diakibatkan oleh kombinasi dari kadar kalsium yang tinggi dalam urin ditambah kadar pH urin yang juga tinggi.

Batu Asam Urat

Terbentuk saat pH urin berada dalam keadaan asam untuk jangka waktu yang lama. Diet yang tinggi purin dapat meningkatkan kadar asam urat dalam urin.

Jika konsentrasi asam urat meningkat dalam urin maka asam urat bisa membentuk batu dari komponen asam urat itu sendiri atau membentuk batu bersamaan dengan kalsium.

Baca Juga: Kenali Beragam Gejala Batu Ginjal pada Wanita

Batu Struvite

Terbentuk karena infeksi pada ginjal. Cara penanganannya adalah membuang batu dari saluran kemih dan mencegah infeksi datang kembali agar tidak membentuk batu lagi.

Penanganan Batu Ginjal

Operasi usus buntu

Dokter biasanya akan memberikan obat yang dikenal sebagai alpha-blockers untuk melonggarkan dinding ureter sehingga batu ginjal lebih mudah keluar. Bila ukuran batu lebih kecil dari 5 milimeter, kemungkinan keluar sendiri berkisar 90 persen. Sementara itu, jika ukuran batu lebih besar maka dibutuhkan tindakan lain, misalnya operasi.

Beberapa tahun belakangan, operasi bisa digantikan dengan prosedur gelombang kejut. Terapi gelombang kejut (extracorporeal shock wave lithotripsy/ESWL) akan menghancurkan batu ginjal menjadi serpihan kecil sehingga lebih mudah dikeluarkan melalui urine.

“Meski jarang, prosedur ini bisa menimbulkan efek samping perdarahan. Batu yang tidak dapat dihancurkan dengan metode ESWL biasanya akan ditangani dengan cara lain, misalnya ureteroscopy. Prosedur ini dilakukan ketika batu ginjal sudah membuat jalan menuju kandung kemih,” ungkap Dr Lieske.

Dokter akan menggunakan tabung halus melalui saluran kemih ke lokasi batu ginjal kemudian selang tadi akan memberi gelombang suara pada batu sehingga batu akan pecah.

Setelah batu berhasil dikeluarkan, dokter akan menganalisis unsur pembentuk batu ginjal, apakah karena kalsium, asam urat, atau infeksi bakteri seluran kemih. Dengan demikian bisa dilakukan modifikasi gaya hidup sehingga pembentukan batu ginjal kembali bisa dihindari.

Baca Juga: Waspadai Makanan-makanan Penyebab Batu Ginjal

Nah, itulah berbagai jenis dan cara mengobati batu ginjal. Agar tidak terkena, jaga selalu pola hidup sehat, ya, Moms.

(RYO/DIN)

Artikel Terkait