BAYI
9 Oktober 2019

Bisa Terjadi Pada Bayi Baru Lahir, Kenali Penyebab Melena dan Tanda-tandanya

Cek kondisinya apakah cukup serius atau tidak
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Apakah Moms mendapati feses Si Kecil berwarna gelap? Penyebab feses berwarna gelap pada bayi bisa sangat beragam, mulai dari makanan hingga gangguan saluran pencernaan.

Beberapa masalah umumnya bukanlah kondisi serius dan akan sembuh dengan perawatan sederhana di rumah.

Namun, apabila kondisi ini berlangsung cukup, sebaiknya Moms segera membawa Si Kecil ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: Bayi Kuning Saat Baru Lahir? Ini Penyebab dan Cara Merawatnya

Karena feses gelap yang terus-menerus, apalagi disertai dengan gangguan pernapasan, bisa jadi merupakan gejala melena pada bayi.

Apa Itu Melena pada Bayi?

Bisa Terjadi Pada Bayi Baru Lahir, Kenali Penyebab Melena dan Tanda-tandanya 1.jpg

Foto: parents.com

Situs Whattoexpect menyebutkan bahwa melena adalah feses berwarna hitam yang cenderung padat atau agak lembek pada bayi yang berusia 3 bulan atau lebih.

Melena sering kali merupakan tanda-tanda adanya perdarahan pada saluran pencernaan, yang bisa sangat berbahaya bagi bayi.

Melena juga berbeda dengan meconium atau feses yang keluar di beberapa hari pertama setelah kelahiran.

Baca Juga: Cara Merawat Bayi Baru Lahir

Apa yang Menyebabkan Melena pada Bayi?

Bisa Terjadi Pada Bayi Baru Lahir, Kenali Penyebab Melena dan Tanda-tandanya 2.jpg

Foto: medicalnewstoday.com

Dalam laman Drugs.com dijelaskan bahwa melena pada bayi dapat disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu:

  1. Perdarahan karena varises di kerongkongan bayi.
  2. Ulkus duodenum atau lambung.
  3. Luka atau erosi pada lapisan kerongkongan atau perut bayi.
  4. Tumor di kerongkongan atau perut bayi.
  5. Penggunaan obat-obatan seperti NSAID, aspirin, atau pengencer darah.

Baca Juga: Manfaat Pijat Bayi Baru Lahir dan Waktu yang Tepat untuk Melakukannya

Melena pada bayi juga bisa disebabkan perdarahan dari usus kecil atau usus besar yang naik secara proksimal jika sistem pencernaan cukup lambat untuk memungkinkan bakteri mendenaturasi hemoglobin.

Trauma nasogastrik dan menelan darah Moms selama proses melahirkan juga termasuk penyebab paling umum melena yang terjadi pada bayi.

Bagaimana Cara Menangani Melena pada Bayi?

Bisa Terjadi Pada Bayi Baru Lahir, Kenali Penyebab Melena dan Tanda-tandanya 3.jpg

Foto: happiestbaby.com

Perawatan akan tergantung pada penyebabnya. Bayi mungkin memerlukan berbagai penanganan seperti:

  1. Obat-obatan dapat diberikan untuk mengurangi jumlah asam yang dihasilkan lambung bayi. ini dapat membantu jika melena disebabkan oleh refluks. Bayi mungkin juga memerlukan obat untuk mencegah aliran darah ke luka atau sobekan.
  2. Endoskopi dapat digunakan untuk mengobati penyebab perdarahan bayi. penyedia layanan kesehatan anak mungkin menggunakan panas untuk menutup luka. Ini dapat menyatukan jaringan dan menghentikan perdarahan.
  3. Transfusi darah mungkin diperlukan jika bayi kehilangan banyak darah.
  4. Pembedahan mungkin diperlukan jika bayi mengalami perdarahan hebat atau perawatan lain tidak berhasil. Pembedahan dapat digunakan untuk memperbaiki robekan atau luka pada lapisan perut atau usus bayi. Selain itu, bayi mungkin juga memerlukan pembedahan untuk menghilangkan obstruksi atau tumor.

Jika Moms mendapati feses bayi berwarna hitam secara konsisten, segera konsultasikan dengan dokter anak.

Artikel Terkait