KESEHATAN
8 Februari 2020

Pengobatan dan Pencegahan Penyakit Autoimun, Bisakah Sembuh Total?

Ketahui penjelasan dari dokter spesialis penyakit dalam ini
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Sistem kekebalan tubuh melindungi Moms dari virus dan bakteri yang memberikan penyakit. Tetapi jika Moms memiliki penyakit autoimun, sistem kekebalan tubuh dapat menyerang sel-sel sehat dalam tubuh.

Lalu, bagaimana dengan pengobatan dan pencegahan penyakit autoimun? Apakah pasien dengan kondisi penyakit imun dapat sembuh secara total?

Situs National of Health menyebutkan, bahwa sebagian besar penyakit autoimun menyebabkan kemerahan, panas, nyeri, dan bengkak. Banyak penyakit autoimun mempengaruhi lebih dari satu bagian tubuh.

Gejala yang akan dialami pada orang dengan penyakut autoimun tergantung pada bagian tubuh yang terkena, seperti:

  • Sendi, bisa menyebabkan nyeri sendi dan kekakuan.
  • Tiroid, mungkin menyebabkan lelah, berat badan bertambah, atau sakit otot.
  • Kulit, dapat menyebabkan ruam, lepuh, dan perubahan warna.

Dr. dr. Iris Rengganis, Sp. PD-KAI, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Alergi dan Imunologi RS Pondok Indah-Pondok Indah, menjelaskan jawabannya berikut ini.

Baca Juga: Waspadai Gejala Lupus, Penyakit Autoimun yang Sering Menyerang Wanita

Pengobatan dan Pencegahan Penyakit Autoimun

Apa Penyebab Ibu Hamil Alami Morning Sickness-3.jpg

Foto: Orami Photo Stock

"Seringkali untuk membuat diagnosis pertama kali pada penderita autoimun cukup sulit, sehingga perlu ditangani dokter spesialis yang ahli dalam bidang autoimun," jelas dr. Iris.

Setelah diagnosis ditentukan, selanjutnya harus menjalani pola hidup sehat, makan teratur dengan asupan gizi seimbang, mengurangi stres psikologis, olahraga, minum obat teratur, dan kontrol rutin ke dokter.

Lebih lanjut, dr. Iris menjelaskan bahwa penyakit autoimun sebenarnya tidak bisa disembuhkan secara total, tetapi dapat dikontrol dengan baik.

"Pada dasarnya penyakit autoimun tidak dapat disembuhkan, namun bisa dikontrol dengan baik, seperti diabetes ataupun hipertensi di mana penderitanya juga bisa hidup sehat laiknya orang normal," terangnya.

Baca Juga: Mengenal Autoimun, Penyakit yang Diderita Raditya Dika

Pola Hidup Sehat dapat Mencegah Penyakit Autoimun

morning sickness_0.png

Foto: Orami Photo Stock

Dalam jurnal Current Allergy and Asthma, disebutkan bahwa stres psikososial karena tuntutan tinggi terhadap produktivitas, serta konsumsi rokok dan alkohol, dapat menjadi faktor risiko terkait penyakit autoimun.

Menurut dr. Iris, bisa dilakukan pencegahan terhadap penyakit autoimun, salah satu caranya dengan menerapkan pola hidup sehat dan rutin dilakukan.

"Seperti makan bergizi seimbang dan teratur, olahraga rutin, mengurangi stres psikologis, menjaga berat badan ideal," jelasnya.

Jika perlu, Moms bisa melakukan skrining dan konsultasi ke dokter spesialis penyakit dalam konsultan alergi dan imunologi untuk mencegah timbulnya penyakit autoimun, terutama pada individu yang memiliki kerentanan genetik.

Baca Juga: Kenali 7 Jenis Penyakit Autoimun. Cari Tahu Di Sini!

Artikel Terkait