BALITA DAN ANAK
11 September 2019

Bisul Pada Anak, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Saat bicara bisul pada anak, sebenarnya tidak jauh berbeda dengan bisul pada orang dewasa.
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ryo

Moms, bisul adalah benjolan merah lembut pada kulit yang disebabkan oleh infeksi pada akar rambut atau pori-pori keringat. Bisul biasanya bukan masalah serius.

Tapi, ada kemungkinan kecil anak menjadi lebih sakit jika infeksi menyebar. Jika ini terjadi, Moms harus langsung membawa si kecil ke dokter umum.

“Bisul di badan biasanya muncul di leher, ketiak, bahu, dan bokong. Jika beberapa bisul muncul bersamaan dalam satu kelompok, ini adalah jenis infeksi yang lebih serius yang disebut carbuncle,” jelas Jennifer Herrmann, MD, FAAD, dermatologis asal Amerika.

Baca Juga: Ketahui 7 Gejala Bisul yang Perlu Diwaspadai Ini

Hal yang Perlu Diingat Tentang Bisul

Firstcry.jpg

Foto: parenting.firstcry.com

Membedakan bisul dengan penyakit kulit lainnya sebenarnya cukup mudah. Jika Moms sudah mengenali bisul, maka akan lebih mudah mengobatinya. Berikut ini adalah penanda bisul.

  • Bisul diawali benjolan merah atau jerawat dengan kulit merah di sekitarnya
  • Bisul dapat memiliki nanah putih atau kuning di tengah. Kadang terasa gatal dan sedikit sakit.
  • Bisul biasanya dimulai di sekitar folikel rambut. Itu lho, tempat rambut tumbuh dari kulit.

Apa yang Bisa Dilakukan Terhadap Bisul pada Anak?

Untuk mencegah penularan dan memberikan pertolongan pertama jika Si Kecil menderita bisul, ada hal-hal yang bisa Moms lakukan. Ini di antaranya:

  • Pergi ke dokter segera jika bisul berlokasi dekat mata
  • Rajin memeriksa dan membersihkan bisul setiap hari
  • Rendam bisul dalam bak air hangat, atau letakkan handuk yang direndam dalam air hangat selama 20 menit
  • Jika bisul pecah, bersihkan nanah, cairan atau darah dengan kapas bersih atau kain yang dibasahi air dan antiseptik dan tutupi dengan plester
  • Cuci kain dan handuk setelah digunakan
  • Pastikan anak-anak memakai pakaian bersih setiap hari
  • Cuci tangan Moms dengan sabun dan keringkan sebelum dan sesudah menyentuh bisul
  • Cek keluarga yang lain. Jangan-jangan ada yang tertular bisul si kecil

“Sampai bisul dikeringkan, penularannya masih terjadi. Melalui kontak kulit-ke-kulit atau berbagi benda. Bisul harus ditutup dengan perban untuk mencegah penyebaran infeksi ke orang lain,” jelas Dr Herrmann.

Baca Juga: Berenang Saat Bisul, Bolehkah?

Pergi ke Dokter Jika Ada Hal-hal Ini Terjadi

Smartparenting.jpg

Foto : smartparenting.com

Jika beberapa hal ini terjadi, Moms harus segera mengantar si kecil ke dokter terdekat!

  • Bisul lebih besar dari koin 500 rupiah
  • Bisul berlangsung lebih dari seminggu
  • Bisul sangat menyakitkan
  • Garis-garis merah mulai muncul di kulit sekitar mendidih
  • Ada banyak bisul yang tumbuh, atau bisul si kecil tumbuh secara teratur
  • Jika si kecil kelihatan kurang sehat atau terserang demam

Itulah serba-serbi mengenai bisul pada anak agar Moms bisa mencegah dan menghadapinya. Yuk, jaga kesehatan kulit anak.

Baca Juga: Apakah Telur Menyebabkan Bisul? Ini Penjelasannya!

Artikel Terkait