BALITA DAN ANAK
7 September 2020

Ketahui Penyebab Bisul Pada Anak dan Cara Mengatasinya!

Saat bicara bisul pada anak, sebenarnya tidak jauh berbeda dengan bisul pada orang dewasa.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Amelia Puteri

Bayi memiliki kulit yang sensitif, dan sistem kekebalannya masih dalam tahap perkembangan. Ini menyiratkan bahwa bayi lebih rentan terhadap infeksi. Selain itu, jika kondisi cuaca tidak mendukung, bayi dapat terinfeksi wabah atau ruam pada kulit dalam bentuk bisul.

Dikutip dari The Western Journal of Emergency Medicine, bisul adalah benjolan merah lembut pada kulit yang disebabkan oleh infeksi pada akar rambut atau pori-pori keringat. Bisul biasanya bukan masalah serius.

Infeksi biasanya terjadi karena bakteri yang disebut staphylococcus aureus. Bakteri ini hidup di kulit kita, di hidung dan mulut kita. Kulit biasanya bertindak sebagai penghalang bakteri ini, mencegahnya memasuki tubuh dan menyebabkan infeksi.

Lalu, apakah bisul bisa menular? Apa yang menjadi penyebab bisul pada anak?

Bisul yang mengandung nanah bisa menular. Bisul nanah terjadi karena infeksi pada folikel rambut oleh bakteri Staph. Bisul nanah dimulai sebagai gumpalan kecil yang sakit, tetapi membesar seiring waktu dan berisi nanah.

Mereka tidak hanya dapat menyebar ke area lain di tubuh bayi, tetapi juga dapat menginfeksi siapa saja yang bersentuhan dengan bayi. Infeksi ini juga dapat ditularkan melalui berbagi handuk, seprai, dan sikat gigi.

“Bisul di badan biasanya muncul di leher, ketiak, bahu, dan bokong. Jika beberapa bisul muncul bersamaan dalam satu kelompok, ini adalah jenis infeksi yang lebih serius yang disebut carbuncle,” jelas Jennifer Herrmann, MD, FAAD, dermatologis asal Amerika.

Oleh karena itu sangat penting untuk menjaga kebersihan anak dengan benar dan menjaga agar kulit bayi tetap sejuk untuk mencegah munculnya penyebab bisul pada anak.

Moms mungkin juga ingin mempertimbangkan untuk mengganti produk bayi yang digunakan, seperti sabun mandi, minyak atau losion, dan bedak talek. Bisul bisa menjadi menyakitkan atau serius jika tidak ditangani tepat waktu.

Namun sebelumnya, kita lihat dulu yuk, apa penyebab bisul pada anak dan bagaimana cara untuk mengatasinya.

Penyebab Bisul pada Anak

Firstcry.jpg

Foto: parenting.firstcry.com

Menurut Mayo Clinic, bisul awalnya kecil tetapi dapat meningkat ukurannya hingga lebih dari 2 inci. Kulit di sekitar folikel rambut yang terinfeksi bisa menjadi merah, bengkak, dan lembut. Jaringan parut juga mungkin terjadi.

Membedakan bisul dengan penyakit kulit lainnya sebenarnya cukup mudah. Jika Moms sudah mengenali bisul, maka akan lebih mudah mengobatinya. Berikut ini adalah penanda bisul.

  • Bisul diawali benjolan merah atau jerawat dengan kulit merah di sekitarnya
  • Bisul dapat memiliki nanah putih atau kuning di tengah. Kadang terasa gatal dan sedikit sakit.
  • Bisul biasanya dimulai di sekitar folikel rambut. Itu lho, tempat rambut tumbuh dari kulit.

Sebagian besar penyebab bisul pada anak disebabkan oleh bakteri staphylococcus aureus. Kuman ini masuk ke dalam tubuh melalui torehan kecil atau luka di kulit atau dapat menyebar ke rambut menuju folikel.

Pada awalnya, bagian kulit yang terkena infeksi akan berubah warna menjadi merah, dan muncul benjolan kecil yang lunak. Seiring berjalannya waktu, benjolan tersebut akan berubah menjadi putih karena nanah yang menumpuk di bawah kulit.

Keberadaan nanah ini bisa menimbulkan rasa nyeri yang cukup menyakitkan. Bisul bisa muncul di mana saja, seperti wajah, punggung, leher, bahu, paha, dan pantat Si Kecil.

Dalam beberapa kasus, anak akan mengalami demam juga. Bisul pada anak ini bisa juga disebabkan oleh beberapa hal di bawah ini.

1. Infeksi Folikel Rambut

Bakteri di kulit dapat menyebabkan infeksi pada folikel rambut (pangkal atau akar rambut) anak, sehingga menimbulkan bisul pada bayi. Ada tiga jenis infeksi folikel rambut, yaitu:

  • Folikulitis, yaitu peradangan pada folikel rambut.
  • Furunkel, yakni infeksi folikel rambut pada lapisan kulit yang lebih dalam.
  • Karbunkel, yaitu sekelompok folikel rambut yang terinfeksi nanah. Karbunkel lebih besar dan lebih dalam dari furunkel. Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri dan demam pada bayi.

Folikulitis dapat hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan, sedangkan furunkel dan karbunkel perlu ditangani dengan obat-obatan dari dokter.

2. Impetigo

Impetigo bisa menjadi penyebab bisul pada anak. Pernahkah Moms mendengar tentang impetigo? Ini adalah infeksi bakteri di kulit yang cukup sering terjadi pada bayi.

Penyakit yang bisa menular ini dapat menyebabkan munculnya bisul atau lepuhan pada bagian wajah (sekitar hidung dan mulut), leher, lengan, dan lipatan siku bayi.

Bisul tersebut biasanya akan pecah sendiri dan menimbulkan kerak atau koreng yang berwarna kekuningan.

Kondisi ini bisa sembuh sendiri dalam beberapa minggu. Namun untuk mempercepat penyembuhan dan mencegah penularan bakteri ke bayi atau anak-anak yang lain, dibutuhkan pemberian antibiotik dari dokter.

Baca Juga: Mengenal Penyakit Impetigo yang Bisa Bikin Kulit Bayi Melepuh: Ini Gejala dan Penyebabnya!

3. Luka di Kulit Bayi

Penyebeb bisul pada anak juga bisa disebabkan oleh adanya luka akibat gesekan pakaian atau popok pada kulit bayi. Saat bayi mengalami luka di kulitnya, bakteri dari kotoran atau debu akandengan mudah masuk ke dalam kulit dan menimbulkan bisul.

Maka dari itu, Moms disarankan untuk sering mengganti popok bayi sebelum kepenuhan. Jangan lupa untuk mengganti pakaian Si Kecil juga ketika ia berkeringat atau jika pakaiannya tampak kotor.

Selain itu, perawatan kulit bayi yang tepat juga penting untuk mencegah dan membantu mengatasi luka pada bayi yang menimbulkan bisul.

Namun, penyebab bisul pada anak juga bisa disebabkan karena makanan lho Moms. Berikut beberapa makanan yang dapat memicu timbulnya bisul.

4. Makanan Berlemak

Menurut Mark Hyman dalam Huffington Post bahwa lemak jenuh dan minyak nabati olahan seperti kedelai dan minyak jagung dapat meningkatkan hormon pertumbuhan mirip insulin yang merangsang dan mengobarkan folikel. Ini pun dapat menjadi penyebab bisul pada anak.

Namun, berbeda dengan lemak omega-3 dari minyak ikan yang memiliki sifat anti-inflamasi dan dapat membantu menenangkan kulit.

5. Produk Susu dan Makanan Tinggi Karbohidrat

Penyebab bisul pada anak juga bisa datang dari makanan yang tinggi akan protein lho Moms, terutama jika anak memiliki alergi protein. Susu sapi dianggap mempercepat kadar hormon dan insulin yang menyebabkan erupsi kulit seperti bisul dan jerawat.

Selain itu, makanan dengan glikemik tinggi seperti roti putih, nasi putih, pasta yang dibuat dengan tepung putih, sereal manis yang tidak terbuat dari biji-bijian terbukti dapat memperburuk kondisi kulit yang infeksi.

Sebuah studi tahun 2009 yang diterbitkan dalam Journal of American Academy of Dermatology menunjukkan bukti yang cukup meyakinkan bahwa makanan tinggi glikemik dapat memperburuk kondisi kulit.

6. Gula

Makanan dengan indeks glikemik tinggi akan dengan cepat meningkatkan kadar glukosa darah tubuh dan memenuhi tubuh dengan insulin dan hormon lainnya.

Para ilmuwan berteori bahwa aliran insulin dan hormon ini dapat merangsang produksi minyak dan memicu timbulnya erupsi kulit seperti bisul atau jerawat kistik.

Baca Juga: Berenang Saat Bisul, Bolehkah?

Mengatasi Penyebab Bisul pada Anak

Smartparenting.jpg

Foto: smartparenting.com

Dalam DermNet NZ, Staphylococcus aureus paling sering dibawa di lubang hidung, ketiak, di antara kaki, dan di celah antara bokong. Ini dapat ditransfer ke lokasi lain dari lubang hidung melalui kuku jari.

Mengatasi penyebab bisul pada anak cukup mudah. Area yang terkena infeksi harus dibersihkan secara teratur dengan antiseptik yang sesuai untuk mencegah penyebaran infeksi.

Jika bisul pecah, seka area tersebut dengan kapas dan pembersih antiseptik. Saat dikeringkan, tutupi dengan kain kasa atau pembalut agar bayi tidak menyentuhnya.

Tahan godaan untuk meremas atau menusuk bisul karena ini dapat menyebabkan jaringan parut dan infeksi menyebar ke daerah sekitarnya.

Bila bisul tampak semakin membesar atau menyebar, dokter mungkin akan meresepkan antibiotik. Ingatlah untuk menyelesaikan seluruh rangkaian perawatan sampai bisulnya menghilang, jangan sampai ia muncul lagi.

Moms juga bisa mengoleskan krim anti infeksi pada bisul setelah berkonsultasi dengan dokter anak. Dalam sebagian kasus, dokter mungkin menyarankan pembedahan membuka bisul dan mengeluarkan nanah. Prosedur ini dapat dilakukan di bawah pengaruh anestesi.

Nah, jika penyebab bisul pada anak muncul di kepala, bisul dapat diobati dengan mengoleskan alkohol pada area tersebut. Ini akan mendisinfeksi area tersebut dan dapat menyembuhkan bisul yang mungkin berkembang karena infeksi sederhana.

Jika timbul banyak bisul di kepala, kemungkinan penyebabnya adalah panas dan hangat, cuaca lembap. Bila mengoleskan minyak kelapa terbukti sangat berguna karena memiliki sifat mendinginkan.

Dalam sebagian besar kasus, bisul bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari. Namun demikian, Moms juga dapat mencoba pengobatan rumahan berikut untuk mempercepat proses penyembuhan bisu. Dicoba ya Moms.

Baca Juga: Apakah Telur Menyebabkan Bisul? Ini Penjelasannya!

1. Kompres Hangat

Untuk menghilangkan rasa sakit penyebab bisul pada anak secara instan, Moms bisa menggunakan kompres hangat. Kompres ini dapat diletakkan di area yang terkena selama beberapa menit.

Tindakan ini dapat diulangi beberapa kali dalam sehari. Ini juga dapat membantu nanah keluar dari bisul, setelah itu penyembuhan dapat dimulai bertahap.

2. Terapi Madu

Madu memang terkenal dengan manfaatnya yang banyak untuk kesehatan, termasuk menyembuhkan bisul. Mengoleskan madu ke area yang muncul bisul bisa menjadi ide yang baik karena madu adalah antiseptik alami.

3. Kompres dengan Bubur

Moms juga bisa mencoba perawatan dengan menggunakan bubur untuk mengatasi penyebab bisul pada anak.

Buat kompres hangat dengan membungkus bubur dengan kain katun bersih dan mencelupkannya ke dalam susu panas. Bubur secara efisien mengurangi peradangan, sehingga mempercepat proses penyembuhan bisul.

4. Gunakan Daun Peterseli

Cara lainnya untuk mengatasi penyebab bisul pada anak adalah menggunakan kompres daun peterseli.

Caranya cukup dengan rebus sampai lunak dan tiriskan air ekstra untuk membuat kompres. Menerapkan kompres ini ke bisul dapat membantu menyembuhkan bisul pada anak lebih cepat.

Bca Juga: 5 Manfaat Peterseli untuk Kulit

5. Kunyit

Mengoleskan bubuk kunyit pada bisul juga terbukti bermanfaat untuk mengobati penyebab bisul pada anak, karena sifat antiseptik pada kunyit ini.

6. Campuran Bawang Merah dan Jus Bawang Putih

Jika bisul anak pecah, Moms bisa meletakkan ramuan bawang merah dan jus bawang putih di atasnya. Ini tidak hanya dapat menghancurkan bakteri tetapi juga dapat mempercepat penyembuhan.

7. Berkunjung ke Dokter

Jika beberapa hal ini terjadi, Moms harus segera mengantar Si Kecil ke dokter terdekat!

  • Bisul lebih besar dari koin 500 rupiah
  • Bisul berlangsung lebih dari seminggu
  • Bisul sangat menyakitkan
  • Garis-garis merah mulai muncul di kulit sekitar mendidih
  • Ada banyak bisul yang tumbuh, atau bisul si kecil tumbuh secara teratur
  • Jika Si Kecil kelihatan kurang sehat atau terserang demam

Itu dia beragam informasi yang perlu Moms ketahui tentang penyebab bisul pada anak. Munculnya bisul pada bayi biasanya bukanlah situasi yang sangat mengkhawatirkan ya Moms. Sistem pertahanan alami tubuh biasanya menjaganya.

Tetapi jika Moms merasa bisul tidak mereda dan menyebar ke bagian tubuh lain, itu mungkin menunjukkan beberapa kondisi medis lain yang mendasari. Moms disarankan untuk mencari perawatan medis.

Artikel Terkait