PROGRAM HAMIL
10 Januari 2019

Bolehkah Ibu Hamil Menggunakan Pembersih Kewanitaan?

Banyak pembersih kewanitaan yang mengandung zat kimia dan berbahaya bagi vagina
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Carla
Disunting oleh Carla


Kehamilan adalah momen yang sangat indah. Namun, tubuh perempuan mengalami perubahan hormonal selama waktu ini.

Fluktuasi hormon mengganggu tingkat pH vagina normal. Peningkatan kadar estrogen dapat menyebabkan keputihan yang berlebihan.

Hal Ini meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri, iritasi, dan gatal-gatal, yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan di area intim.

Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga kebersihan organ intim yang sehat untuk menghindari infeksi yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan bagi Moms atau bayi.

Baca Juga : Benarkah Memakai Cairan Pembersih Kewanitaan Setiap Hari Membuat Vagina Kering?

Amankah Menggunakan Pembersih Kewanitaan Saat Hamil?

Selama kehamilan, wanita sepuluh kali lebih rentan terhadap infeksi vagina. Penting untuk mencuci area intim dua kali sehari dengan pembersih kewanitaan yang tepat.

Hal ini dikarenakan tidak semua pembersih kewanitaan bagus dan juga aman untuk kebersihan vagina moms.

Banyak pembersih kewanitaan yang mengandung zat kimia dan juga pengawet yang tentunya sangat berbahaya bagi vagina.

Pembersih kewanitaan seperti penggunaan cairan douching dengan cara yang disemprotkan tentunya mengandung bahan kimia yang dapat mengganggu keseimbangan pH pada vagina.

Cairan pembersih wanita pada umumnya mengusir bakteri alami pada vagina dan juga menggantinya dengan bakteri yang baru.

Bakteri ini yang kemudian menyebabkan infeksi pada vagina yang selanjutnya bisa menyebar langsung ke leher rahim, rahim bahkan tuba falopi.

Menggunakan cairan pembersih vagina, disarankan yang dapat mengembalikan kadar pH di dalam vagina.

Alangkah lebih baiknya jika Moms memilih pembersih vagina yang mengandung Povidone-Iodine.

Zat antiseptik tersebut memiliki spektrum yang luas sehingga mampu mengendalikan perkembangan infeksi topikal tidak mengganggu kekebalan terhadap antiseptik dan mencegah beragam kuman.

Baca Juga : 3 Cara Tepat Merawat Miss-V

Menjaga Kebersihan Organ Intim Selama Hamil

Selain itu, cobalah juga untuk mengikuti beberapa langkah tersebut untuk menjaga kebersihan diri selama kehamilan:

1. Kering dan bersih

Setelah setiap kali ke kamar kecil, pastikan untuk menyeka area intim Moms hingga kering.

Ini mencegah ragi atau bakteri berpindah ke vagina atau saluran kemih. Hal ini akan membantu membantu menghindari ruam.

2. Mencuci secara alami

Karena sabun dan pencucian tubuh rutin mengubah tingkat pH di area intim, penting untuk menggunakan pencucian organ intim yang diformulasikan secara khusus selama dan setelah kehamilan.

Pilih pencucian intim yang mengandung Tea Tree Oil dan Pongamia Oil untuk membersihkan dengan lembut dan menjaga kesegaran sepanjang hari.

3. Pakaian dalam katun

Bersihkan area intim Moms menggunakan handuk katun dan pastikan tidak digunakan untuk membersihkan bagian lain handuk Anda.

Selain itu, kenakan celana dalam katun untuk meningkatkan sirkulasi udara yang lebih baik dan biarkan kulit bernafas.

Bila ada peningkatan keputihan, gunakan pantyliner yang terbuat dari katun yang memberikan rasa kering yang tahan lama sementara lembut pada kulit sensitif.

(MDP)

Artikel Terkait