TRIMESTER 1
23 September 2019

Bolehkah Veneer Gigi Saat Hamil?

Ini dia pertimbangan dari dokter soal veneer gigi saat hamil
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Irene Anindyaputri
Disunting oleh Orami

Akhir-akhir ini prosedur veneer gigi sedang diminati banyak orang. Pasalnya, veneer dinilai ampuh untuk memperbaiki beragam masalah gigi dan mulut sekaligus untuk mempercantik penampilan.

'Tak heran bila banyak wanita tertarik dengan prosedur yang satu ini. Akan tetapi, bagaimana kalau Moms sedang hamil?

Apakah boleh melakukan veneer gigi saat hamil? Yuk, cari tahu jawabannya di bawah ini.

Mengenal Prosedur Veneer Gigi

10 yang Harus Diketahui Sebelum Melakukan Veneer Gigi1.jpg

Veneer gigi adalah tindakan yang dilakukan untuk melapisi permukaan gigi dengan material khusus, seperti kuku palsu yang melapisi kuku asli Moms. Biasanya material yang digunakan untuk melapisi gigi adalah porselen.

Dilansir dari Oral Health Foundation di Inggris, tujuan veneer gigi yaitu memperbaiki warna, bentuk, dan posisi gigi Moms.

Cara kerjanya pun cukup sederhana. Langkah pertama yaitu mengikis lapisan enamel gigi supaya nantinya porselen mudah menempel ke permukaan gigi.

Kemudian gigi Moms akan dicetak dengan teknologi khusus, lalu hasil cetakan gigi ini akan dibawa oleh pakar dan teknisi veneer untuk dibuatkan lapisan porselennya.

Setelah itu, lapisan porselen yang sudah jadi akan dipasang dan disesuaikan lagi posisi dan bentuknya ke gigi Moms.

Baca Juga: 4 Bahaya Veneer Gigi yang Harus Dipertimbangkan

Amankah Veneer Gigi Saat Hamil?

veneer gigi.jpg

Moms mungkin bertanya-tanya apakah ada risiko dan efek samping prosedur veneer gigi saat hamil.

Menurut spesialis kandungan dan kehamilan asal Amerika Serikat, dr. Amos Grunenbaum, MD, FACOG, sebetulnya veneer gigi dapat dikatakan aman selama kehamilan. Akan tetapi, ibu hamil dianjurkan untuk menunda dulu prosedur veneer gigi sampai bayi lahir.

Meskipun veneer gigi belum terbukti berbahaya atau menimbulkan efek samping serius pada kehamilan, dr. Amos mengingatkan bahwa proses persiapan dan pemasangan veneer gigi memakan waktu yang lama di dokter gigi.

Moms harus berbaring untuk waktu yang lama, sedangkan saat hamil hal ini mungkin tidak nyaman bagi Moms dan janin. Terutama bila Moms sudah memasuki trimester akhir.

Sedangkan kehamilan trimester pertama merupakan saat-saat yang sangat penting dalam perkembangan janin. Janin masih sangat sensitif terhadap zat kimia tertentu.

Karena itu, dokter dan para ahli menganjurkan calon ibu untuk tidak melakukan prosedur kosmetik yang tidak mendesak seperti veneer gigi. Gunanya untuk menghindari paparan zat kimia yang berisiko bagi janin di trimester awal.

Di samping itu, dr. Amos juga mengatakan bahwa selama kehamilan, volume darah akan bertambah hingga dua kali lipat dan gusi Moms jadi lebih sensitif.

Akibatnya, Moms jadi lebih rentan mengalami gusi berdarah. Risiko inilah yang dikhawatirkan terjadi bila Moms melakukan prosedur veneer gigi saat hamil.

Baca Juga: Gigi Bungsu Tidak Tumbuh, Wajar Apa Tidak?

Kesimpulannya, belum diketahui adanya bahaya veneer gigi saat hamil. Akan tetapi, karena veneer tergolong sebagai prosedur kosmetik, bukan tindakan medis yang mendesak dan dibutuhkan, para ahli menyarankan Moms untuk menunggu dulu sampai bayi sudah lahir baru menjalani veneer.

Pasalnya, manfaat veneer gigi bagi kesehatan mungkin tidak sebanding dengan kemungkinan risiko yang dapat muncul bagi ibu hamil dan bayinya.

Untuk menjaga kesehatan dan kecantikan gigi saat hamil, masih ada banyak cara aman lain yang bisa Moms lakukan.

Melansir dari Verywell Family, di antaranya yaitu rajin sikat gigi, berkumur dengan obat kumur antibakteri, membersihkan lidah, banyak minum air putih, dan menjaga pola makan yang sehat bagi gigi dan mulut.

Bila Moms punya keluhan atau pertanyaan khusus seputar kesehatan gigi saat hamil, konsultasikan dengan dokter gigi dan dokter kandungan Moms, ya.

Baca Juga: Begini Cara Memutihkan Wajah dengan Yogurt

(IA/ERW)

Artikel Terkait