KESEHATAN
24 Januari 2020

12 Gejala Vertigo yang Perlu Diwaspadai

Ternyata bukan hanya pusing lhio Moms
Artikel ditulis oleh Irene Anindyaputri
Disunting oleh Orami

Pernahkah Moms merasakan sensasi kepala pusing berputar-putar? Hati-hati Moms, keluhan tersebut bisa jadi salah satu gejala vertigo, lho. Vertigo tidak bisa disepelekan begitu saja karena risikonya tergolong besar. Misalnya cedera karena Moms tiba-tiba pusing atau terjatuh.

Menurut National Health Service, vertigo terasa seperti Anda atau semua yang ada di sekitar Anda berputar. Kondisi ini cukup untuk memengaruhi keseimbangan Anda. Vertigo lebih dari sekadar merasa pusing.

Serangan vertigo dapat berlangsung dari beberapa detik hingga beberapa jam. Jika Moms menderita vertigo parah, ini bisa berlangsung selama berhari-hari atau berbulan-bulan.

Vertigo juga harus segera ditangani karena sensasinya yang tak tertahankan. Karena itu, Moms harus tahu betul apa saja tanda dan ciri-ciri vertigo sebelum terlambat. Simak penjelasannya di bawah ini ya, Moms.

Baca Juga: Kenali Gejala Hepatitis B Pada Anak dan Penanganannya

Mengenal Penyakit Vertigo

gejala vertigo

Foto: Orami Photo Stock

Sebelum mengulas gejala vertigo, ada baiknya Moms mengenal dulu seluk-beluk penyakit yang satu ini. Vertigo bisa menyerang siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan. Sayangnya, perempuan lebih banyak mengidap vertigo dibandingkan laki-laki.

Nayana Ambardekar, MD, dokter spesialis penyakit dalam dan asisten profesor di Universitas Emory mengatakan, umumnya, penyakit ini disebabkan oleh adanya masalah pada bagian dalam telinga kita. Misalnya ketika ada partikel kalsium sangat kecil yang menyumbat saluran telinga atau pertumbuhan jaringan abnormal pada telinga tengah.

"Infeksi pada telinga juga bisa menyebabkan vertigo. Infeksi dapat terjadi karena serangan bakteri maupun virus, tapi vertigo sendiri lebih banyak terjadi akibat virus," terangnya seperti dikutip dari Webmd.com.

Dalam kasus lainnya, vertigo bisa disebabkan oleh cedera pada kepala atau leher, masalah pada otak seperti stroke atau tumor otak, sakit kepala migrain, serta efek samping obat-obatan tertentu yang berdampak pada indra pendengaran.

Baca Juga: Wajib Tahu! Ini 9 Gejala Penyakit Lupus pada Perempuan

Gejala Vertigo

gejala vertigo

Foto: Orami Photo Stock

Gejala vertigo yang sudah cukup umum diketahui adalah pusing hebat yang membuat dunia seolah berputar-putar kencang. Gejala yang satu ini biasanya muncul ketika Moms berubah posisi secara tiba-tiba. Misalnya Moms sudah berdiri lama saat memasak di dapur, lalu tiba-tiba menunduk untuk mengambil sendok yang jatuh.

Selain pusing luar biasa yang dirasakan, ada beberapa gejala vertigo lainnya yang mungkin Moms rasakan. Seperti dikutip dari Webmd.com, berikut daftarnya.

  • Kepala tiba-tiba berat
  • Badan seperti mau jatuh, kehilangan keseimbangan
  • Sensasi seolah badan ditarik kencang ke suatu arah
  • Mual parah (biasanya karena efek kepala pusing berputar-putar)
  • Muntah
  • Gerakan bola mata yang tak wajar dan tidak bisa dikendalikan
  • Sakit kepala
  • Berkeringat
  • Telinga berdenging
  • Sensasi telinga seolah penuh
  • Kehilangan pendengaran
  • Pingsan (kehilangan kesadaran)

Baca Juga: Amankah Diet Keto Saat Hamil dan Menyusui?

Yang Harus Dilakukan Saat Gejala Vertigo Muncul

hero penyebab sakit kepala

Foto: Orami Photo Stock

Ketika gejala vertigo muncul, segera cari bantuan atau tempat yang aman untuk beristirahat. Bila Moms sedang berkendara, menepi dulu dan sebisa mungkin cari pertolongan. Cari posisi yang stabil untuk kepala Moms, jangan sampai bergerak terlalu banyak.

Moms bisa minum obat pereda mual atau sakit kepala. Kalau Moms sudah pernah diberikan obat vertigo oleh dokter, langsung konsumsi obat tersebut.

Jika pusing dan gejala vertigo lainnya tak kunjung hilang setelah beristirahat dan minum obat, sebaiknya periksakan ke dokter. Dokter akan menangani vertigo tergantung dari penyebabnya. Karena itu, obatnya mungkin berbeda untuk setiap orang. Misalnya jika vertigo disebabkan oleh infeksi bakteri, dokter akan memberikan antibiotik untuk melawan infeksi tersebut.

Dokter juga akan mengajari Moms teknik manuver kepala dan badan yang bisa membantu meringankan vertigo. Teknik ini aman dan dalam kebanyakan kasus cukup ampuh untuk meredakan gejala vertigo.

Dalam kasus yang langka, Moms mungkin perlu melakukan operasi. Namun, operasi hanya akan disarankan oleh dokter sebagai pertolongan terakhir jika semua cara sudah tak berhasil mengendalikan gejala vertigo.

Itulah beberapa hal tentang penyakit vertigo yang perlu Moms ketahui. Jika Moms mengalami gejala vertigo, segera hubungi dokter ya. Jangan dianggap remeh.

(IA/ERN)

Artikel Terkait