KEHAMILAN
16 September 2019

Bumil Wajib Tahu, Ini Do's and Don'ts saat Senam Hamil

Senam hamil merupakan cara teraman untuk tetap aktif selama kehamilan sesuai dengan rekomendasi dari ahli
Artikel ditulis oleh Waritsa Asri
Disunting oleh Orami

Moms, mempertahankan rutinitas olahraga selama kehamilan dapat membantu tetap sehat serta mengurangi ketidaknyamanan umum seperti sakit punggung dan kelelahan.

Dilansir dari Mayoclinic, olahraga pada ibu hamil pun mampu mengurangi risiko diabetes gestational, menghilangkan stres dan membangun lebih banyak stamina yang dibutuhkan untuk persalinan dan melahirkan.

Olahraga yang kerap dianjurkan oleh para dokter dan bidan adalah senam hamil. Nah, senam hamil adalah rangkaian senam yang diperuntukkan bagi ibu hamil.

Gerakan senam hamil umumnya aman, dan mudah, sehingga dapat dilakukan di berbagai usia kehamilan.

Baca Juga: 6 Manfaat Membacakan Dongeng sebelum Tidur kepada Si Kecil

Senam hamil ini juga baik dilakukan setiap Moms yang hamil dengan kondisi kandungan yang sehat, serta tidak mengalami komplikasi atau kelainan.

Menurut American College of Obstetricians and Gynaecologist, senam hamil umumnya berlangsung selama 30 menit per sesi dan dilakukan setidaknya 3-4 kali dalam seminggu.

Akan tetapi, jika Moms belum atau jarang berolahraga sebelumnya senam hamil bisa dimulai dengan gerakan yang paling ringan dan dilakukan selama 10-15 menit per sesi. Dengan catatan, latihan akan terus ditingkatkan secara bertahap hingga 30 menit per sesi.

Baca Juga: 6 Mitos dan Fakta Tanda Hamil Anak Perempuan

Pelatih pribadi bersertifikat nasional serta instruktur fakultas di Pennsylvania, Daniel Bubnies menerangkan ada baiknya memerhatikan beberapa hal sebelum memulai senam hamil. Apa saja? Simak ulasannya di bawah ini.

Hal yang Harus Dilakukan saat Senam Hamil

Senam Hamil

Moms, senam hamil banyak lho manfaatnya untuk Moms dan Si Kecil dalam kandungan. Untuk bisa mendapatkan manfaatnya, Moms harus melakukannya dengan benar.

Apa saja yang harus dilakukan saat senam hamil? Berikut daftarnya.

  • Tetap tenang dan minum banyak air. Dehidrasi dapat menyebabkan panas berlebih, yang berbahaya bagi janin. Minumlah sebelum, selama, dan setelah berolahraga.
  • Pakailah pakaian olahraga yang tidak menyempit tulang rusuk saat Moms bernapas.
  • Regangkan sebelum dan sesudah berolahraga.
  • Bangun kekuatanmu. Berfokuslah pada punggung, bahu, dada (dada), dan biseps sehingga mereka akan membuat Moms cukup kuat untuk mengambil dan menggendong bayi sesering yang diinginkan.
  • Lakukan latihan Kegel setiap hari untuk membantu mencegah inkontinensia urin.

Hal yang Harus Dihindari saat Senam Hamil

Ilustrasi Ibu Hamil Olahraga

Meskipun punya segudang manfaat, senam hamil juga tidak boleh dilakukan sembarangan lho. Ada beberapa hal yang harus Moms hindari saat senam hamil. Berikut daftarnya.

  • Hindari berolahraga sampai kelelahan. Pastikan Moms masih bisa bercakap-cakap saat senam hamil.
  • Jangan terus berolahraga jika Moms merasa lemas atau pusing.
  • Hindari berolahraga di lingkungan yang panas jadi pertimbangkan berjalan pagi atau sore hari atau pergi ke gym ber-AC.
  • Jangan senam hamil jika Moms mengalami salah satu dari hal berikut ini yaitu serviks yang tidak kompeten, kehamilan dengan berbagai faktor risiko persalinan prematur, perdarahan trimester kedua atau ketiga persisten, plasenta previa selama 26 minggu terakhir, persalinan prematur, selaput yang pecah, dan preeklamsia.

Baca Juga: Penyakit Kuning Pada Bayi Baru Lahir dan Penanganannya

Dokter kandungan serta ginekolog di Boston, Dr Chloe Zera, menjelaskan senam hamil yang teratur dapat membantu Moms mengatasi perubahan fisik serta membangun stamina untuk menghadapi tantangan di masa depan.

“Jika Anda belum berolahraga secara teratur maka gunakanlah kehamilan sebagai motivasi untuk memulai hidup yang lebih baik terutama untuk Si Kecil,” jelasnya.

Nah, itulah hal-hal yang harus dilakukan dan dihindari selama Moms melakukan senam hamil. Jangan sampai lupa ya!

(WAR/ERN)

Artikel Terkait