DI ATAS 5 TAHUN
11 Maret 2019

4 Cara Agar Anak Tidak Membandingkan Diri Dengan Orang Lain

Kuatkan rasa percaya diri anak agar bangga dengan keunikannya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Intan
Disunting oleh Intan

Seiring dengan pergaulannya yang semakin luas di luar rumah, sebenarnya wajar kalau anak membandingkan diri dengan teman atau orang lain yang ditemuinya.

Dalam kadar yang normal, membandingkan diri dengan orang lain sebenarnya dapat memotivasi anak untuk belajar lebih rajin, lebih luwes bergaul, atau mencoba hal baru.

Sebaliknya, kebiasaan membandingkan diri secara berlebihan itu tidak sehat bagi anak. Bukan hanya bisa menimbulkan rasa iri, tidak percaya diri, frustasi, tapi juga gangguan kesehatan mental.

Sebelum itu terjadi, Moms harus tahu cara agak anak tidak membandingkan diri dengan orang lain! 

1. Tidak Membandingkan Anak Dengan Orang Lain

4 tips hentikan kebiasaan anak membandingkan diri dengan orang lain 1

Bagaimana dengan Moms sendiri, masihkah membandingkan Si kecil dengan saudara atau temannya? Kalau iya, kebiasaan itu perlu segera Moms hentikan.

Quinn Kelly, terapis keluarga dan pernikahan, mengatakan bahwa ketika melihat anak lain melakukan sesuatu, orang tua merasa anaknya juga harus bisa melakukan hal yang sama. Hal ini pun memicu orang tua membandingkan anak mereka dengan anak lain.

“Padahal yang harus orang tua lakukan adalah menyadari dan mengapresiasi kelebihan anak kita. Fokus pada kelebihan mereka dan tunggu kemampuan lain muncul dengan sendirinya saat mereka siap,” ujarnya.

Terimalah kelebihan dan kekurangan anak secara objektif agar Moms juga bisa mengajak anak untuk berpikir dan menilai dirinya secara lebih positif.

Baca Juga: 5 Cara Mengenali Kelebihan Anak Agar Tumbuh Cerdas dan Percaya Diri

2. Kenali dan Soroti Pencapaiannya

4 tips hentikan kebiasaan anak membandingkan diri dengan orang lain 2

Kalimat seperti “Anak lain punya gadget sendiri, kenapa hanya aku yang tidak?” atau “Huh, rambutku tidak seindah Alya” adalah tanda kalau anak berpikir dirinya baru akan diterima dan dihargai kalau bisa memenuhi standar tertentu.

Agar Si kecil berhenti membandingkan diri dengan orang lain, Moms perlu mulai tumbuhkan rasa percaya diri anak dengan menyoroti pencapaian dan kelebihannya.

Katakan bahwa apa yang dimiliki seseorang belum tentu sesuai untuk dirinya, jadi lebih baik dia fokus untuk terus memperbaiki diri dan menonjolkan keunikannya.

3. Ajarkan Anak Berbicara Positif Tentang Dirinya Sendiri

4 tips hentikan kebiasaan anak membandingkan diri dengan orang lain 3

Kebiasaan anak membandingkan diri dengan orang lain ternyata sering bermula dari kritik dan penilaian diri yang negatif lho, Moms.

Itulah kenapa setiap anak sebenarnya perlu dilatih tentang dialog internal dan cara mencintai diri sendiri secara positif.

Minta buah hati menuliskan semua kualitas positif yang dimilikinya, lalu tempelkan pada cermin di kamar.

Setiap kali ingin membandingkan diri dengan orang lain, minta dia berkaca sambil menyebutkan dengan suara lantang isi daftar tadi.

Baca Juga: 5 Cara Menumbuhkan Jiwa Kepemimpinan Anak

4. Ajarkan Bersyukur dengan Apa yang Dimilikinya

4 tips hentikan kebiasaan anak membandingkan diri dengan orang lain 4dd

Nah, tips hentikan kebiasaan anak membandingkan diri dengan orang lain yang terakhir adalah mengajarkan anak untuk bersyukur atas apa yang dimilikinya. Begini caranya:

- Selalu berterima kasih atas kebaikan yang diterimanya dari orang lain, apapun bentuknya.

- Berbagi dan membantu orang lain sesuai dengan kemampuan, baik secara fisik, pikiran, maupun materi.

- Merayakan perbedaan dan keunikan setiap orang.

- Ikut merasa senang atas kebahagiaan dan prestasi orang lain.

Selain harus dilakukan secara konsisten, dukungan serta contoh nyata dari Moms dan Dads juga akan menguatkan rasa percaya diri anak sehingga dia tidak lagi membandingkan diri secara berlebihan dengan orang lain.

Apa yang biasanya Moms katakan bila anak membandingkan diri dengan teman atau orang lain?

(WA)

Artikel Terkait