3-12 BULAN
30 Juni 2020

Ketahui 5 Cara Aman Memandikan Bayi, Catat!

Jaga suhu air dan udara dengan tepat untuk mencegah bayi kedinginan atau kepanasan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Intan Aprilia

Memandikan bayi adalah salah satu cara untuk menjaga kebersihan bayi. Sebagai ibu baru, Moms mungkin ingin mengetahui seperti apa cara aman memandikan bayi.

Namun, tidak seperti orang dewasa, Moms tidak perlu memandikan bayi setiap hari untuk menjaga kebersihan tubuhnya.

"Bayi baru lahir tidak perlu mandi setiap hari, mereka jarang berkeringat atau mudah kotor. Tiga kali mandi per minggu mungkin cukup. Mandi lebih sering bisa mengeringkan kulit bayi Anda," jelas Dipesh Navsaria, MPH, MSLIS, MD, FAAP, mengutip HealthyChildren.org.

Ketahui lebih lanjut seperti apa cara aman memandikan bayi yang bisa dilakukan berikut ini.

Cara Aman Memandikan Bayi

Ketika bayi baru lahir, sebaiknya Moms menunggu beberapa jam sebelum memandikan Si Kecil. World Health Organization (WHO) merekomendasikan untuk menunda memandikan bayi selama 24 jam setelah ia lahir.

Jika tidak memungkinkan karena alasan budaya, memandikan bayi harus ditunda setidaknya selama enam jam.

Baca Juga: Bolehkah Memandikan Bayi Menggunakan Air Dingin?

1. Menggunakan Spons untuk Mandi

cara aman memandikan bayi-1.jpg

Di beberapa minggu pertama, mandikan bayi dengan spons khusus sebagai cara aman memandikan bayi. Ini untuk membuat tali pusarnya lepas terlebih dahulu, atau mempercepat proses penyembuhan jika Si Kecil disunat.

"Gunakan spons yang direndam pada bayi Anda sampai tunggul tali pusar terlepas, yang biasanya terjadi sekitar usia delapan minggu," terang Dr. Dipesh.

2. Gunakan Bak Mandi yang Tepat

cara aman memandikan bayi-2.jpg

Pilih bak mandi yang dikhususkan untuk memandikan buah hati dan pastikan bak mandi tersebut aman dan kokoh. Karena itu, bak mandi ukuran besar tidak aman digunakan untuk memandikan bayi yang baru lahir.

Pilih bak yang memiliki desain berkontur sehingga mencegah bayi tergelincir saat dimandikan.

Studi oleh American Association of Pediatrics mengatakan untuk mengeringkan bak mandi dengan baik setelah digunakan untuk menghindari karat dan jamur.

Baca Juga: Bayi Tidak Suka Mandi, Apa yang Harus Dilakukan?

3. Periksa Suhu Udara dan Air

cara aman memandikan bayi-3.jpg

Agar menjaga Si Kecil tidak kedinginan atau kepanasan ketika dimandikan dan tubuhnya dikeringkan, jaga kestabilan suhu udara dan air sebagai cara aman memandikan bayi.

Pastikan suhu kamar mandi berada pada suhu 24 derajat Celcius sehingga bayi tidak kedinginan sebelum dan sesudah mandi. Selain itu, pastikan airnya harus terasa hangat, bukan panas.

Untuk mencegah bayi terpapar air yang terlalu panas, atur suhu air mandi pada 48 derajat Celcius agar lebih aman.

4. Pakai Sabun dan Sampo dengan Formula Ringan

cara aman memandikan bayi-4.jpg

Karena kulit bayi masih sangat sensitif, maka Moms tidak perlu menggunakan sabun yang bisa menghasilkan banyak busa. Pilih produk mandi bayi yaitu sabun dan sampo dengan formula yang ringan.

"Saya merekomendasikan mandi dengan pembersih lembut, minimal tiga kali seminggu. Mandi busa tidak pernah sepenuhnya direkomendasikan untuk bayi karena tidak perlu banyak sabun saat membersihkan bayi," jelas Rachel Nazarian MD, dokter kulit Grup Schweiger Dermatology, New York, mengutip The Healthy.

Melansir jurnal Pediatric Dermatology, menggunakan air saja sudah menjadi pembersih yang tepat untuk digunakan selama mandi tanpa mengganggu proses pematangan kulit bayi.

Baca Juga: Tips Agar Bayi Tidak Menangis Saat Mandi

5. Persiapkan Kebutuhan untuk Mandi Sebelumnya

cara aman memandikan bayi-5.jpg

Salah satu cara aman memandikan Si Kecil adalah dengan melakukan persiapan sebelumnya dan jangan pernah meninggalkan Si Kecil tanpa pengawasan di kamar mandi.

Karena itu, kumpulkan semua perlengkapan mandi seperti sabun, handuk, lap, popok bersih, dan pakaian bersih sebelumnya.

Nah, itu dia Moms beberapa cara aman memandikan bayi yang dapat dilakukan. Memandikan bayi dapat dilakukan tanpa membahayakan Si Kecil, asalkan diikuti prosedur keselamatan dasar.

Artikel Terkait