PROGRAM HAMIL
15 Maret 2018

Cara Aman Menjadi Vegetarian Saat Hamil

Jangan lupa perhatikan kebutuhan nutrisi secara lengkap
Artikel ditulis oleh (andia.ratna)
Disunting oleh (andia.ratna)

Saat hamil, Moms membutuhkan nutrisi yang lebih banyak dibanding keadaan normal. Maka dari itu, banyak mitos yang mengatakan bahwa ibu hamil tidak boleh menjadi vegetarian karena akan menimbulkan kekurangan nutrisi yang dibutuhkan janin. Hal ini tidak sepenuhnya benar, sebab menjadi vegetarian selama hamil tak dilarang asalkan Moms mengonsumsi makanan sehat yang pas dengan kebutuhan tubuh.

Akan tetapi, ada beberapa hal yang wajib diperhatikan sebelum memutuskan untuk menjalani kehamilan sebagai seorang vegetarian. Apa sajakah itu? Yuk, simak informasi berikut ini:

  1. Cukupi kebutuhan protein

World Organization Health (WHO) menyarankan ibu hamil untuk meningkatkan asupan protein sebanyak 6%. Nah, saat menjalani pola makan vegetarian, Moms bisa mendapatkan protein ini dari makanan sehat selain daging dan telur, seperti tahu, tempe, kacang buncis, kacang-kacangan, serta olahan gandum.

  1. Penuhi kebutuhan zat besi dan vitamin C

Zat besi memiliki peran penting untuk kesehatan kehamilan dan janin, maka dari itu Moms tak boleh kekurangan kandungan satu ini meski menjadi seorang vegetarian. Dapatkan asupan zat besi dari sayuran berdaun hijau dan kacang-kacangan. Selain itu, pastikan juga Moms mengonsumsi makanan sehat yang mengandung vitamin C untuk mengoptimalkan penyerapan zat besi dalam darah.

  1. Konsumsi cukup kalsium dan lemak

Bagi ibu hamil non-vegetarian, asupan kalsium bisa dengan mudah diperoleh melalui susu . Namun bagi Moms yang vegetarian, dapatkan kalsium dari aneka makanan sehat yang terbuat dari brokoli, bayam, kubis, sawi, bawang putih, dan kacang almond. Moms juga perlu memenuhi kebutuhan lemak baik yang bisa ditemukan pada makanan sehat berupa avokad, kacang-kacangan, serta minyak zaitun.

Menjadi menjalani kehamilan sebagai seorang vegetarian ternyata memberikan beberapa keuntungan lho, salah satunya mengurangi mual dan muntah di trimester pertama. Produk hewani biasanya mengandung bau amis atau bau lain yang menyengat sehingga membuat ibu hamil mual dan muntah. Dengan menjadi vegetarian, tentu Moms tak perlu terganggu dengan aneka aroma menyengat dari olahan hewani ini.

Selain itu, mengonsumi aneka makanan sehat yang banyak mengandung sayur dan buah juga akan mencegah ibu hamil kekurangan serat. Dengan demikian, Moms tak akan mengalami sembelit yang menjadi salah satu gejala kehamilan pada banyak wanita mengandung.

Terbukti, menjadi vegetarian bukanlah hal yang buruk bagi ibu hamil selama seluruh asupan gizi dan nutrisinya terpenuhi melalui berbagai makanan sehat yang dikonsumsi. Apakah Moms tertarik untuk menjadi seorang vegetarian?

Artikel Terkait