KESEHATAN
16 Februari 2019

5 Cara Kilat Membakar Kalori yang Mudah Dilakukan

Lakukan push-up untuk membantu membakar kalori
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh mentari.delita
Disunting oleh mentari.delita

Pembakaran kalori yang sempurna dalam tubuh akan banyak membantu kesehatan Moms. Sayangnya banyak yang merasa tak memiliki waktu untuk melakukan upaya pembakaran kalori.

Padahal sebenanrya, membakar kalori dapat dilakukan dalam waktu 5 menit dan dimana saja. Inilah cara kilat membakar kalori:

1. Jumping Jacks

jj
foto: Healthline

Melakukan jumping jacks akan membuat darah Moms mengalir dengan lancar. Denyut jantung yang meningkat akan membuat metabolisme meningkat dan memaksa tubuh untuk mulai bekerja.

Baca Juga: Yuk Coba Membakar Kalori Dengan Bercinta

2. Squat

Squat mungkin salah satu gerakan paling efektif yang bisa dilakukan. Olahraga ringan ini menciptakan dasar yang sangat kuat untuk Moms yang ingin mulai berolahraga.

Tak perlu berlebihan, lakukan saja gerakan squat secara perlahan. Terlebih sesudah banyak menelan kalori, gerakan ini dapat membantu.

3. Push-Up

jj1
foto: self.com

Push-up mungkin salah satu gerakan yang paling mendasar. Gerakan ini menggabungkan begitu banyak kelompok otot yang berbeda sehingga Moms melakukan beberapa gerakan pada tubuh bagian atas, punggung, dan kaki.

Push-up adalah gerakan yang harus dimasukkan ke dalam olahraga apa pun untuk membantu Moms mencapai hasil maksimal.

3. Makanlah Makanan Pedas

Selain dengan melakukan gerakan, penelitian menunjukkan bahwa rempah-rempah, terutama cabai, dapat meningkatkan tingkat metabolisme hingga 50% hingga 3 jam setelah Moms makan makanan pedas.

Minuman yang mengandung kafein juga merangsang metabolisme, seperti halnya teh hijau.

Baca Juga: 4 Alasan Workout Anda Sia-Sia

4. Makanlah Sedikit Tapi Sering

jj2
foto: eatthis.com

Ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa makan dalam porsi kecil dan teratur akan membuat metabolisme berjalan lebih cepat daripada makanan yang lebih banyak dan jarang.

Ada dua alasan mengapa frekuensi makan dapat memengaruhi metabolisme tubuh. Pertama, kadar hormon tiroid mulai turun dalam beberapa jam setelah makan, dan metabolisme melambat.

Kedua, efek termogenik dari makan beberapa makanan kecil sedikit lebih tinggi daripada makan jumlah kalori yang sama sekaligus.

Untuk Moms yang mungkin sibuk, beberapa gerakan dan cara di atas mungkin akan membantu.

Memang bukan olahraga atau cara tepat yang ingin Moms lakukan, tetapi ketika sudah tak ada lagi waktu, cara tersebut harus dilakukan. Sedikit berusaha selalu lebih baik daripada tidak melakukan apa-apa, lho.

(MDP)

Artikel Terkait