BALITA DAN ANAK
6 Mei 2020

5 Cara Melatih Balita Menyikat Gigi Sendiri, Ayo Coba!

Gigi anak harus dibersihkan sehabis makan dan menjelang tidur malam hari
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Begita
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Anak-anak mendapatkan gigi pada waktu yang berbeda, tetapi gigi pertama biasanya muncul antara 6 dan 10 bulan.

Pada beberapa anak, gigi muncul paling cepat saat usia mereka 3 bulan. Anak lainnya baru tumbuh gigi di sekitar usia 12 bulan.

Dikutip dari Raising Children, gigi bayi dapat tiba dengan urutan apa pun, meskipun gigi paling bawah sering lebih dulu. Semua 20 gigi bayi biasanya akan tiba pada saat anak Anda berusia tiga tahun.

Nah, karena itu, makin besar usia anak, Moms mungkin semakin mempertimbangkan untuk melatihnya menyikat gigi sendiri.

Apalagi, di usia prasekolah, anak-anak sering menolak, menutup mulut, sampai menangkis lengan Moms saat akan menyikat giginya.

Di satu sisi, gigi mereka harus dibersihkan dari kuman, sedikitnya sehabis makan dan menjelang tidur malam hari.

Baca Juga: Ini Usia yang Paling Tepat untuk Mengajarkan Anak Sikat Gigi

Cara Melatih Balita Menyikat Gigi Sendiri

Laura Markham, Psikolog Klinis di Universitas Columbia, membagikan cara melatih balita menyikat gigi sendiri.

“Balita tidak benar-benar mengerti mengapa mereka perlu menyikat gigi,” kata Laura yang juga pendiri Aha! Parenting ini.

Meskipun di antara Moms, bersama dokter gigi sudah menceritakan kepadanya tentang gigi berlubang. Tapi bukan berarti Moms harus menyerah menyikat gigi anak Anda.

Berikut adalah beberapa cara melatih balita menyikat gigi sendiri lebih cepat.

1. Copycat

Cara Melatih Balita Menyikat Gigi Sendiri

Orami Photo Stock

Cara ini benar-benar mudah, karena di usia balita, mereka cenderung selalu ingin melakukan semua yang dilakukan orang tua. Beri sikat gigi dengan pastanya, saat Moms juga sedang sikat gigi.

Dia mungkin tidak akan melakukan pekerjaan dengan seksama, tetapi ini adalah awal yang baik dari melatihnya menyikat gigi sendiri, dengan cara yang menyenangkan.

2. Lakukan Tugas Moms

Cara Melatih Balita Menyikat Gigi Sendiri

Foto: Orami Photo Stock

Karena belum benar-benar bersih dalam menyikat, pada awalnya, dia hanya akan mengunyah bulu sikat gigi. Nah ini saatnya melakukan tugas Moms, untuk memeriksa sisa makanan di sela-sela giginya.

Ini adalah bagian yang sulit, karena kebanyakan manusia benci orang lain memasukkan barang-barang ke mulut mereka.

Ketika ia terlihat puas ‘memainkan’ sikat gigi di mulutnya, saatnya Moms melongok dan membantu menyikatnya. Tapi jangan semua proses sikat gigi Moms yang lakukan, ya.

Baca Juga: Tips Memilih dan Menggunakan Sikat Gigi Bayi dengan Tepat demi Kesehatan Oralnya

3. Lakukan dengan Singkat

Cara Melatih Balita Menyikat Gigi Sendiri

Foto: Orami Photo Stock

Yang perlu dibiasakan dalam melatih balita menyikat gigi sendiri, adalah disiplin waktu.

Kebanyakan anak akan bermain lebih lama dengan sikat gigi, seperti mengaduk-aduk sikat di air, setelah kumur-kumur.

Moms bisa memutar lagu atau timer dalam waktu tertentu, agar dia terbiasa membatasi waktu sikat gigi, dan lebih kooperatif.

4. Bunyikan Kata-kata

Cara Melatih Balita Menyikat Gigi Sendiri

Foto: Orami Photo Stock

Dorong balita untuk mengatakan “iiii” untuk memintanya menyikat gigi depan dan "Aaaa" untuk gigi belakang.

5. Tonton Video

Cara Melatih Balita Menyikat Gigi Sendiri

Foto: Orami Photo Stock

Simak video bersamanya, yang menunjukkan balita menggosok gigi. Banyak orang tua menganggap ini memotivasi anak-anak lebih baik daripada buku, karena sebagian besar balita ingin meniru anak-anak lain.

Jika anak masih menolak, Laura merekomendasikan, lakukan latihan di siang hari, agar lebih santai. Pertimbangkan juga, untuk tidak memakai pasta gigi sementara waktu, apalagi yang menggunakan rasa mint.

Sebagian besar dokter gigi mengatakan, menyikat tanpa odol itu baik-baik saja pada usia ini.

Baca Juga: Anak Malas Sikat Gigi Padahal Kena Karies? Ini Cara Atasinya

Moms juga dapat bereksperimen untuk melihat apakah penggunaan pasta gigi membuat anak lebih membuka mulut untuk disikat.

Pilihan lainnya adalah membeli sekelompok pasta gigi anak-anak dengan rasa berbeda, supaya mereka bisa memilih dan menentukan teman rutinitasnya.

Artikel Terkait