PERNIKAHAN & SEKS
24 Juni 2019

Cara Memilih Alat Kontrasepsi yang Cocok dengan Tubuh

Jangan sampai salah pilih
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Ketika membicarakan tentang keluarga, akan ada beberapa topik yang akan muncul untuk didiskusikan bersama pasangan, salah satunya adalah kontrasepsi apa yang kira-kira cocok untuk digunakan.

Elizabeth Shih, M.D. dokter di Michigan Medicine menyatakan bahwa alat kontrasepsi seharusnya sesuai dengan gaya hidup dan kebiasaan kita lho Moms.

Riwayat kesehatan juga memegang peranan penting, terlebih jika Moms atau Dads adalah perokok aktif atau pernah menderita penyakit kronis seperti tekanan darah tinggi atau migrain yang bisa berbahaya jika menggunakan kontrasepsi yang mengandung estrogen sintetis.

Lantas bagaimana cara menentukan alat kontrasepsi yang cocok? Yuk simak ulasannya seperti dikutip dari Nhs.uk di bawah ini.

Baca Juga: IUD, Kontrasepsi Aman untuk Wanita Tinggi Resiko Kanker Payudara

Ada Berapa Tipe Alat Kontrasepsi?

Cara Menentukan Alat Kontrasepsi yang Cocok dengan Tubuh 1.jpg

sexualhealthcentre.com

Ada beberapa jenis tipe alat kontrasepsi yang bisa Moms pilih. Berikut daftarnya!

Metode Pembatasan

Kontrasepsi ini akan menghalangi sperma untuk menuju sel telur. Alat kontrasepsi ini biasanya berbentuk kondom, spons kontraseptif, dan diafragma.

Secara umum, kondom untuk pria adalah kontrasepsi pembatas yang paling efektif untuk mencegah kehamilan dan infeksi menular seksual.

Metode Jangka Panjang

Ada dua tipe kontrasepsi jangka panjang, yakni hormonal dan implan. Tipe kontrasepsi hormonal akan meningkatkan progestin yang membuat lendir rahim untuk semakin banyak dan mencegah sperma untuk mencapai sel telur.

Tipe hormonal akan tetap membuat Moms ovulasi dan menstruasi seperti biasa. Untuk tipe hormonal biasanya berupa spiral yang bisa digunakan hingga 10 tahun.

Tipe kontrasepsi implan biasanya berbentuk tabung kecil dan fleksibel berukuran sekitar 4 cm. Tabung ini akan ditanam di bawah kulit oleh tenaga medis, biasanya efektif hingga 3 tahun.

Metode Suntikan

Metode ini biasa disebut KB suntik. Zat progestin sintetis akan disuntikkan ke tubuh setiap 3 bulan sekali.

Metode Hormonal Jangka Pendek

Metode ini biasanya berbentuk pil KB yang akan mencegah kehamilan dengan menghentikan ovulasi serta memperbanyak lendir rahim agar sperma tak bisa mencapai sel telur.

Metode Steril Permanen

Untuk yang memang sudah tak ingin hamil selamanya, ada kontrasepsi permanen. Untuk pria, prosedur vasektomi akan melibatkan bedah yang akan memotong dan menyegel saluran dari skrotum agar tak membawa sperma ke dalam cairan semen yang biasa dikeluarkan saat orgasme.

Untuk perempuan biasanya akan dilakukan bedah saluran ligasi yang akan memblokir tuba falopi sehingga mencegah sperma untuk sampai ke sel telur.

Baca Juga: Untuk Pengantin Baru, Yuk Kenali Jenis-Jenis Alat Kontrasepsi!

Mana yang Paling Cocok dengan Tubuh?

Cara Menentukan Alat Kontrasepsi yang Cocok dengan Tubuh 2.jpg

time.com

Metode yang paling umum dan efektif digunakan adalah implan dan spiral. Kedua KB ini 99 persen efektif dan hanya 1 dari 100 perempuan yang akan hamil.

Selain itu, jika sudah dilepas kemungkinan untuk hamil juga lebih cepat daripada kontrasepsi lainnya.

Sementara pil KB 91 persen efektif mencegah kehamilan. Artinya 9 dari 100 wanita akan tetap bisa hamil meskipun menggunakannya. Kemudian suntikan KB 94 persen efektif mencegah kehamilan.

Utamakan Kesehatan Tubuh

Cara Menentukan Alat Kontrasepsi yang Cocok dengan Tubuh 3.jpg

flo.health

Kondisi kesehatan tertentu mungkin akan membatasi pilihan kontrasepsi yang bisa digunakan, contohnya obesitas, hipertensi, dan migrain.

Perempuan dengan migrain akut biasanya akan mengalami gangguan saraf jika terpapar estrogen sintetis terlalu banyak.

Faktor lain adalah ketika sudah berusia di atas 35 tahun dan memiliki hipertensi juga akan memiliki peluang untuk terserang gangguan jantung jika hormon di tubuh tidak seimbang.

Ini artinya, akan selalu ada kemungkinan untuk berganti metode kontrasepsi selama masih aktif secara seksual karena gaya hidup seseorang mungkin juga akan berubah.

Jika memang tidak cocok dengan kontrasepsi yang sekarang digunakan, selalu konsultasikan dengan dokter kandungan agar tidak ada masalah kesehatan di kemudian hari.

Baca Juga: 5 Alat Kontrasepsi untuk Pria, Termasuk Pil dan Suntik KB

Itulah beberapa hal yang perlu Moms ketahui tentang cara memilih alat kontrasepsi. Selalu konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter ya Moms!

(SN)

Artikel Terkait