PROGRAM HAMIL
26 Maret 2019

Cara Menaikkan Berat Badan dengan Sehat untuk Meningkatkan Kesuburan

Berat badan yang ideal dapat membuat siklus menstruasi lebih lancar
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Tahukah Moms? Salah satu faktor yang dapat memengaruhi kesuburan adalah berat badan.

Moms yang kekurangan berat badan (underweight) akan lebih sulit hamil dibandingkan Moms yang memiliki berat badan normal.

Seorang perempuan dianggap memiliki berat badan normal bila indeks massa tubuhnya (IMT) berkisar antara 19−24.

Bila IMT Moms di bawah 19, maka Moms tergolong underweight. Moms bisa mencari tahu berapa IMT Moms dengan menghitungnya di kalkulator IMT.

Menurut sebuah riset yang dipublikasikan di International Journal of Epidemiology pada tahun 2016, IMT yang rendah akan memengaruhi siklus menstruasi, yaitu menjadi tidak teratur atau bahkan berhenti total.

Hal ini dapat menjadi pertanda bahwa tubuh Moms sedang mengalami ketidakseimbangan hormon sehingga tidak mampu berovulasi atau tidak melepaskan sel telur setiap bulan.

Baca Juga: Berat Badan Ideal Atau Tidak? Cari Tahu Dengan Cara Ini

Moms yang kekurangan berat badan juga bisa jadi memiliki kadar lemak yang terlalu rendah.

Dari riset yang sama, diketahui pula andaikan berhasil hamil dalam keadaan berat badan kurang, maka risiko mual dan dehidrasi menjadi lebih tinggi. Risiko melahirkan bayi dengan berat badan yang lebih rendah juga naik.

Keduanya merupakan faktor penting untuk memungkinkan terjadinya kehamilan.

Bila ternyata angka IMT Moms di bawah rata-rata, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menaikkan berat badan secara sehat.

Pastikan berat badan Moms sudah berada pada level normal saat memulai program hamil sehingga upaya yang dilakukan lebih optimal.

Berikut beberapa tips menaikkan berat badan yang dapat Moms ikuti sesuai dengan pedoman dari Christine Taxler, M.D., OB/GYN, seorang dokter obgyn dan penulis buku kesehatan.

1. Gunakan Food Diary

diary girl hand 261735

Foto: pexels.com

Mencatat segala hal yang Moms makan dalam food diary merupakan cara yang efektif untuk menambah berat badan secara sehat.

Moms jadi tahu apa saja makanan dan minuman yang dikonsumsi setiap hari, apakah sudah cukup bergizi atau belum, dan apakah porsinya sudah tepat atau belum (kurang atau berlebih).

Pastikan takaran asupan harian Moms sudah sesuai dengan Pedoman Gizi Seimbang yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Baca Juga: Berat Badan Balita Tidak Kunjung Naik? Mungkin Ini Alasannya

2. Makan 5 Kali dalam Sehari

asia carrot chopsticks 357756

Foto: pexels.com

Untuk menaikkan berat badan secara bertahap, Moms perlu memperbaiki pola makan menjadi lebih teratur.

Pastikan Moms makan 5 kali dalam sehari yang terdiri dari 3 asupan besar dan 2−3 kali ngemil.

Pastikan camilan yang dikonsumsi mengandung lemak baik (bukan trans fat) dan tidak tinggi gula ya, Moms.

Pola makan 5 kali dalam sehari ini bertujuan memastikan Moms mendapat asupan kalori yang cukup dalam sehari, serta menjaga kadar gula darah tetap normal.

Keduanya sama-sama penting untuk mendukung keseimbangan hormon.

Baca Juga: Dikira Naik Berat Badan, Ibu Ini Ternyata Punya Tumor Seberat 22 Kg

3. Bikin Perencanaan Menu

berries blueberries bread 708488

Foto: pexels.com

Salah satu cara memantau dan menjaga pola makan tetap teratur adalah dengan membuat perencanaan menu. Umumnya, hal ini dilakukan setiap awal minggu.

Dengan mengetahui daftar makanan yang akan Moms konsumsi selama seminggu ke depan, Moms tak perlu khawatir akan melewatkan waktu makan ataupun kebingungan mau makan apa.

Upaya mencukupi asupan gizi harian pun dapat terpenuhi.

Nah, itulah 3 cara sehat yang bisa Moms lakukan untuk menaikkan berat badan secara sehat. Dengan mengikutinya, niscaya tubuh Moms akan lebih siap dan sehat untuk melaksanakan program kehamilan.

(AN)

Artikel Terkait