GAYA HIDUP
18 Mei 2019

Tips Menanam Bunga Matahari, Ketahui Hal yang Perlu Diperhatikan

Agar bunga matahari bisa merekah dengan indah!
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Bunga matahari adalah satu dari jenis bunga yang indah dan menjadi favorit bagi para pecinta bunga. Dengan bentuknya yang besar dan berwarna jingga-kuning, bunga ini tak hanya menarik perhatian manusia, tapi juga burung dan serangga.

Bunga matahari merupakan jenis tanaman heliotropik, yang berarti bahwa pertumbuhan bunganya mengikuti pergerakan matahari melintasi langit.

Sebagian besar bunga matahari sangat tangguh dan mudah tumbuh selama tanah tidak tergenang air. Sebagian besar lagi tahan panas dan wilayah yang kering.

Jika Moms berencana untuk menanam bunga matahari, pahami tips berikut ini agar bunga matahari tumbuh dengan baik, dikutip dari Almanac.com.

Baca Juga: Yuk Berkebun! Begini Cara Menanam Cabai Sendiri di Rumah

Memilih Lokasi Menanam

cara menanam bunga matahari-1.jpg
  • Bunga matahari tumbuh paling baik di lokasi dengan sinar matahari langsung (6 hingga 8 jam per hari); mereka membutuhkan panas yang panjang agar bisa berbunga dengan baik.
  • Bunga matahari memiliki akar panjang yang perlu direntangkan, sehingga tanaman ini lebih menyukai tanah yang digali dengan baik, longgar, dan mengalir dengan baik. Gali sedalam 60-90 cm untuk memastikan tanah tidak terlalu padat.
  • Meskipun menanam bunga matahari tidak banyak persyaratan, bunga matahari tumbuh subur di tanah yang agak asam hingga agak basa (pH 6,0 hingga 7,5).
  • Bunga matahari adalah pemakan berat, sehingga penting memastikan tanah kaya nutrisi dengan bahan organik atau pupuk kompos.
  • Jika memungkinkan, letakkan biji di tempat yang terlindung dari angin kencang, mungkin di sepanjang pagar atau di dekat bangunan.

Memilih Bibit Bunga Matahari

  • Idealnya, bibit bunga matahari bisa ditanam pada suhu tanah 13-16 derajat Celcius.
  • Tanam benih besar dengan kedalaman tidak lebih dalam dari 2,5 cm dengan antar jaraknya 15 cm pada tanah yang hangat.
  • Letakkan pupuk ringan pada saat penanaman, hal ini akan mendorong pertumbuhan akar yang kuat untuk melindungi bunga matahari dari tiupan angin kencang.

Merawat Tanaman Bunga Matahari

cara menanam bunga matahari-2.jpg
  • Saat tanaman masih kecil, siram air di sekitar zona akar, sekitar 7-10 cm dari tanaman. Untuk melindungi tanaman, mungkin dapat menempatkan siput atau umpan siput di sekitar batang.
  • Setelah tanaman terbentuk, pemberian air dilakukan dengan sangat jarang untuk mendorong akar ke dalam. Kecuali jika cuaca sangat basah atau kering, siram seminggu sekali dengan beberapa gayung air.
  • Hemat dalam memberi pupuk, karena pemupukan berlebih dapat menyebabkan batang patah. Moms dapat menambahkan pupuk encer, namun hindari memasukkan pupuk dekat ke pangkal tanaman.

Baca Juga: 5 Bunga yang Baik Bagi Kesehatan

Mengusir Hama

  • Hewan seperti burung dan tupai akan tertarik pada biji bunga matahari. Jika berencana untuk menggunakan benih, cegah makhluk dengan perangkap.
  • Bunga matahari relatif bebas serangga. Seekor ngengat terkadang bisa bertelur di bunga-bunga. Singkirkan cacing dari tanaman.
  • Jamur berbulu halus, karat, dan embun juga dapat memengaruhi tanaman. Jika penyakit jamur ditemukan lebih awal, semprotkan dengan fungisida.

Memanen Bunga Matahari

cara menanam bunga matahari-3.jpg
  • Untuk karangan bunga dalam ruangan, potong batang utama tepat sebelum kuncup bunganya lebih mekar lagi.
  • Potong batang lebih awal di pagi hari. Memanen bunga pada siang hari dapat menyebabkan bunga justru menjadi layu.
  • Tangani bunga matahari dengan lembut. Bunga-bunga harus bertahan setidaknya seminggu di air pada suhu kamar.
  • Atur bunga matahari dalam wadah tinggi dengan dukungan untuk menegakkan kepala yang berat, dan ganti air setiap hari agar tetap segar.

Itu dia Moms, cara menanam bunga matahari yang bisa dicoba. Selamat berkebun!

Artikel Terkait