3-5 TAHUN
19 April 2020

Cara Menanamkan Pendidikan Pada Anak di Bulan Ramadan

Ketahui tips membentuk kebiasaan baik untuk Si Kecil di bulan Ramadan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Intan Aprilia

Bulan Ramadan adalah waktu yang tepat untuk mengajarkan Si Kecil mengenai perilaku-perilaku baik seperti berbagi, bersabar, mengontrol diri, membantu orang lain, dan kebersamaan.

Meski mengajarkan hal-hal tersebut tidak terbatas hanya pada saat bulan Ramadan, namun bulan ini adalah periode waktu di mana penanaman nilai-nilai hebat menjadi lebih intensif.

Jangan sampai Moms hanya fokus pada kecerdasan intelektual (IQ) anak saja ya! Sebab, kecerdasan emosional (EQ) juga sama pentingnya.

Tanpa kecerdasan emosional, anak tidak akan bisa mengontrol emosinya dan menjadi tidak sensitif terhadap perasaan orang lain. Kecerdasan emosional berfungsi agar ia bisa bersikap baik di lingkungan sosial.

Sedangkan kecerdasan intelektual akan membantu Si Kecil dalam menganalisis masalah, serta menyelesaikannya dengan baik.

Menanamkan Pendidikan Pada Anak di Bulan Ramadan

Jadi, bagaimana cara menanamkan pendidikan pada anak di bulan Ramadan? Mari simak ulasannya!

Baca Juga: 3 Cara Ajarkan Konsep Puasa Pada Anak

1. Menanamkan Pendidikan Emosional di Bulan Ramadan

kebiasaan anak baik-1.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Dikutip dari jurnal Applied Developmental Science, anak akan lebih cepat mengerti sesuatu bila orang tua memberikan contoh langsung atau melakukannya melalui aktivitas.

Moms bisa membacakan berbagai cerita Nabi dan mengajak Si Kecil mencari apa saja pesan-pesan yang terdapat di dalamnya.

Ajak buah hati memasak makanan buka puasa, lalu membagikannya pada orang-orang yang kurang beruntung.

Dengan begitu, ia akan memahami betapa pentingnya berbagi pada sesama dan sekaligus belajar untuk bersyukur dengan apa yang ia miliki.

Libatkan Si Kecil dalam berbagai aktivitas di bulan puasa, seperti sahur, menyiapkan makanan, dan salat berjamaah. Pelan-pelan ia akan menjadi disiplin dan teratur dalam menjalani rutinitas.

Jelaskan juga padanya bahwa tidak semua orang menjalani ibadah puasa. Buah hati akan menyadari bahwa ada orang-orang yang berbeda dan ini menjadi kesempatan bagi Moms untuk mengajarkan arti perbedaan padanya.

Dengan menanamkan pendidikan emosional di bulan Ramadan ini, ia akan tumbuh menjadi sosok yang mampu bertoleransi, rendah hati, dan peduli pada orang lain.

Baca Juga: Nutrisi Tepat saat Sahur dan Berbuka untuk Si Kecil

2. Ajarkan Kecerdasan Intelektual Kepada Si Kecil

kebiasaan anak baik-2.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Salah satu kegiatan yang bisa dilakukan, terutama di bulan Ramadan, untuk mengembangkan kecerdasan intelektual Si Kecil adalah dengan mengajarkannya bacaan dan doa-doa.

Hasil penelitian dari Flom dkk (2014) menyatakan bahwa sejak bayi berusia 5 bulan, ia sudah bisa menghafal dan mengingat apa yang diajarkan kepadanya, asal proses pengajarannya dilakukan dalam situasi yang positif dan menyenangkan.

Fivush, Gray, & Fromhoff (1987) mengemukakan bahwa mulai anak berusia 2 tahun, ia mampu mengingat dan menghafal informasi melalui kebiasaan dan pengulangan.

Oleh karena itu, mulai biasakan anak untuk berdoa dan berikan ia pengalaman yang menyenangkan.

Misalnya, mau mengajarkan tentang doa sebelum makan. Biasakan berdoa bersama-sama di meja makan agar ia merasakan kebersamaan.

Berikan doa-doa singkat seperti doa niat berpuasa, doa tidur, dan lainnya. Moms juga harus melafalkan doa-doa tersebut agar ia menyadari bahwa doa adalah bagian dari kebiasaan sehari-hari.

Selain kecerdasan emosional dan intelektual, Moms juga harus menjaga kesehatan buah hati agar tumbuh kembangnya tidak terhambat.

Baca Juga: Yuk Ketahui Perkembangan Kecerdasan Emosional Bayi Sesuai Usianya!

Artikel Terkait