3-12 BULAN
24 Februari 2020

5 Cara Mengatasi GTM Bayi dengan Mudah

Tawarkan beberapa pilihan sehat dan biarkan memilih agar bayi tidak GTM
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Intan Aprilia

Saat mulai belajar makan pada usia 6 bulan, Si Kecil harus diberikan makanan dengan tekstur yang disesuaikan.

Mulai dari agak encer, sedikit kental, kental, tekstur kasar hingga dapat makan makanan keluarga.

Volume makanan juga akan bertambah seiring dengan perkembangan makan dan usia Si Kecil.

Salah satu hal yang akan Moms hadapi saat Si Kecil mulai makan adalah Gerakan Tutup Mulut (GTM) pada bayi.

Mengatasi GTM Bayi

Meski terkesan sepele, jika dibiarkan malah akan menjadi masalah untuk bayi seperti pertumbuhan yang buruk karena asupan energi yang rendah, anemia, hingga masalah makan lainnya.

Menurut Lee Gibson, PhD, seorang pembaca dalam biopsikologi dan direktur Pusat Penelitian Psikologi Klinis dan Kesehatan di University of Roehampton di London mengatakan, GTM pada bayi sebenarnya adalah hal yang normal.

"Lebih baik untuk belajar dengan contoh, misalnya dengan selalu bersikap positif ketika menawarkan makanan dan menunjukkan kepada anak-anak betapa Anda menyukai makanan ketika Anda meminta mereka untuk memakannya,” ujarnya.

Untuk tahu cara mengatasi GTM bayi, mari simak ulasan di bawah ini, Moms.

1. Kenali Tanda Bayi Tidak Tertarik Makan

Jangan Khawatir Atasi GTM Bayi dengan Cara Ini -1.jpg

Foto: parenting.firstcry.com

Tanda-tanda bahwa bayi GTM, tidak tertarik atau kenyang bisa dilihat saat Si Kecil menutup mulut dengan erat dan memalingkan kepala saat ditawarkan makanan.

Bisa jadi bayi juga akan menangis saat ditawarkan makanan atau mungkin mendorong sendok.

Jika ini terjadi pada upaya pertama untuk memberi makan bayi, tetap rileks dan coba lagi dalam beberapa hari.

Kebanyakan bayi secara alami mengeluarkan makanan ketika pertama kali diberikan makanan padat, tapi akan segera belajar untuk menerima makanan jika Moms terus melanjutkannya.

Mengetahui kapan bayi lapar atau kenyang menjadi sesuatu yang penting bagi Tanya Altmann, MD, seorang dokter anak yang juga seorang praktisi swasta yang berbasis di Calabasas, California, dan juru bicara American Academy of Pediatrics.

"Penting bagi anak-anak untuk mengembangkan hubungan yang sehat dengan makanan pada usia muda. Ketika ini terjadi, anak-anak tidak akan dapat masalah berat badan dan gangguan makan di kemudian hari,” ujarnya.

Baca Juga: Lakukan 4 Hal Ini Saat Bayi Menolak MPASI

2. Jadikan Waktu Makan Lebih Menarik

Jangan Khawatir Atasi GTM Bayi dengan Cara Ini -2.jpg

Foto: istockphoto.com

Berilah waktu maksimal 30 menit tiap waktu makan. Buat suasana yang nyaman yang menyenangkan agar bayi tidak GTM.

Misalnya dengan bercerita atau bernyanyi lagu favorit Si Kecil saat makan. Pilih makanan kesukaan bayi juga akan membuat makannya lebih lahap.

Moms juga bisa membaca mainan atau buku bacaan untuk mengalihkan perhatian bayi dari suapan pada mulutnya.

Suasana yang menyenangkan akan membuat SI Kecil senang dan menghabiskan makanannya.

3. Bersiap untuk Banyaknya Kotoran

Jangan Khawatir Atasi GTM Bayi dengan Cara Ini -3.jpg

Foto: simplebites.net

Bersiap ya Moms, semua bayi akan menghasilkan ‘kekacauan’ saat mulai belajar makan.

Jangan terlalu mengkahatirkan air yang tumpah, makanan yang jatuh atau makanan yang belepotan di mulut dan baju bayi. Itu bisa Moms bereskan nanti setelah waktu makan.

Jika Si Kecil terlihat menikmati waktu makannya, itu adalah waktu yang sayang untuk terlewatkan hanya dengan langsung membersihkan makanan.

Tetap bersama bayi saat makan untuk menghindari kecelakaan seperti tersedak.

Baca Juga: MPASI Hati Ayam, Amankah Dikonsumsi Bayi?

4. Beri Variasi Makanan

Jangan Khawatir Atasi GTM Bayi dengan Cara Ini -4.jpg

Foto: masandpas.com

Saat bayi GTM, bisa jadi Si Kecil mulai bosan saat waktu makan. Moms bisa menyiasatinya dengan memberikan finger food yang akan menarik perhatiaannya.

Siapkan camilan yang dapat langsung makan ke mulutnya sendiri tanpa bantuan Moms. Si Kecil juga akan mengeksplor tekstur makanannya sendiri.

Tawarkan juga lebih banyak variasi buah, sayuran, daging, ayam, dan ikan yang dimasak dengan baik yang bisa berbentuk finger food atau diolah terlebih dahulu.

Jangan lupa untuk memperkenalkan makanan lain dengan tekstur berbeda seperti pasta, nasi, sereal dan roti

Selain itu, Moms juga bisa memberikan sendok kecil untuk mendorong bayi makan sendiri.

Meski begitu, Moms harus tetap menyuapi bayi agar nutrisinya tetap tercukupi. Jika Si Kecil bisa memasukkan makanannya sendiri, jangan lupa untuk memujinya.

5. Jadikan Tampilan Makanan Lebih Menarik

gtm bayi

Foto: hellowonderful.co

Jika bayi masih GTM, terus tawarkan makanan baru di waktu yang berbeda.

Si Kecil mungkin akan mencobanya dan akhirnya menyukainya, tetapi dia mungkin harus melihat makanan di atas piring 10-15 kali sebelum mencoba merasakannya.

Jadikan tampilan makanan lebih menarik. Tawarkan bayi makanan dengan berbagai warna, bentuk dan ukuran yang berbeda dan biarkan Si Kecil memilih apa yang dia makan dari piring.

Letakkan sedikit makanan baru di piring dengan makanan favoritnya, misalnya sepotong brokoli bersama kentang tumbuk. Dorong Si Kecil untuk menyentuh, mencium, atau menjilat makanan baru.

Baca Juga: 5 Resep MPASI Buah Pir Untuk Bayi

The Academy of Nutrition and Dietetics dan The American Academy of Pediatric sendiri memiliki strategi makan seperti ini yang bisa diterapkan pada bayi hingga anak dan remaja. Jadi, Moms tidak perlu khawatir lagi saat anak mulai GTM ya.

Artikel Terkait