FASHION & BEAUTY
26 April 2020

4 Cara Mengatasi Milia di Wajah Agar Kulit Kembali Mulus

Jangan pernah memencet milia, karena bisa memperparah kulit
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Intan Aprilia

Jurnal Annals of Dermatology menyebutkan milia adalah kista keratinous epitel berlapis kecil di dalam dermis yang diperkirakan dihasilkan dari penyumbatan saluran keringat pilosebaceous atau ekrin.. Mereka biasanya timbul berkelompok di area hidung, pipi, dan dagu, meskipun mungkin juga muncul di tempat lain.

Dilansir dari Mayo Clinic, milia timbul ketika serpihan kulit terperangkap di bawah permukaan kulit, atau ketika keratin menumpuk dan terperangkap. Milia ini seringnya terjadi pada bayi yang baru lahir.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Journal of the American Academy of Dermatology mengenai Milia, 40 hingga 50 persen bayi baru lahir memiliki milia di kulit mereka dalam waktu satu bulan setelah dilahirkan. Tetapi milia juga dapat mempengaruhi anak-anak, remaja, dan orang dewasa.

Baca Juga: Milia di Bawah Mata, Apakah Bisa Dihilangkan?

Masalah kulit satu ini hampir selalu bisa sembuh sendiri tanpa perawatan. Namun, ada beberapa hal yang dapat Moms lakukan untuk membantu mempercepat proses penyembuhan dan mencegah terbentuknya milia lebih banyak.

Menghilangkan Milia di Wajah

Apa saja cara mengatasi milia di wajah? Berikut yang bisa kita lakukan.

1. Jangan Dipencet

jerawat

Meskipun kita merasa tidak tahan dan ingin memencetnya, jangan dilakukan.

“Memencetnya hanya akan mengiritasi dan menyebabkan kerusakan pada kulit tanpa bisa menghilangkan masalah tersebut," kata Michaella Bolder, spesialis perawatan kulit - facialis terkenal.

Meremas benjolan-benjolan kecil milia ini dengan tangan yang belum tentu bersih atau tidak dibersihkan, akan merusak kulit kita dengan cara yang buruk.

Baca Juga: 7 Jenis Masker Wajah Berdasarkan Masalah Kulit

2. Pengelupasan Kulit

face scrub

Ada manfaat yang baik dengan melakukan pengelupasan kulit, termasuk: meminimalkan hiper-pigmentasi, menghilangkan noda dan mengurangi jaringan parut jerawat yang dangkal.

Mengingat milia adalah hasil dari sel-sel kulit yang terperangkap, pengelupasan kulit juga merupakan cara yang baik untuk mengatasi milia.

“Pengelupasan kulit yang lembut memungkinkan sel-sel kulit mati untuk dihilangkan, dan menghasilkan lebih sedikit tumpukan kulit,' jelas Dr. Anjali Mahto, konsultan dokter kulit.

Eksfoliasi alias pengelupasan kulit bisa dilakukan dengan menggunakan scrub atau exfoliating toner.

Cukup lakukan eskfoliasi dua kali seminggu ya, Moms! Terlalu sering eksfoliasi akan membuat kulit jadi terlalu kering.

3. Bersihkan Wajah dengan Rajin

mengatasi milia

Dilansir dari Healthline, mengatasi milia bisa dilakukan dengan mencuci wajah menggunakan sabun yang ringan, bebas SLS, dan bebas paraben setiap hari.

Sabun apa pun yang ringan akan menghilangkan minyak yang dibutuhkan wajah agar tetap seimbang dan sehat.

Setelah mencuci, tepuk-tepuk kulit agar kering. Ini akan membantu mencegah kulit kita lecet atau mengering.

Baca Juga: 5 Micellar Water Murah di Bawah 50 Ribu untuk Membersihkan Wajah

4. Konsultasi dengan Dokter Kulit

mengatasi milia

Kebanyakan benjolan milia benar-benar akan sembuh sendiri setelah beberapa minggu. Jika Moms mengalami milia secara berulang, atau jika milia tidak hilang, inilah saatnya Moms mengatasi milia dengan mengunjungi dokter kulit.

Terkadang dokter kulit akan menggunakan jarum kecil untuk menghilangkan milia secara manual. Ini akan dengan cepat menyembuhkan daerah yang terkena milia.

Nah Moms, itu dia beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mengatasi milia. Yuk dicoba!

Artikel Terkait