KESEHATAN
10 November 2019

6 Cara Mengatasi PTSD yang Paling Efektif

Menulis merupakan salah satu caranya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Orang dengan gangguan stres pascatrauma atau disebut Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) sering bergumul dengan gejala kecemasan yang intens.

Orang dengan PTSD seringkali mengatasi gejala-gejala kecemasan yang kuat dengan cara-cara yang tidak sehat, seperti melalui konsumsi alkohol atau bahkan narkoba.

Cara Mengatasi PTSD

Padahal ada sejumlah cara yang jauh lebih baik sehat untuk membantu mengatasi gejala kecemasan orang dengan PTSD. Sejumlah cara mudah ini mampu menurunkan intensitas kecemasan hingga akhirnya dapat ditoleransi.

Apa saja cara untuk mengatasi PTSD? Yuk simak ulasannya di bawah ini!

Baca Juga: Trauma Setelah Hadapi Perceraian, Mungkinkah Mengalami PTSDS?

1. Bernapas Dalam-dalam

Deep breath.jpg

Cara mengatasi PTSD yang pertama adalah bernapas dalam-dalam. Napas dalam bisa menjadi keterampilan koping yang penting untuk dipelajari. Mungkin terdengar konyol, tetapi banyak orang yang ternyata tidak bernapas dengan benar.

Pernapasan alami melibatkan diafragma dan otot besar di perut. Saat kita bernapas, perut akan mengembang. Saat mengeluarkan napas, perut rasanya seperti jatuh.

Seiring waktu, tidak sedikit dari kita yang tampaknya lupa bagaimana bernafas dengan cara ini dan sebagai gantinya, kita menggunakan dada dan bahu. Ini menyebabkan napas menjadi pendek dan dangkal, yang dapat meningkatkan stres dan kecemasan.

Namun, tidak pernah ada kata terlambat untuk mempelajari kembali cara bernapas yang benar. Karena cara bernapas yang tepat membantu melindungi diri dari stres.

Praktikkan latihan sederhana ini untuk meningkatkan pernapasan dan mengatasi kecemasan ya.

2. Belajar Menenangkan Diri melalui Meditasi

Meditation.jpg

Cara mengatasi PTSD yang selanjutnya adalah meditasi. Ketika sedang mengalami kecemasan, penting untuk memiliki cara mengatasi perasaan itu. Misalnya, dengan mencari dukungan sosial dari orang terdekat untuk meningkatkan suasana hati.

Namun, kecemasan yang terkait dengan gejala PTSD kadang-kadang dapat terjadi secara tak terduga dan dukungan sosial dari teman atau pasangan mungkin tidak tersedia saat itu.

Karena itu, penting untuk memelajari strategi mengatasi kecemasan yang dapat dilakukan sendiri. Strategi koping yang difokuskan pada peningkatan suasana hati dan mengurangi kecemasan adalah dengan cara menenangkan diri.

Cara menenangkan diri ini bisa dengan meditasi dan teknik relaksasi berbasis kesadaran. Kedua aktivitas ini telah terbukti mampu membantu mengelola berbagai gangguan termasuk PTSD.

3. Mengekspresikan Perasaan dengan Menulis

Expressive writing.jpg

Cara mengatasi PTSD yang selanjutnya adalah menulis. Menggunakan jurnal untuk mengekspresikan pikiran dan perasaan, bisa menjadi cara yang baik untuk mengatasi kecemasan. Menulis dengan ekspresif telah terbukti mampu meningkatkan kesehatan fisik dan psikologis.

Berkenaan dengan PTSD pada khususnya, menulis dengan ekspresif memiliki sejumlah manfaat termasuk peningkatan koping, pertumbuhan pasca-trauma atau kemampuan untuk menemukan makna dalam dan berkontribusi pada perubahan kehidupan yang positif setelah peristiwa traumatis.

Selain itu, kegiatan ini juga bisa mengurangi gejala PTSD, yakni ketegangan dan amarah.

Baca Juga: Memahami Gejala dan Penyebab PTSD pada Anak di Bawah 6 Tahun

4. Mencari Pengalih Perhatian atau Distraksi

Distraksi.jpg

Cara mengatasi PTSD yang selanjutnya adalah mencari pengalih perhatian. Penggunaan teknik pengalih perhatian dengan tujuan, bisa bermanfaat dalam mengatasi emosi yang kuat atau perasaan yang tidak nyaman, seperti kecemasan dan ketakutan.

Mencari distraksi adalah segala sesuatu yang kita lakukan untuk sementara waktu mengalihkan perhatian dari emosi yang kuat. Terkadang, berfokus pada emosi yang kuat dapat membuatnya terasa lebih kuat dan lebih di luar kendali.

Karena itu, dengan mengalihkan perhatian untuk sementara waktu, kita dapat memberikan emosi, waktu untuk mengurangi intensitas, sehingga lebih mudah untuk dikelola.

5. Memanfaatkan Aromaterapi

Aromatherapy.jpg

Cara mengatasi PTSD yang selanjutnya adalah memanfaatkan aromaterapi. Sebuah studi menemukan bahwa minyak atsiri jeruk ternyata efektif dalam mengurangi gejala stres kronis dan kecemasan yang terkait dengan PTSD.

Namun, penelitian ini hanya dilakukan pada tikus, dan efek ini belum dapat direplikasi dalam kelompok. Namun, beberapa orang yang didiagnosis dengan PTSD mengatakan bahwa aromaterapi dapat menjadi strategi relaksasi yang bermanfaat dan efektif dalam menurunkan tingkat stres.

Penulis dan mantan perwira Polisi Thames Valley David Kinchin, yang didiagnosis menderita PTSD pada 1990-an, juga mengadvokasi efek aromaterapi yang menyejukkan di salah satu bukunya.

"Aromaterapi dapat membentuk bagian dari penyembuhan serta menjadi terapi pencegahan dengan sendirinya. Ini memberikan kesenangan melalui indera peraba, indera penciuman dengan minyak aromatik dan, indera penglihatan dari lingkungan yang menyenangkan," jelasnya seperti dilansir dari medicalnewatoday.com

6. Terapi Seni

Art therapy in pottery class.jpg

Cara mengatasi PTSD yang selanjutnya adalah terapi seni. Dalam jurnal yang diterbitkan National Center for Biotechnology Information, U.S. National Library of Medicine, terapi seni terbukti efektif untuk mengatasi PTSD.

Pasien PTSD yang menjalani terapi tersebut menunjukkan perkembangan yang sangat baik, seperti lebih rileks, mampu menuangkan ingatan dan emosi ke dalam karya, pikiran akan pengalaman traumatis berkurang, dan lebih percaya diri.

Jenis terapi PTSD yang kerap diterapkan selama beberapa tahun terakhir adalah terapi seni.

Dipimpin oleh para spesialis yang dilatih untuk bekerja dengan orang-orang yang telah mengalami situasi traumatis, jenis terapi ini bertujuan untuk membantu individu mengeluarkan emosi mereka dan belajar untuk mengatasi ingatan menyedihkan melalui seni, seperti melukis atau memahat.

Sebuah studi kasus menunjukkan bagaimana terapi seni dapat membantu individu yang didiagnosis dengan PTSD dan cedera otak traumatis, dalam mengatasi gejala kecemasan.

Dengan terapi seni ini, penderita PTSD juta mulai mampu meninggalkan pengalaman menyedihkan mereka dengan menggunakan proyek seni secara strategis.

Baca Juga: Stres dan Trauma Berkelanjutan? Atasi dengan Metode TRE!

Itulah beberapa cara untuk mengatasi PTSD yang paling efektif. Selamat mencoba!

(SERA)

Artikel Terkait