DI ATAS 5 TAHUN
24 Februari 2019

Kenali Sembelit Pada Anak dan 5 Cara Mengatasinya

Sembelit pada anak tentunya membuat Moms khawatir
Artikel ditulis oleh (mentari.delita)
Disunting oleh (mentari.delita)

Sembelit alias konstipasi bukan hanya masalah yang dapat dialami pada orang dewasa tetapi juga anak-anak.

Kalau sudah sembelit, anak-anak tentu bukan hanya merasa sakit tetapi juga rewel.

"Sembelit merupakan masalah kesehatan pada anak yang masih cukup tinggi. Sembelit dapat menyebabkan 3 persen kunjungan pasien ke dokter anak umum dan 15-25 persen kunjungan ke konsultan gastroenterologi anak," jelas Dr. Muzal Kadim, SpA(K) dari Divisi Gastrohepatologi di Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM. 

Nah, Moms harus tahu tentunya bagaimana cara mengatasi sembelit pada anak. Yuk Moms simak ulasan berikut!

Mengenal Sembelit Pada Anak

shutterstock 503638495222

Sembelit pada anak-anak sebenarnya merupakan masalah yang umum, mereka yang mengalami sembelit akan jarang atau keras dan sulit saat buang air besar.

Bagaimana mengetahui bahwa anak mengalami sembelit? Moms dapat melihat dari beberapa gejalan berikut:

  • Buang air besar kurang dari tiga kali seminggu
  • Pergerakan usus yang keras, kering dan sulit untuk dilewati sehingga buang air besar menjadi sakit
  • Nyeri saat buang air besar
  • Sakit perut
  • Terdapat bekas kotoran cair atau berwarna seperti tanah liat di pakaian anak
  • Darah di permukaan tinja keras

Dr. Muzal menjelaskan bahwa penyebab utama sembelit sebenarnya adalah trauma sebelum buang air besar. Bisa jadi karena nyeri karena tinja yang keras atau karena fobia toilet.

"Fobia toilet adalah ketakutan ke toilet akibat toilet yang jorok, ada kecoa, bau, dan lain lain. Akibat trauma tersebut anak menahan tinjanya dan tidak mau buang air besar," terangnya.

Jika anak khawatir buang air besar akan terasa sakit, ia mungkin berusaha menghindarinya.

Moms mungkin melihat anak menyilangkan kakinya, memegang bokongnya, memelintir tubuh, atau menunjukkan wajah seperti menahan sakit ketika ingin buang air besar.

Sembelit bisa disebabkan oleh makanan yang tidak mengandung cukup air dan serat, yang membantu buang air besar sebagaimana mestinya.

Anak-anak yang makan banyak makanan olahan, keju, roti putih dan bagel, dan daging mungkin sering mengalami sembelit.

Baca Juga: 4 Gejala Konstipasi Balita yang Sering Diremehkan Orang Tua

Cara Mengatasi Sembelit Pada Anak

shutterstock 417028021

Jangan biarkan hal ini terus berlangsung, Moms harus segera mengobatinya. Ada beberapa cara pengobatan yang dapat dilakukan di rumah:

1. Banyak Minum Air Mineral

Pastikan anak Moms mendapat cukup cairan. Kebanyakan anak membutuhkan sekitar 3 hingga 4 gelas air setiap hari. pastikan mereka memenuhi kebutuhan cairan tersebut.

2. Perbanyak Buah dan Sayuran

Tambahkan lebih banyak serat ke dalam makanan anak. Pastikan dia mengonsumsi cukup buah, biji-bijian, dan sayuran.

Serat membuat makanan yang masuk dalam tubuh akan terus bergerakdan mudah keluar.

3. Hindari Makanan Siap Saji

Pastikan anak Moms tidak terlalu sering mengonsumsi makanan cepat saji.

Makanan ini hanya akan memperlambat pencernaannya meskipun mereka pasti sangat suka.

Baca Juga: Penyebab dan Cara Mengatasi Sembelit pada Bayi

4. Batasi Soda dan Teh

Biasakan anak Moms untuk mengonsumsi air mineral dan membatasi soda serta teh, kedua minuman tersebut mengandung banyak kafein yang dapat semakin menghambat pencernaan.

5. Biasakan Buang Air Besar

Biasakan anak Moms buang air besar secara teratur. Mintalah mereka mencoba buang air besar selama 10 menit sebanyak dua kali sehari. Setelah makan biasanya adalah waktu yang tepat.

Dr. Muzal mengingatkan kita untuk membuat buang air besar sebagai kegiatan yang nyaman untuk anak. "Buatlah kondisi supaya anak merasa nyaman saat buang air besar, tidak sakit, tidak takut, dan tidak menahan tinjanya," ujarnya.

Jika hal-hal di atas telah Moms coba dan tampaknya tidak berhasil, bicarakan dengan dokter anak tentang penggunaan obat pencahar yang ringan, ramah anak, atau pelunak feses.

(MDP)

Artikel Terkait