PROGRAM HAMIL
28 Februari 2019

Tekanan Darah Rendah Saat Hamil, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Moms bisa mengenali gejala-gejala tekanan darah rendah pada ibu hamil
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Ikhda Rizky Nurbayu
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Jika sebagian besar ibu hamil mengalami tekanan darah tinggi, tetapi tidak jarang gejala darah rendah pada ibu hamil bisa terjadi.

Menurut penuturan dr. Yusfa Rasyid, SpOG, bahwa gejala hemodinamik atau tekanan darah yang tidak stabil memang sering terjadi saat masa kehamilan Moms.

Tetapi menurutnya, kondisi ini tidak mempunyai pengaruh pada tumbuh kembang janin, selama Moms bisa mengatasi dan mengendalikan tekanan darahnya dengan baik.

“Jarang sekali kasus ibu yang didiagnosis tekanan darah rendah atau hipotensi, punya pengaruh ke janin. Hipotensi ini jarang menjadi masalah kehamilan, kecuali ibu sampai muntah berat dan jeleknya asupan nutrisi, baru hal demikian bisa berpengaruh pada tumbuh kembang janin, karena kecukupan ragam makanannya terganggu," ujarnya.

Tekanan darah rendah pada ibu hamil biasanya terjadi karena hipotensi atau keadaan di mana darah dalam arteri lebih rendah.

Selain itu, penyebab lain munculnya tekanan darah rendah pada ibu hamil seperti sedang mengandung anak kembar, penyakit jantung, dehidrasi, atau terlalu sering terkena anemia.

Mari simak ulasan di bawah ini untuk mengetahui gejala dan cara mengatasi tekanan darah rendah saat hamil!

Baca Juga: Yuk Kenali Gejala dan Cara Mengatasi Darah Rendah!

Gejala-gejala Tekanan Darah Rendah Saat Hamil

p6 bp wl1707 ts471557480

Foto: health.harvard.edu

Moms bisa mengenali gejala-gejala tekanan darah rendah pada Ibu hamil, seperti:

1. Sakit kepala ringan, terutama saat Moms berdiri tiba-tiba

2. Perut terasa mual

3. Penglihatan berbayang atau kabur

4. Kulit berkeringat, dingin, dan terlihat pucat

5. Sulit berkonsentrasi

6. Jantung berdenyut tinggi

7. Rasa dehidrasi berlebihan

8. Mudah capek dan lelah

Pada umumnya, Moms yang sedang mengandung buah hati biasanya memiliki tekanan darah normal berkisar 90/60 mmHg sampai 120/80 mmHg.

Angka 90 dan 120 adalah penunjuk tingkat tekanan saat jantung memompa darah ke seluruh bagian tubuh.

Batasan normalnya, seharusnya tekanan darah ibu hamil tidak kurang dari 90/60 mmHg.

Namun, pada sebagian besar Ibu hamil, tekanan darah dapat turun sekitar 5-10 mmHg dari kondisi normal.

Baca Juga: Hati-Hati dengan Darah Rendah Saat Hamil!

Cara Mengendalikan Tekanan Darah Rendah Saat Hamil

exercise during pregnancy adapting training diet pregnant salad

Foto: fitness-superstore.co.uk

Moms bisa mencoba langkah-langkah sederhana untuk bisa mengendalikan tekanan darah rendah pada Ibu hamil, seperti:

1. Hindari gerakan tiba-tiba, terutama saat akan berdiri dari posisi duduk

2. Hindari berdiri dalam jangka waktu lama

3. Berbaring menghadap kiri untuk meningkatkan aliran darah ke jantung

4. Makan secara teratur dengan porsi kecil yang bernutrisi

5. Hindari minuman mengandung kafein dan alkohol

6. Cukupi asupan cairan setiap harinya

7. Berolahraga khusus untuk Ibu hamil

8. Menggunakan maternity tights dan support stockings

Nah, setelah Moms mengetahui hal-hal penting untuk mengatasi tekanan darah rendah selama masa kehamilan, Moms juga bisa melakukan pengecekan tensi darah secara rutin ya.

(IRN)

Artikel Terkait