BALITA DAN ANAK
24 Mei 2020

7 Cara Jitu Menghentikan Tantrum Tanpa Gadget, Yuk Coba!

Memberi gadget saat tantrum bikin anak ketagihan loh, Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Begita
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Merengek, menangis, menjerit, dan berteriak. Anak yang sedang tantrum, bisa juga menendang dan memukul, menahan napas hingga menegang-negangkan tubuh mereka.

Kondisi marah seperti itu sering membuat orang tua bertanya-tanya cara menghentikan tantrum anak yang tepat.

Tentunya, Moms tidak ingin kondisi itu terulang lagi di saat anak menginginkan sesuatu kembali. Salah satu cara yang jadi andalan orang tua saat ini adalah memberikan Si Kecil gadget.

Biasanya, jika sudah pegang gadget, anak akan anteng. Dan orang tua bisa kembali beraktivitas tanpa gangguan.

Sayangnya, cara seperti ini justru membuat anak jadi ketagihan. Akibatnya, saat gadget diambil, dia akan kembali tantrum.

Menurut American Academy of Pediatrics, jangan menggunakan teknologi sebagai dot emosional. Media bisa sangat efektif dalam menjaga anak-anak tetap tenang, tetapi itu seharusnya bukan satu-satunya cara mereka belajar untuk tenang.

Anak-anak perlu diajari cara mengidentifikasi dan menangani emosi yang kuat, membuat kegiatan untuk mengatasi kebosanan, atau menenangkan diri melalui pernapasan, berbicara tentang cara-cara untuk menyelesaikan masalah, dan menemukan strategi lain untuk menyalurkan emosi.

Baca Juga: Gadget Jadi Penyebab Mata Silinder pada Anak, Hati-hati!

Cara Menghentikan Tantrum Anak dengan Gadget Bikin Ketagihan

7 Cara Menghentikan Tantrum Anak Tanpa Gadget

Fotoa: Orami Photo Stock

Tentu Moms menyadari, bahwa menggunakan aplikasi dan game seluler bisa sangat membuat ketagihan. Menurut psikolog klinis Isabelle Filliozat, setiap kali anak-anak menggunakan gadget mereka, mereka menemukan cahaya, suara, dan gambar yang menempatkan otak mereka ke dalam aliran tertentu.

Otak mereka kemudian menghasilkan hormon yang disebut dopamin, yang dikenal berkontribusi pada perasaan senang dan puas.

Dengan kata lain, seperti kata Isabelle dalam Smart Parenting, menggunakan gadget dapat membuat anak-anak merasakan kebahagiaan dan kenikmatan.

Ketika layar tiba-tiba dimatikan atau ketika orang tua memberi tahu anak mereka untuk berhenti menggunakan gadget mereka, hal itu dapat menyebabkan penurunan tingkat dopamin secara tiba-tiba.

Pada gilirannya dapat menciptakan sensasi rasa sakit fisik dan kejutan fisik. Saat itulah anak-anak mulai mengamuk dan kehilangan kesabaran.

Jika Moms tetap mengandalkan gadget sebagai penghenti tantrumnya, yang terjadi adalah kecanduan, dan mereka akan menggunakan tantrum untuk mendapatkan jatah screen time-nya.

Baca Juga: 3 Cara Menenangkan Balita Tantrum Tanpa Perlu Memberikan Gadget

Cara Menghentikan Tantrum Tanpa Gadget

7 Cara Menghentikan Tantrum Anak Tanpa Gadget

Orami Photo Stock

Dikutip dari buku From Birth to Age Three, dari para editor Parents magazine with Marge Kennedy, inilah sejumlah cara menghentikan tantrum anak, yang berkelanjutan, tanpa gadget.

1. Cegah

Moms bisa memastikan anak cukup istirahat dan tidak terlalu stres, untuk mencegah mood-nya rusak, dan timbul amukan.

2. Hentikan Melarang

Ketika percikan amarahnya sudah terlihat, dalam satu atau beberapa kali larangan dari Moms, kendurkan kendali sedikit.

Pastikan anak memiliki kebebasan dan waktu untuk berlari, dan bermain, tanpa khawatir akan membuat berantakan atau dihentikan dari kegiatan yang menyenangkan.

Simpan "no" untuk masalah yang sangat penting atau membahayakan.

3. Tetap Tenang

Ketika anak tantrum, ia membutuhkan Moms untuk tetap memegang kendali. Cobalah dengan lembut, tetapi dengan kuat, pegang anak untuk mencegahnya menyakiti dirinya sendiri atau orang lain.

Jauhkan dia dari sumber kemarahannya dan beri dia kesempatan untuk kembali tenang.

4. Alihkan Perhatiannya

Sebelum amukan mencapai puncaknya, anak akan lebih tanggap terhadap perubahan pemandangan atau gangguan lainnya.

Dalam kasus keamanan, akui keinginan anak untuk, misalnya, menaiki tangga.

Tetapi nyatakan kembali peraturan Anda dengan tegas: "Bunda tahu Adik ingin memanjat tinggi, tetapi itu tidak diizinkan." Tawarkan alternatif, jika memungkinkan: "Nanti kita bisa pergi ke taman dan kamu bisa naik tangga perosotan di sana."

5. Cobalah Humor

Untuk mengamuk ringan, cobalah meredakan situasi dengan humor. Berhati-hatilah karena anak tahu ketika Moms tidak mengolok-oloknya.

Baca Juga: 4 Manfaat Tantrum bagi Perkembangan Balita, Ternyata Ada!

6. Tunggu Sejenak

Tetaplah di samping anak yang sedang tantrum. Berbaliklah dan hitung sampai sepuluh untuk meredakan emosi, begitu Moms yakin ia tidak bisa melukai dirinya sendiri atau orang lain.

Jangan berjalan keluar, mengancam yang bisa menakuti anak yang sudah merasa di luar kendali. Katakan saja, "Saya menjadi sangat marah dan saya harus berpaling sejenak sampai saya lebih tenang."

7. Diskusikan Amukan

Setelah anak Moms tenang, bicarakan apa yang membuatnya sangat kesal. Namun, jangan berkutat dengan ledakan itu.

Sebaliknya, yakinkan dia tentang cintamu dengan pelukan hangat, dan berkegiatanlah dengannya yang menyenangkan. Lebih dari itu, jangan menganggap perilaku anak secara personal.

Itulah beberapa cara mengatasi tantrum tanpa gadget yang bisa Moms coba. Jangan biarkan Moms merasa bersalah atau di luar kendali karena anak sedang mengalami gangguan sesaat.

Walaupun anak berteriak "Aku benci kamu" bisa sangat menyakitkan, penting untuk diingat bahwa tindakan anak hanya menunjukkan rasa frustrasinya sendiri.

Selamat mencoba!

Artikel Terkait