3-5 TAHUN
26 Mei 2020

4 Cara Mengobati Kalazion pada Anak, Jangan Disepelekan!

Ini bukan sakit mata biasa lho Moms!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dona Handayani
Disunting oleh Intan Aprilia

American Optometric Association mengungkapkan bahwa kalazion adalah benjolan yang berkembang perlahan yang terbentuk karena penyumbatan dan pembengkakan kelenjar minyak di kelopak mata.

Perawatan penyakit ini tergantung pada gejala, usia, dan kesehatan secara umum Si Kecil. Selain itu, perawatan juga akan tergantung pada seberapa parah kondisinya.

Sebuah kalazion kecil dapat hilang tanpa perawatan dalam beberapa bulan. Namun jika Si Kecil terserang kalazion besar yang terinfeksi, ia mungkin butuh pengobatan.

Baca Juga: Mengenal Kalazion, Beda dengan Bintitan Lho!

Cara Mengobati Kalazion pada Anak

Dilansir dari laman About Kids Health, pengobatan kalazion pada anak dan balita, meliputi:

1. Scrub Kelopak Mata

kalazion pada balita

Foto : babycenter.com

Scrub kelopak mata bertujuan untuk menghapus kerak pada area kelenjar meibom untuk membantu mengeringkannya.

Cara yang bisa digunakan adalah dengan menggunakan sampo bayi yang dituangkan pada handuk kecil kemudian digosok perlahan ke area mata buah hati.

Cari sampo yang tidak pedih di mata supaya Si Kecil tidak menangis karena perih ya, Moms. Dokter mungkin juga akan memberi saran untuk membeli obat perawatan kelopak mata yang dapat di beli di apotek.

2. Kompres Hangat

kalazion pada balita

Foto: mamanatural.com

Kompres hangat dapat diterapkan ke kelopak mata untuk membantu mengobati kalazion. Untuk membuat kompres hangat, ikuti langkah-langkah ini.

  • Cuci tangan sampai bersih dengan sabun dan air.
  • Isi wadah bersih dengan air hangat.
  • Rendam kain wajah bersih dalam air hangat. Jika kain menjadi dingin, tambahkan lebih banyak air hangat dam jangan pernah masukkan ke dalam microwave.
  • Peras air ekstra dari kain.
  • Letakkan kain di atas kelopak mata kurang lebih dua menit setiap pengompresan. Ulangi langkah ini setiap tiga atau empat kali. Atau jika ingin lebih pasti, tanyakan kepada dokter anak seberapa sering Moms perlu melakukan kompres hangat.

Baca Juga: Jangan Dibiarkan, Ini Cara Mengatasi Mata Bintitan dengan Cepat

3. Antibiotik

kalazion pada balita

Foto: fisher-price.com

Jika ada infeksi di area kalazion, dokter anak mungkin juga akan meresepkan obat tetes mata antibiotik atau salep.

Antibiotik berfungsi untuk mengendalikan infeksi, yang akan membantu mengurangi pembengkakan.

Ini akan memungkinkan kelenjar meibom terbuka dan membiarkan cairan berminyak yang telah terkumpul di sana mengering.

Terkadang, dokter juga akan meresepkan obat anti-inflamasi mata (steroid) untuk mengurangi pembengkakan. Pastikan Moms mengikuti instruksi saat menggunakan obat tetes mata atau salep.

4. Operasi

kalazion pada balita

Foto: medicalnewstoday.com

Si Kecil mungkin memerlukan pembedahan (operasi) jika perawatan medis tidak berhasil setelah beberapa minggu atau bulan.

Operasi juga perlu dilakukan jika kalazion yang dirasakan sangat parah.

Selama operasi, dokter akan membuat lubang di sekitar kelenjar untuk memungkinkan nanah atau cairan di dalam kelenjar mengalir.

"Kalazion seringkali sulit dibedakan dengan bintitan, karena bintitan juga berkembang di dalam kelopak mata. Faktanya, bintitan yang tidak diobati dan dibiarkan begitu saja, kemudian hari akan menyebabkan kalazion," ungkap Eduardo Besser, MD, Dokter Bedah Mata & Mata yang berlokasi di Culver City, CA.

Baca Juga: Sakit Mata pada Anak, Bagaimana Pengobatannya?

Nah Moms, jadi jika Si Kecil terkena bintitan jangan diabaikan ya. Bisa jadi mereka dapat berkembang menjadi kalazion.

Namun, jikalau pun ia terkena penyakit mata ini, coba ikuti cara mengobati kalazion di atas. Semoga kalazion yang di derita Si Kecil dapat segera sembuh tanpa perlu melakukan tahap operasi.

Artikel Terkait