KEHAMILAN
12 September 2019

Cara Mengobati Kista Ovarium pada Ibu Hamil

Moms, Kista ovarium saat hamil merupakan hal yang umum terjadi dan bisa terlihat secara mendadak saat USG
Artikel ditulis oleh Waritsa Asri
Disunting oleh Orami

Banyak yang menyamakan kista ovarium dengan kanker rahim. Moms, kista ovarium bukan sebuah kanker. Banyak kista tidak menimbulkan gejala, tetapi kista lain bisa terasa sakit.

Biasanya, Moms yang hamil pun bisa tidak sengaja terlihat memiliki kista ovarium saat melakukan USG tiap bulannya ke dokter. Sehingga, dokter pun akan memberikan beberapa nasihat dan akan terus dipantau hingga akhir kehamilan.

Dilansir dari emedicinehealth.com, kista ovarium adalah kantung berisi cairan yang tumbuh di ovarium perempuan. Banyak perempuan yang tidak memiliki gejala sama sekali, dan sekitar sepertiga dari perempuan yang mengalami menstruasi memiliki kista ovarium pada waktu tertentu.

Baca Juga: 7 Bahan Alami Ini Bisa Membantu Melancarkan Haid

Bagaimana dengan Kista Ovarium yang Didiagnosis Selama Kehamilan?

menemukan kista ovarium saat hamil hero

Menurut Dr. Wayne S Blocker, MD, kista ovarium selama kehamilan biasanya terdeteksi pada trimester pertama secara spontan kemudian sembuh pada awal trimester kedua.

”Kista ovarium pada ibu hamil merupakan kista sederhana yang bukan kanker dan biasanya juga berukuran kecil dengan diameter kurang dari 2 inci atau 5 cm,” terangnya.

Kemudian, bagaimana cara penanganannya? Penanganan kista ovarium pada Moms yang tengah hamil tergantung pada risiko yang ditimbulkan dan ketidaknyamanan yang dirasakan.

Jika kista tumbuh cukup besar untuk menyebabkan rasa sakit atau risiko lain seperti pecah, kista bisa diambil melalui pembedahan.

Operasi lubang kunci atau laparoskopi biasanya dilakukan pada awal kehamilan. Namun, jika kista besar atau berkembang di akhir kehamilan, ia akan diangkat melalui luka di perut (laparotomi).

Operasi Pengangkatan Kista Ovarium

Kista yang bermasalah harus diangkat dengan operasi tetapi hanya setelah 20 minggu kehamilan. Operasi untuk mengangkatnya sebelum 20 minggu meningkatkan kemungkinan keguguran, dan karenanya, operasi dihindari.

Terkadang kista besar dapat berkembang pada batang dari ovarium yang menyebabkannya berputar (puntiran ovarium). Ini bisa merusak ovarium dan membuat perempuan merasa sangat sakit.

Dalam kasus-kasus seperti itu, dokter akan langsung melakukan operasi tidak peduli pada tahap apa kehamilan itu.

Cara Alami Mengurangi rasa Nyeri Kista karena Ovarium

Selain dengan cara di atas, Moms pun bisa melakukan penanganan dengan alami untuk mengurangi nyeri karena kista ovarium. Apa saja? Berikut ulasannya.

1. Minumlah Teh Chamomile

teh chamomile2.jpg

Bersantai dengan secangkir teh chamomile hangat adalah pilihan lain. Chamomile adalah ramuan yang telah digunakan sejak zaman kuno.

Teh ini diyakini memiliki sifat antiinflamasi untuk membantu kram dan dapat membantu mengurangi kecemasan untuk boot.

Tidak hanya itu, chamomile juga membuat Moms mendapatkan istirahat malam yang lebih baik. Bagian terbaik? Ini adalah sesuatu yang dapat Moms temukan dengan mudah di toko kelontong lokal atau online.

Moms juga dapat membuat teh segar menggunakan bunga chamomile. Untuk satu porsi, Moms perlu:

  1. 3-4 sendok makan bunga
  2. setangkai mint
  3. secangkir air panas
  4. Campurkan bahan-bahan dalam cangkir dan setelah lima menit, saring untuk dinikmati.

2. Minum Teh Jahe

Teh Jahe

Teh jahe adalah pilihan herbal lain untuk menghilangkan rasa sakit dan kram secara alami. Ini juga memiliki sifat antioksidan dan antikanker.

Dalam satu penelitian, SourceTrusted Source, jahe menghentikan pertumbuhan sel kanker ovarium, membuat para peneliti menyimpulkan bahwa asupan makanan jahe dapat mengobati dan mencegah kanker ovarium.

Nah, yang harus Moms lakukan hanyalah menyeduh teh jahe dalam air mendidih selama beberapa menit dan nikmati. Jika tidak suka rasanya, pertimbangkan untuk menambahkan perasan lemon.

Untuk membuat teh jahe segar di rumah, Moms perlu melakukan langkah-langkah berikut.

  1. Kupas dan iris jahe 2 inci.
  2. Rebus jahe dalam 2 gelas air selama 10 menit.
  3. Kemudian, angkat dari api dan tambahkan perasa seperti perasan jeruk nipis dan madu.

Baca Juga : Waspada, Wajib Kenali Kista Endometrium dan Endometriosis

Terakhir, ada baiknya Moms berdiskusi sebelum menambahkan suplemen maupun herbal dalam konsumsi sehari-hari.

Dokter juga akan membantu Moms menentukan dosis yang tepat dan memberi Moms petunjuk lain untuk digunakan.

(WAR/ERN)

Artikel Terkait