KESEHATAN
14 Agustus 2020

6 Cara untuk Menurunkan Berat Badan yang Bisa Dicoba untuk Perempuan Umur 40-an

Metode penurunan berat badan di usia 40 tahun ke atas tentu berbeda ketika masih usia 20 tahunan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Sabrina
Disunting oleh Dina Vionetta

Saat kita memasuki usia 40 tahun, metode menurunkan berat badan ketika usia 20 tahunan sepertinya tidak memberikan efek lagi alias kurang ampuh.

Moms mungkin tidak bisa menjalani diet dan melakukan olahraga ekstra seminggu sekali untuk menurunkan berat badan.

Tetapi dilansir oleh livestrong.com, penurunan berat badan dengan cara yang cepat dan instan juga bisa menjadi bumerang berbahaya bagi kita. Cara ini mungkin saja membahayakan energi dan kesehatan tubuh.

Baca Juga: 4 Dampak Jangka Panjang Obesitas terhadap Kesehatan yang Perlu Diwaspadai

Bagaimana Usia 40 Tahun Memengaruhi Penurunan Berat Badan?

diet wanita 40 tahun - kalsium.jpg

Foto: shutterstock.com

Saat usia 30 hingga 60 tahun, Moms akan kehilangan 1/2 pon otot. Tetapi, berat badan Moms selalu bertambah 1 pon setiap tahunnya.

Secara metabolik, otot yang lebih aktif daripada lemak bisa membantu meningkatkan metabolisme tubuh. Ketika otot itu berkurang, maka metabolisme tubuh kita juga akan menurun.

Artinya, bila Moms masih konsumsi makanan seperti kala usia 20 tahun. Makanan ini akan menyimpan kalori ekstra sebagai lemak.

Dalam kondisi ini, olahraga bisa membantu menjaga otot tanpa lemak dan meningkatkan laju pembakaran kalori. Tetapi, anak-anak pastinya sedang membutuhkan perawatan dan waktu ekstra dari orangtuanya.

Sehingga banyak orang tidak bisa olahraga ketika usia 40 tahun. Solusinya, gabungkan kewajiban kita sebagai orangtua dengan pekerjaan berat dan sulit.

Cara ini berguna memenuhi 150 menit latihan intensitas sedang dan dua sesi latihan kekuatan seperti rekomendasi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit.

Moms yang mendekati masa menopause, kondisi ini akan memengaruhi hormon. Seiring bertambahnya usia, persentase lemak tubuh akan meningkat, secara alami.

Alih-alih menyimpan sebagian besar berat badan di pinggul dan paha, lemak justru akan kembali ke perut.

Baca Juga: Si Kecil Kelebihan Berat Badan? Ini 6 Aturan Diet untuk Anak Obesitas

Cara Menurunkan Berat Badan di Usia 40 Tahun

diet wanita 40 tahun - lemak sehat.jpg

Foto: shutterstock.com

Jika Moms tidak punya waktu luang berolahraga di usia 40 tahun, Moms bisa mengikuti beberapa saran yang dilansir oleh thehealthy.com untuk menurunkan berat badan.

1. Ganti Karbohidrat yang Cepat Terbakar

Jika Moms ingin mengecilkan ukuran pinggang, cobalah buat rencana diet dengan mengonsumsi karbohidrat yang cepat terbakar seperti gula, roti putih, mie beras dan kentang. Karbohidrat ini akan memberi Anda energi yang lebih lama dan berkelanjutan.

Hal ini bisa membantu menjaga kadar insulin tetap rendah, sehingga Moms akan tetap sehat meski sudah melalui usia 40-an dan seterusnya.

2. Konsumsi Serat

Konsumsi serat yang cukup adalah kunci untuk menunda penuaan dan menjaga tubuh tetap langsing. Serat tidak hanya membantu menjaga perut tetap kenyang, tetapi juga membantu menurunkan kadar kolesterol dan menjaga sistem pencernaan tetap sehat.

Sebuah studi tahun 2012 di Journal of Nutrition menemukan bahwa meningkatkan asupan serat dengan makan lebih banyak biji-bijian dapat mengurangi kadar kolesterol LDL, menurunkan risiko diabetes tipe 2, penyakit jantung dan membantu mengendalikan berat badan.

Serat dapat ditemukan dalam biji-bijian utuh seperti gandum, beras merah, quinoa, gandum, bulgur, millet, soba, gandum dan dedak gandum. Buah dan sayuran juga merupakan sumber serat terbaik.

3. Asupan Kalsium

Diet terbaik untuk wanita juga tergantung pada asupan kalsium, yang membantu mencegah osteoporosis. Kalsium juga sangat penting untuk membangun tulang baru, yang bisa meningkatkan pertumbuhan tulang seiring bertambahnya usia.

Pilih banyak makanan kaya kalsium seperti produk susu atau sayuran berdaun hijau bisa membantu membakar lemak.

4. Asupan Protein

Asupan protein yang cukup adalah kunci untuk menjaga metabolisme tubuh dan membuat perut lebih lama kenyang. Artinya, asupan protein juga membantu menurunkan atau mempertahankan berat badan tanpa terus-menerus lapar.

Makanan kaya protein merupakan makan terbaik untuk menurunkan berat badan. Adapun makanan sumber protein seperti ayam, ikan, daging sapi, tahu, tempe, kacang-kacangan, lenti, atau produk susu.

Sebuah studi dalam Journal of Nutrition telah menemukan orang yang kurang asupan protein akan kehilangan lebih banyak otot seiring bertambahnya usia. Karena itulah, protein menjadi kunci untuk mencegah metabolisme melambat, menjaga massa otot dan membangun lebih banyak otot.

5. Lemak Sehat

Orang yang ingin menurunkan berat badan cenderung mempertahankan diet rendah kalori yang mengandung lemak sehat, daripada diet yang rendah lemak. Lemak sehat termasuk menu diet terbaik sekaligus kunci agar tubuh tetap sehat.

6. Makan Perlahan.

Piring lezat yang baru saja Anda beli atau masak mungkin membujuk Anda untuk melahapnya hanya dalam beberapa gigitan, tapi itu mungkin bukan ide yang bagus.

"Makan perlahan, menghilangkan gangguan saat makan, dan bahkan meletakkan garpu di antara gigitan, semuanya memungkinkan Anda untuk berhubungan dengan sinyal kenyang tubuh Anda dan berhenti makan saat kenyang."

Sarah Mirkin, RDN, penulis Fill Your Plate Lose the Weight, menambahkan bahwa kuncinya adalah mendengarkan tubuh Moms.

Makanlah saat Moms lapar, bukan kelaparan, katanya — dan berhenti saat Moms kenyang, bukan kenyang.

Cobalah untuk memasukkan makanan kecil dan sering yang tinggi protein dan sayuran dengan sedikit lemak sehat untuk memberi bahan bakar pada tubuh Moms sepanjang hari.

Itulah cara mudah menurunkan berat badan yang bisa Moms ikuti jika sudah berumur 40 tahun ke atas. Semoga berhasil, ya.

Artikel Terkait