KESEHATAN
17 Februari 2020

3 Cara Merapikan Gigi Gingsul

Bisa menimbulkan masalah mulut lho
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Intan Aprilia

Macam-macam gigi yang kita ketahui ada gigi seri, gigi geraham, dan gigi taring.

Namun, ada satu lagi jenis gigi yang harus kita ketahui lho, namanya gigi gingsul. Banyak yang bilang gingsul ini memberikan kesan manis pada seorang wanita.

Faktanya gigi gingsul sebenarnya merupakan sebuah jenis maloklusi gigi.

Maksudnya di sini adalah suatu kondisi saat gigi tidak tumbuh pada tempat yang benar dan sejajar. Gigi gingsul muncul biasanya karena kondisi rahang yang kecil atau ukuran gigi terlalu besar.

Apakah gigi gingsul dapat menyebabkan masalah mulut? Kita simak, yuk.

Tujuan Merapikan Gigi Gingsul

gigi gingsul

Foto: pinterest.com

Gigi gingsul akan membawa berbagai perubahan pada mulut. Dalam beberapa kasus, kelainan susunan gigi juga dapat mengakibatkan munculnya masalah pada mulut, seperti:

  • Menimbulkan ketidaknyamanan ketika mengunyah makanan.
  • Gigi menjadi sulit untuk dibersihkan sehingga meningkatkan risiko terkena pengeroposan gigi, gigi berlubang, bertumpuknya karang gigi, dan gingivitis.
  • Menekan gigi, rahang, dan otot mulut yang otomatis meningkatkan risiko mengalami gigi tanggal.
  • Pada beberapa orang, gigi gingsul justru dianggap mengurangi estetika sehingga juga mengurangi rasa percaya diri mereka, terutama ketika tersenyum.

Dengan berbagai alasan di atas, banyak orang pun memutuskan untuk merapikan gigi gingsul.

Jika Moms merasa tidak nyaman dengan kehadiran gigi gingsul, konsultasikan dengan dokter gigi.

Kadang, dokter gigi akan merujuk Anda ke spesialis ortodonti yang memang memiliki keahlian khusus untuk merapikan gigi ataupun melakukan prosedur lainnya terkait kehadiran gigi gingsul tersebut.

Baca Juga: Begini Cara Mengatasi Karies Gigi pada Anak

Cara Merapikan Gigi Gingsul

gigi gingsul

Foto: medicalnewstoday.com

Merapikan gigi gingsul murni opsional, artinya langkah ini tidak wajib jika gigi tersebut tidak menimbulkan masalah bagi kita.

Faktor biaya perawatan gigi gingsul yang tidak murah juga membuat sebagian orang urung melakukan tindakan apa pun terhadap gigi tersebut.

Meski demikian, bagi Moms yang ingin memiliki struktur gigi yang rapi, berikut beberapa cara merapikan gigi gingsul yang dapat dipilih.

1. Kawat Gigi

Pemakaian kawat gigi atau behel adalah cara merapikan gigi gingsul yang populer digunakan oleh banyak orang.

Behel yang biasa digunakan terbuat dari braket metal kecil yang dihubungkan dengan kawat besi.

Dalam perkembangannya, kawat gigi mengalami evolusi. Ada behel yang memiliki braket dan kawat sewarna gigi, ada pula behel yang dipasang di gigi bagian dalam sehingga membuat kita tetap dapat merasakan efek pemakaian kawat gigi tanpa terlihat dari luar.

Baca Juga: 5 Cara Menghilangkan Sakit Gigi Akibat Behel

2. Aligner Bening

Aligner adalah alat seperti penyanggah gigi yang terbuat dari plastik bening, tipis, dan memiliki ukuran sesuai bentuk gigi.

Fungsi aligner adalah merapatkan gigi yang harus diganti tiap 2-3 minggu sekali hingga gigi gingsul tidak menonjol lagi.

Ketika menggunakan aligner, harus mencopotnya saat makan dan menyikat gigi.

Selain itu, pencopotan dan pemasangan kembali aligner harus dilakukan oleh Moms sendiri sehingga harus selalu memastikan kebersihannya.

3. Operasi

Bagi Moms yang ingin cara merapikan gigi gingsul secara instan, operasi gigi adalah jalannya.

Lewat operasi, dokter gigi akan melakukan perubahan kecil dalam struktur gigi sehingga gigi gingsul dapat dimasukkan dalam barisan gigi yang sudah ada, atau mencabutnya bila susunan gigi sudah terlalu penuh.

Dokter gigi juga bisa merekomendasikan prosedur operasi merapikan rahang atau disebut dengan operasi orthognatic. Operasi ini dilakukan bila keberadaan gigi gingsul mengganggu kemampuan berbicara dan mengunyah.

Baca Juga: Simak 6 Tips Mengajak Anak ke Dokter Gigi untuk Pertama Kali Agar Menyenangkan!

Apa pun cara merapikan gigi gingsul yang dipilih, pastikan Moms hanya melakukannya di dokter atau klinik gigi yang jelas statusnya, bukan di tukang gigi.


Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Sumber: sehatq.com

Konten ini merupakan kerja sama yang bersumber dari SehatQ

Isi konten di luar tanggung jawab Orami Parenting

Artikel Terkait