NEWBORN
7 Oktober 2019

7 Cara Merawat Bayi Prematur di Rumah

Mari simak cara merawat bayi prematur!
Artikel ditulis oleh Phanie Fauziah
Disunting oleh Orami

Kehamilan adalah masa-masa yang membahagiakan bagi Moms, melihat pertumbuhan Si Kecil dalam perut dari bulan ke bulan adalah anugerah. Tapi tak semua kehamilan berjalan hingga usia kehamilan yang matang.

Beberapa Moms bahkan mengalami kelahiran prematur yang terjadi secara spontan atau memang harus memerlukan tindakan langsung karena beberapa masalah selam kehamilan.

Pada bayi prematur sistem kekebalan tubuhnya masih berkembang sehingga ia rentan terkena infeksi.

Maka, cara merawat bayi prematur di rumah pun tentunya lebih khusus agar kondisi kesehatannya tetap terjaga sehingga membantu perkembangannya.

Baca Juga: Serunya Menikmati Tahun Pertama bersama Bayi Prematur

Cara Merawat Bayi Prematur di Rumah

Hal yang semakin membahagiakan ketika Si Kecil sudah bisa untuk Moms bawa pulang ke rumah, tapi merawat bayi prematur juga merupakan sebuah tantangan baru ya Moms. Kita tentunya lebih berhati-hati karena sistem kekebalannya yang masih belum matang.

Pastikan Moms membnawa Si Kecil saat kondisi kesehatannya sudah sesuai dengan prosedur yang dianjurkan dokter, biasanya bayi prematur diizinkan pulang saat berat badannya sudah di atas 1,8 kg dengan catatan kondisi kesehatannya sudah baik.

1. Jaga Suhu Ruangan

newborn-1328454_1920.jpg

Setelah Si Kecil di rumah pastikan kamar bayi memiliki fentilasi yang baik, sehingga ia pun nyaman.

Untuk merawat bayi prematur di rumah, suhu ruangan harus selalu hangat. Jika Moms menggunakan pendingin ruangan atau AC maka pastikan suhu udaranya tidak di bawah 26 derajat.

2. Batasi Kunjungan

Tanyakan kepada dokter sebelum Si Kecil pulang ke rumah agar Moms bisa merawat bayi prematur dengan benar.

Seberapa terbatasnya kontak bayi prematur dengan anak-anak dan orang dewasa selama minggu-minggu pertamanya.

Kunjungan ke luar rumah harus dibatasi ya Moms, kecuali melakukan kontrol rutin atau menjemur bayi.

Hal ini dilakukan untuk mencegah Si Kecil terkena infeksi virus, apalagi kondisi cuaca seperti saat ini sangat kurang bersahabat ya Moms.

3. Hindari Tempat Umum

cara merawat bayi prematur di rumah - waktu tidur.jpg

Dilansir dari laman Kids Health, pada umumnya dokter merekomendasikan untuk tidak mengunjungi tempat umum dengan bayi prematur.

Batasi juga pengunjung yang datang ke rumah, selain itu siapa pun yang sakit tidak boleh mengunjungi, tidak ada yang merokok di rumah, dan semua pengunjung harus mencuci tangan sebelum menyentuh bayi.

Konsultasikan dengan dokter mengenai beberapa kunjungan keluarga apakah mungkin perlu ditunda agar sistem kekebalan tubuh si kecil tumbuh lebih kuat.

Baca Juga: Perhatian Ekstra untuk Stimulasi Tumbuh Kembang Bayi Prematur

4. Posisi Tidur Terlentang

Letakkan bayi untuk tidur dengan posisi terlentang hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko sindrom kematian bayi mendadak (SIDS).

Dalam laman Tommy’s saat bayi tidur gunakan selimut yang ringan, dan pastikan tidak ada barang-barang di sekitar tempat bayi tidur, apalagi di sekitar wajah bayi, karena hal ini justru akan menimbulkan risiko SIDS.

5. Tidak Perlu Sering Memandikan Bayi

bayi tidak perlu dimandikan setiap hari 2.jpg

Dalam hal memandikan perhatikan juga kondisi kulit bayi. Tapi tak hanya berlaku untuk bayi prematur, bayi baru lahir memang tidak perlu dimandikan setiap hari karena untuk menjaga kelembapan kulitnya.

Moms hanya perlu rajin mengganti popoknya dengan air hangat dan kapas, kita bisa mengganti kegitan mandi dengan menyekanya menggunakan lap dan air hangat.

6. Tidak Sembarangan Menggunakan Produk Pelembap

Jika kulit bayi prematur kering jangan gunakan produk pelembap apapun tanpa meminta rekomendasi dari dokter.

Moms pun bisa secara bertahap menggunakan tisu bayi yang lembut saat kulitnya mulai kuat seiring perkembangannya dari bulan ke bulan.

Baca Juga: Berapa Persen Kemungkinan Bayi Prematur Bertahan Hidup?

7. Terapkan Metode Kangaroo Care

bebe.jpg

Manfaatkan minggu-minggu awal kepulangan Si Kecil ke rumah dengan bersama-sama melakukan skin to skin atau dikenal juga dengan metode kangaroo care.

Biasanya di beberapa rumah sakit atau klinik bersalin metode ini merupakan perawatan intensif yang dilakukan sebelum pulang.

Saat di rumah lakukan di ruangan yang hangat atau kamar bayi, pastikan bayi hanya menggunakan popok, lalu letakkan bayi di dada Moms ataupun Dads, kemudian putar kepala bayi ke satu sisi sehingga telinganya menempel di hati.

Penelitian menunjukkan bahwa metode ini bisa meningkatkan ikatan (bonding) orang tua dan anak. Selain itu metode ini juga langkah awal menyusui, dan dipercaya meningkatkan kesehatan bayi prematur.

(PSF)

Artikel Terkait