NEWBORN
9 Oktober 2019

5 Cara Mudah Menstimulasi Pola dan Warna Pada Bayi

Bisa dimulai dari warna-warna pakaiannya
Artikel ditulis oleh Intan Aprilia
Disunting oleh Intan Aprilia

Sejumlah ahli perkembangan anak mengutip stimulus visual sebagai langkah awal dalam membantu bayi dan balita tumbuh sebagai pribadi yang kreatif serta matang secara intelektual dan emosional.

Menurut spesialis psikologi anak, Dr. Amanda Gummer, bayi yang menerima rangsangan visual yang kuat dari warna, bentuk, dan pola menunjukkan pertumbuhan otak yang lebih kuat dan perkembangan visual yang lebih cepat.

Mereka juga mengalami peningkatan perkembangan emosi, yang membantu mendorong rasa ingin tahu dan minat dalam menjelajahi dunia mereka.

Berikut merupakan beberapa cara menstimulasi pola dan warna yang dapat Moms lakukan untuk membantu pertumbuhan bayi!

1. Perlengkapan bayi berwarna hitam dan putih

shutterstock 398753158

Cara terbaik menstimulasi mata bayi terhadap warna dan pola adalah menggunakan garis-garis hitam dan putih atau warna kontras terang dan gelap.

Penelitian telah membuktikan bahwa kontras hitam dan putih sangat mempengaruhi retina bayi dan mengirimkan sinyal terkuat ke otak bayi.

Sinyal yang lebih kuat berarti pertumbuhan otak yang lebih banyak dan perkembangan visual yang lebih cepat.

2. Mainan dan barang-barang berpola garis-garis

shutterstock 100939153

Pola strip atau garis-garis mampu menarik perhatian bayi. Bayi dapat secara alami melihat garis-garis, terutama yang sangat tebal.

Namun, semakin tipis garis-garis yang ada di sekitarnya, itu akan semakin menantang bagi bayi untuk melihatnya.

Pola ini juga sangat bagus untuk meningkatkan pengelihatan bayi.

Jadi, cobalah untuk mulai mengenalkannya menggunakan mainan, perlengkapan bayi, atau bahkan dekorasi kamar tidur yang berpola garis-garis.

Sementara untuk pilihan warnanya bisa dimulai dengan hitam-putih, merah-putih, atau variasi warna terang-gelap lainnya.

Baca Juga: Bagaimana Cara Mendeteksi Buta Warna Pada Anak?

3. Mainan berwarna kontras

shutterstock 228063637

Mainan kerincingan, boneka beruang, dan mainan bayi lainnya akan lebih menarik perhatian Si Kecil jika pemilihan warnanya tepat.

Mainan berwarna biru muda, hijau muda, atau warna-warna pastel lainnya lebih baik dihindari di bulan-bulan pertama kehidupan bayi.

Sebagai gantinya Moms dapat memilih mainan dengan warna-warna solid seperti putih, hitam, atau merah.

4. Barang-barang dengan warna primer cerah

shutterstock 491819515

Pada usia 3-6 bulan, warna yang ada di sekitarnya akan semakin memainkan faktor penting dalam perkembangannya.

Pada usia ini, para ahli mengatakan kebanyakan bayi dapat melihat warna primer yang cerah untuk stimulasi otak.

Karenanya, mulai usia ini Moms sudah bisa mengenalkan hampir semua warna.

Misalnya, kamar Si Kecil yang tadinya monokrom bisa mulai divariasikan dengan menambahkan warna kuning dan pink.

Moms bisa menambahkan warna ini melalui dekorasi seperti bantal, karpet, dan lampu sehingga tidak perlu mendekorasi ulang secara keseluruhan.

Baca Juga: 6 Manfaat Kegiatan Mewarnai untuk Perkembangan Balita

5. Pakaian berpola dengan bermacam warna

shutterstock 710812894

Hal sederhana yang dapat Moms lakukan untuk menstimulasi mata Si Kecil terhadap warna dan pola adalah melalui pakaian yang dikenakannya sehari-hari.

Terutama saat memasuki usia 3 bulan, Moms sudah bisa mulai mengenalkan warna dan pola melalui pakaian bayi yang berwarna cerah seperti putih, hitam, biru, kuning dan merah.

Akan lebih baik lagi jika ada pola-pola tertentu pada pakaian yang dikenakan Si Kecil, misalnya garis-garis, polkadot dan lain sebagainya.

Itulah lima cara sederhana untuk menstimulasi warna dan pola pada bayi yang dapat Moms lakukan di tahun pertama kehidupan Si Kecil.

Cara manakah yang sudah pernah Moms terapkan atau coba? Share yuk dengan Moms lainnya melalui kolom komentar di bawah ini!

(RGW)

Artikel Terkait