BALITA DAN ANAK
9 Maret 2020

Cara Simpel Mencegah Temper Tantrum pada Anak, Yuk Ikuti

Jika Moms tahu kapan anak mungkin akan mengalami tantrum, maka akan bisa dicegah
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Dina Vionetta

Dilansir dari Kids Health, temper tantrum adalah cara anak kecil mengeluarkan emosi yang kuat sebelum dia mampu mengekspresikannya dengan cara yang dapat diterima secara sosial.

Seorang anak mungkin tampak benar-benar di luar kendali, tetapi saat anak menghentak-hentakan kakinya, menjerit, dan melemparkan dirinya ke lantai merupakan bagian normal dari perkembangan masa kanak-kanak.

Baca Juga: 4 Cara Mengatasi Anak Tantrum di Depan Umum

Amarah sering terjadi hanya dengan orang tua, tapi juga pada anak-anak karena hal tersebut merupakan cara seorang anak mengomunikasikan perasaannya. Orang tua dapat belajar dari anak mereka dengan memahami apa yang menyebabkan kemarahan terjadi.

“Temper tantrum pada anak dasarnya adalah pengalaman emosional yang luar biasa yang anak tidak tahu bagaimana cara mengatasinya. Seiring bertambahnya usia, mereka menjadi lebih baik dalam menangani emosi mereka,” ucap Dr, Rebecca Hershberg, psikolog anak usia dini sekaligus pendiri Little House Calls Psychological Services.

Kemarahan anak sering dimulai pada usia sekitar 1 tahun dan berlanjut sampai usia 2 hingga 3 tahun. Mereka mulai lebih jarang terjadi ketika seorang anak menjadi lebih mampu mengomunikasikan keinginan dan kebutuhannya.

Bagaimana cara mencegah anak mengalami temper tantrum pada anak? Simak di bawah ini ya Moms.

Baca Juga: Jangan Ikut Marah Moms! Ini Yang Harus Dilakukan Ketika Anak Tantrum Di Depan Umum

Mencegah Temper Tantrum

temper tantrum pada anak

Foto: psychologytoday.com

Meskipun temper tantrum terkadang terjadi tanpa peringatan, orang tua sejatinya sudah tahu kapan anak mereka mengalami temper tantrum. Mengetahui kapan anak akan mengalami hal ini dan tahu bagaimana mencegah temper tantrum bisa sangat membantu.

Misalnya karena kita tidak akan membiarkan anak menjadi terlalu lelah karena tantrum atau lapar karenanya.

Mengutip dari Stanford’s Children Health, beberapa cara yang bisa orang tua lakukan untuk mencegah tantrum pada anak, seperti:

  • Tetap melakukan rutinitas untuk waktu makan dan tidur. Jangan pergi jalan-jalan yang jauh, atau menunda makan dan tidur siang anak.
  • Mengalihkan perhatian anak dengan mainan yang biasa anak mainkan atau mainan favorit Si Kecil.
  • Temper tantrum pada anak merupakan hal yang wajar. Ingatlah bahwa anak memiliki kekurangannya masing-masing.

Baca Juga: 5 Kesalahan yang Harus Dihindari Orang Tua Saat Menenangkan Balita Tantrum

  • Bantu anak untuk mencegah frustrasi. Persiapkan anak untuk perubahan dengan membicarakannya sebelum terjadi.
  • Jelaskan pada anak mengenai aturan apa yang harus ia ketahui.

Jadi Moms jangan khawatir jika terjadi temper tantrum pada anak, karena hal ini merupakan masalah yang wajar. Seiring anak beranjak semakin dewasa, hal ini akan perlahan berkurang, namun tidak hilang. Karena temper tantrum bahkan bisa terjadi pada orang dewasa.

(AWD/DIN)

Artikel Terkait