PARENTING
5 Juni 2019

Cara Sukses Meminumkan Obat pada Bayi

Spuit bisa digunakan untuk meminumkan obat pada bayi
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Carla

Pada beberapa kasus, Moms mungkin sering kebingungan saat anak mengalami demam, batuk atau flu. Terutama saat harus memberikan obat untuk menangani kondisi buah hati tercinta. Konsultasikan dengan ahli medis untuk mendapatkan obat yang paling sesuai dengan kondisi Si Kecil.

Namun, kebingungan nyatanya masih belum berakhir, karena memberikan obat pada bayi bisa menjadi tantangan tersendiri bagi Mama. Beberapa bayi cenderung memuntahkan obat yang diminumnya, masalah lainnya adalah sulit untuk memasukkan obat ke dalam mulut bayi. Sehingga perlu diketahui cara meminumkan obat pada bayi secara tepat.

Cara Meminumkan Obat pada Bayi

Sebagian besar obat untuk bayi diberikan secara oral atau melalui mulut. Tantangan terbesar yang Moms hadapi dalam memberikan obat oral adalah biasanya bayi menolak saat diberi obat. Untuk mengatasi hal tersebut, berikut ini hal-hal penting yang harus Moms perhatikan untuk bisa memberikan obat oral kepada bayi:

  1. Berikan obat menggunakan alat bantu seperti pipet, sendok atau spuit. Untuk bayi akan lebih mudah jika diberikan melalui spuit atau pipet karena bayi belum bisa minum dari sendok.
  2. Pastikan bayi sedang tidak tidur atau dalam kondisi terbangun.
  3. Beberapa obat bisa dicampur dengan cairan seperti jus atau susu, namun ada juga obat yang tidak bisa dicampur. Oleh karena itu, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter.
  4. Jangan campur obat antibiotik dengan susu.
  5. Serbuk juga diare tidak boleh dicampur dengan jus maupun susu karena mengental jika dicampur.
  6. Bayi harus diposisikan menghadap ke atas, telentang di atas lipatan antara lengan dan tangan Mama. Masukkan obat menggunakan pipet atau spuit dengan lembut.
  7. Obat tidak harus diberikan sekali langsung selesai. Moms bisa memberikannya secara bertahap, sedikit demi sedikit.
  8. Jika belum sampai 30 menit pemberian obat si kecil sudah memuntahkan obatnya, maka Mama harus kembali mengulang pemberiannya.

Baca Juga : Solusi Cerdas Memberi Si Kecil Obat

Langkah-langkah Meminumkan Obat pada Bayi

Agar Si Kecil tidak merasakan pahitnya obat, disarankan untuk menggunakan sirup pemanis pada obat, khususnya obat berjenis puyer. Namun, dosis pemberian sirup pemanis sangat tidak dianjurkan pada bayi dengan usia kurang dari 6 bulan.

Seperti dikutip dari buku terbaru Mommyclopedia, Panduan Lengkap Merawat Bayi 0-1 Tahun, cara meminumkan obat pada bayi memang tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Adapun langkah-langkah untuk meminumkan obat pada bayi yaitu:

  1. Posisikan bayi dalam keadaan duduk.
  2. Pegang erat salah satu tangan bayi dan tempatkan tangan lainnya di pinggang Mama.
  3. Gores pipi bayi dengan lembut dan perlahan. Ini berfungsi merangsang bayi membuka mulut.
  4. Masukkan obat ke dalam syringe menggunakan spuit yang sudah dilepas jarumnya.
  5. Dorong spuit perlahan-lahan di sisi dalam mulut bayi atau di sebelah lidah sehingga rasa obat tidak terlalu terasa. Jangan masukkan obat langsung ke belakang tenggorokan bayi untuk menghindari risiko tersedak.
  6. Saat bayi sudah menelan obatnya, berikan minum sehingga obat tertelan seluruhnya.

Hal paling penting yang perlu Mama ingat, saat dokter memberikan obat, mintalah obat dengan perasa seperti stroberi, jeruk hingga anggur yang lebih disukai bayi dan anak-anak.

Apakah Mama pernah meminum obat untuk mengobati sakit Si Kecil hanya karena tidak tega memberikannya secara langsung? Mama mungkin berpikir bahwa obat yang Moms minum itu bisa ‘ditransfer’ melalui ASI, namun faktanya tidak demikian.

Menurut Farida Ayu Erikawati, konselor menyusui dari Ikatan Konselor Menyusui Indonesia (IKMI), cara tersebut sama sekali tidak dibenarkan.

Nah, sudah mengerti bagaimana cara membantu bayi minum obat secara tepat bukan, Moms?

(RGW)

Artikel Terkait