NEWBORN
30 Juni 2019

Cari Tahu Gejala dan Penanganan Sariawan Pada Bayi

Menolak menyusui bisa jadi salah satu pertanda si kecil sariawan, Moms.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Carla Octama
Disunting oleh Carla Octama

Tidak seperti biasanya, bayi menolak menyusui dan semakin rewel. Jika hal ini terjadi, satu hal yang bisa Moms cek adalah bagian mulut Si Kecil.

Apakah muncul bercak putih di gusi, bibir, lidah, atau bagian atas mulutnya? Jika ya, bisa jadi itu adalah sariawan, Moms.

Tidak hanya orang dewasa yang bisa terkena sariawan, karena sariawan bayi pun juga banyak terjadi dan dapat mengganggu proses menyusui.

Yuk kenali apa saja gejala sariawan dan bagaimana penanganan tepat sariawan bayi.

Baca Juga : Cara Tepat Menjaga Kebersihan Mulut Bayi

Apa Itu Sariawan Bayi?

shutterstock 205136518

Sariawan disebabkan oleh pertumbuhan jamur berlebih pada mulut yang disebut candida.

“Jamur ini adalah bagian normal dalam sistem pencernaan kita. Tapi jika ada ketidakseimbangan, maka dapat menyebabkan infeksi, seperti sariawan,” ungkap dokter anak bersertifikat dari San Fransisco, Dr. Dawn Rosenberg, M.D., FAAP, seperti dikutip dari babycenter.com.

Jamur penyebab sariawan bayi ini berkembang di tempat yang hangat, lembab, dan terasa manis. Itulah mengapa bagian mulut bayi dan payudara ibu menyusui sangat rentan mengalami sariawan.

Sariawan bayi biasanya dialami oleh bayi usia 4 minggu atau lebih. Sedangkan bayi yang lahir prematur memiliki potensi lebih tinggi untuk mengalami sariawan bayi.

Penyebaran Jamur Candida

Berikut ini beberapa penyebab perkembangan jamur candida yang menyebabkan munculnya sariawan:

1. Sistem kekebalan tubuh bayi baru lahir belum sempurna, sehingga kurang mampu melawan infeksi.

2. Saat menyusui, sariawan dari mulut bayi bisa menyebar ke puting susu ibu dan juga sebaliknya, ibu yang menyusui dapat menularkan sariawan ke mulut bayi.

“Hal ini juga bisa berdampak pada area lain tubuh bayi, yaitu munculnya ruam popok,” Lisa Wilkinson, konsultan persalinan dan pendiri laman kesehatan Elbow Room, seperti dikutip dari everymum.ie.

Hal ini disebabkan karena jamur candida dapat melewati sistem pencernaan bayi dan menyebabkan ruam popok.

3. Pemberian antibiotik, baik pada ibu menyusui atau bayi semakin rentan menyebabkan sariawan bayi. Karena antibiotik tidak hanya membunuh bakteri jahat, tapi juga bakteri baik yang membuat jamur tetap ada.

Gejala Sariawan Bayi

shutterstock 444780259

Selain munculnya bercak putih seperti luka pada mulut bayi, berikut ini gejala sariawan bayi lainnya:

1. Warna keputihan pada air liur bayi

2. Bayi menolak menyusui

3. Mulut bayi berbunyi berbeda saat menyusui

4. Penambahan berat badan yang buruk

5. Ruam merah pada area popok

Penanganan Sariawan Bayi

Berikut ini penanganan dan hal apa saja yang bisa Moms lakukan untuk mengurangi penyebaran sariawan:

1. Jika puting Moms yang sedang menyusui juga mengalami sariawan, berikan obat yang sesuai agar tidak bolak balik tertular ke mulut bayi.

2. Pemberian obat antijamur, seperti nystatin pada sariawan bayi. Obat ini juga dapat diberikan pada puting ibu menyusui yang mengalami sariawan.

Namun, pemberian obat antijamur pada sariawan bayi dan puting ibu harus dengan konsultasi pada dokter terlebih dahulu.

3. Cuci bersih dan sterilkan semua perlengkapan menyusui dan makan bayi, guna mematikan jamur penyebab sariawan.

4. Bersihkan bagian dalam mulut bayi setelah selesai menyusui. Gunakan handuk hangat untuk membersihkan sisa susu di dalam mulut yang bisa menyebabkan perkembangan jamur.

5. Kurangi konsumsi makanan manis pada ibu menyusui, agar hasil ASI tidak terlalu manis dan menjadi pemicu berkembangnya jamur penyebab sariawan bayi.

Sama seperti Moms saat sariawan, pastinya mulut terasa tidak nyaman. Begitu juga sariawan bayi pasti akan membuat bayi semakin rewel dan sulit makan.

Untuk itu, tetaplah sabar dan berikan penanganan tepat agar bayi kembali ceria.

(GS)

Artikel Terkait