BAYI
2 Oktober 2019

Cari Tahu Pentingnya Memberikan Protein Hewani saat MPASI Pertama

Kenalkan protein hewani dari saat MPASI pertama Si Kecil. Kandungan gizinya penting bagi tumbuh kembangnya!
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Orami

Ketika Si Kecil akan memulai MPASI pertama, Moms bisa jadi dibuat pusing tujuh keliling! Menentukan makanan apa untuk MPASI pertama memang bikin galau.

Ada yang merekomendasikan menu tunggal, berupa buah, sayur atau serealia terlebih dahulu. Tapi banyak juga yang memilih untuk langsung mengenalkan menu empat bintang kepada Si Kecil di suapan pertamanya.

Moms dapat memilih referensi yang Moms yakini. Tapi tentu perlu diingat untuk kecukupan nutrisi yang akan diterima Si Kecil, ya, Moms, termasuk asupan protein di menu MPASI-nya. Seberapa penting protein bagi Si Kecil?

Baca Juga: 5 Alasan Membuat MPASI dengan Slow Cooker

Manfaat Protein Bagi Bayi

pentingnya protein hewani mpasi pertama - manfaat protein bagi bayi.jpg

Protein terbuat dari asam amino. Tubuh kita membutuhkan 22 asam amino untuk menjaga kesehatan rambut, kulit, tulang dan lainnaya. Namun, secara alami tubuh hanya dapat menghasilkan 13 asam amino. Sisanya diperoleh dari asupan makanan.

Protein juga memiliki banyak fungsi, termasuk untuk memproduksi hemoglobin yang bertanggung jawab membawa oksigen dalam darah. Krusial banget fungsinya, ya Moms.

Bagi bayi, protein sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangannya. Jika asupan protein tidak cukup, Si Kecil dapat lebih rentan terhadap penyakit dan bisa berdampak pada melambatnya pertumbuhan dan perkembanganya.

Dibanding orang dewasa, bayi dan balita bahkan membutuhkan lebih banyak protein dalam menu makanan mereka, lho!

Baca Juga: Haruskah Menyapih Anak ketika Hamil Lagi?

Nutrisi pada Protein Hewani

pentingnya protein hewani mpasi pertama - nutrisi protein hewani.jpg

Baik protein hewani dan protein nabati sudah dapat dikenalkan pada MPASI pertama Si Kecil. Namun pada protein hewani kandungan asam aminonya lebih lengkap dan lebih mudah dicerna oleh bayi.

Jangan tunda pengenalan protein hewani pada Si Kecil. Bayi sudah dapat mengonsumsi berbagai macam sumber protein hewani sejak awal MPASI pertama, seperti daging ayam, daging sapi, ikan, hati, telur, dan lainnya.

Daging merah menyediakan zat besi yang mudah diserap oleh bayi. Zat besi membantu sel darah merah membawa oksigen ke sel-sel di seluruh tubuh dan penting untuk perkembangan otak.

Kekurangan zat besi, yang dari waktu ke waktu dapat menyebabkan masalah belajar dan perilaku - adalah salah satu kekurangan gizi yang paling umum pada anak-anak. Itu sebabnya penting untuk memastikan Si Kecil mendapat zat besi, dari daging merah dan sumber lainnya, dalam menu MPASI-nya.

“Beberapa nutrisi terpenting bagi otak bayi pada tahap ini adalah zat besi, seng, tembaga, yodium, kolin, folat dan vitamin A, B12 dan D. Kebutuhan zat besi tinggi karena tubuh bayi dan volume darah tumbuh dengan cepat,” ujar Jill Castle, Nutrisionis dari New Canaan, Connecticut.

Masih menurut Jill Castle, jika menu makanan kekurangan zat besi, tubuh akan menggunakan zat besi apa pun yang didapatnya untuk darah dan otak tidak akan mendapatkannya.

"Hal itu dapat menyebabkan masalah kognitif dan perilaku di kemudian hari,” tambahnya.

Protein Hewani Cegah Stunting

pentingnya protein hewani mpasi pertama - cegah stunting.jpg

Masalah stunting pun dapat dicegah dengan menambahkan protein hewani di menu MPASI pertama Si Kecil dan seterusnya.

Stunting atau permasalahan gizi kronis disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam rentang yang cukup waktu lama. Kurangnya pemenuhan gizi terutama asam amino esensial yang terdapat pada protein hewani dapat mengakibatkan Si Kecil stunting.

Baca Juga: Ini 6 Tanda Si Kecil Sudah Siap Mulai MPASI Pertama!

Pada masa MPASI, ASI atau susu formula tidak lagi dapat memenuhi kebutuhan nutrisi Si Kecil. Karena itulah menu gizi seimbang lengkap perlu Moms berikan pada bayi agar tidak berisiko mengalami stunting yang dampaknya jangka panjang.

(DI/ERN)

Artikel Terkait