KESEHATAN
13 September 2019

Cari Tahu Plus dan Minus Sunat Laser

Ketahui apa kelebihan dan kekurangan sunat laser, lalu pilih metode sunat yang cocok
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Orami

Sunat merupakan prosesur operasi pengangkatan kulup, jaringan yang menutupi kepala penis. Praktik sunat sudah ada sejak zaman dulu dan masih banyak dilakukan hingga saat ini karena faktor agama serta budaya.

Di samping dua faktor tersebut, kini semakin banyak masyarakat di dunia yang melakukan sunat karena alasan medis.

“Ada banyak alasan untuk menyunat anak laki-laki yang baru lahir atau laki-laki dewasa. Alasan tersebut antara lain tradisi budaya dan agama, kecenderungan urologis terhadap infeksi, serta pengurangan risiko infeksi saluran, penularan infeksi virus, dan kanker penis," ujar Jennifer Singer, MD, urologis anak di UCLA.

Ya, sunat memang punya beberapa manfaat yang ditinjau dari kacamata medis. Manfaat tersebut, antara lain berkurangnya risiko beberapa penyakit menular seksual pada pria serta perlindungan terhadap kanker penis dan pengurangan risiko kanker serviks pada pasangan seks wanita.

Sunat juga dapat mencegah balanitis (radang kelenjar kepala penis) dan balanoposthitis (radang kelenjar kepala penis dan kulup), serta mencegah phimosis (ketidakmampuan untuk menarik kembali kulup) dan paraphimosis (ketidakmampuan untuk mengembalikan kulup ke posisi aslinya). Tak hanya itu, dengan sunat alat kelamin juga ebih mudah dibersihkan.

Baca Juga: Apakah Hepatitis B Memengaruhi Kesuburan?

Namun ada juga risiko yang ditimbulkan dari tindakan sunat, seperti menyebabkan rasa sakit dan dapat menyebabkan komplikasi, termasuk memotong kulup terlalu panjang atau terlalu pendek, perdarahan serta infeksi.

Risiko tersebut memang jarang terjadi tapi patut untuk diketahui.

Prosedur sunat memiliki berbagai metode, yaitu sirkumsisi/konvensional, sunat laser, klemp, dan stapler.

Di antara empat metode tersebut, sunat laser atau electrical cauter menjadi salah satu metode yang banyak digunakan.

Seperti apa sunat laser dan apa saja plus dan minus jika menggunakan metode sunat laser dalam prosedur sunat?

Apa Itu Sunat Laser?

sunat laser - apa itu sunat laser.jpg

Sunat laser merupakan metode sunat dengan menggunakan pemanas elektrik. Alat tersebut ditembakkan ke ujung penis untuk memotong kulup.

Pada sunat laser, energi elektromagnetik diubah menjadi energi panas atau yang biasa disebut sebagai electro surgery (diathremy).

Teknik electro surgery inilah yang kerap disebut sebagai laser. Jadi, sunat laser bukan memakai energi laser, ya. Sunat laser menggunakan energi panas dari arus listrik frekuensi tinggi.

Baca Juga: Jangan sampai Terkecoh, Yuk Kenali 6 Gejala Penyakit DBD pada Anak

.

Kelebihan Sunat Laser

sunat laser - kelebihan sunat laser.jpg

Dibanding metode konvensional dengan menggunakan pisau bedah, sunat dengan metode laser akan meminimalkan risiko perdarahan.

Dalam penelitian Gamal A. Makhlouf, MD dari Assiut University Hospital, Mesir, didapat kesimpulan bahwa sunat laser aman dilakukan.

“Sunat laser merupakan prosedur yang aman, tanpa perdarahan bahkan dalam tiga kasus hemofilia. Tidak diperlukan jahitan pada metode ini," jelasnya.

Selain minim perdarahan, ada beberapa kelebihan lain yang bisa didapat dari sunat laser, yaitu:

- Proses pengerjaannya jauh lebih singkat dari sunat dengan pisau bedah.

- Memerlukan waktu penyembuhan yang lebih singkat dibandingkan metode biasa dengan pisau bedah karena menggunakan sistem lem jaringan yang lebih unggul.

Kekurangan Sunat Laser

sunat laser - kekurangan sunat laser.jpg

Di samping kelebihannya dibanding sunat konvensional, sunat laser pun memiliki beberapa kekurangan, yaitu:

- Risiko kepala penis terpotong lebih tinggi.

- Ada risiko penis terjepit.

- Dapat menimbulkan luka bakar yang menyebabkan pembengkakan.

- Ada rasa panas di area penis yang terpotong.

Baca Juga: 9 Obat Alami untuk Gatal di Selangkangan

Setelah mengetahui plus minus sunat laser ini, Moms dan Dads dapat menentukan metode sunat apa yang cocok untuk Si Kecil.

Sebelumnya ajak diskusi dulu Si Kecil tentang rencana sunat ini agar ia tidak kaget dan bisa mempersiapkan mentalnya.

(DI/ERW)

Artikel Terkait