TRIMESTER 3
12 April 2019

Catat, Ini Penyebab Melahirkan Normal Berlangsung Lama

Ada sebagian perempuan mengalami kondisi ini!
Artikel ditulis oleh Carla Octama
Disunting oleh Carla Octama

Melahirkan adalah pengalaman unik bagi setiap perempuan, apakah bagi Moms yang baru melahirkan pertama kali atau Moms yang sudah akan memasuki proses melahirkan dua sampai tiga kali.

Terkadang waktu persalinan sangat cepat. Banyak Moms yang tak merasakan kontraksi yang begitu lama. Namun, ada yang sebaliknya.

Ada sebagian Moms yang merasakan begitu sakitnya proses persalinan yang lama. Sebenarnya, apa penyebab melahirkan normal lama?

Sebelum itu, Moms perlu mengetahui sebenarnya apa yang terjadi pada saat proses persalinan.

Persalinan adalah serangkaian kontraksi otot yang intens dan berulang. Kontraksi membantu mendorong bayi keluar dari rahim dan masuk ke jalan lahir.

Baca Juga : Tips Siapkan Diri Jelang Persalinan

Tak hanya di bagian perut saja, Moms mungkin akan merasakan kontraksi di bagian punggung bawah dan perut. Ini disebut nyeri persalinan.

Kontraksi membantu melebarkan pembukaan ke vagina. Proses ini memungkinkan bayi untuk keluar dari tubuh Moms alias dilahirkan.

Rata-rata pada ibu pertama kali melahirkan, proses ini membutuhkan waktu sekitar 12 hingga 18 jam.

Jika Moms pernah memiliki bayi sebelumnya, persalinan biasanya berjalan lebih cepat, biasanya sekitar setengah dari jumlah waktu itu. Namun, tak semua proses persalinan bisa berjalan dengan lancar.

Penyebab Persalinan Lama

Foto: Live Science

Persalinan lama dapat ditentukan oleh tahap persalinan dan apakah serviks telah menipis dan terbuka dengan tepat selama persalinan.

Jika bayi Moms tidak lahir setelah sekitar 20 jam kontraksi teratur, Moms kemungkinan akan mengalami persalinan lama.

Menurut Tracy Johnson, MD, sebagaimana dikutip dari webmd.com, ada banyak faktor yang menyebabkan Moms mengalami kondisi ini.

“Jika Anda mengandung anak kembar atau lebih, persalinan lama adalah persalinan yang berlangsung lebih dari 16 jam,” ujarnya.

Selain itu, ada banyak faktor lain seperti ukuran bayi yang sangat besar dan tidak bisa bergerak melalui jalan lahir.

Bisa jadi bayi juga dalam posisi abnormal. Biasanya, bayi menghadap ke bawah menghadap ke belakang.

Masalah lain juga saluran lahir terlalu kecil untuk dilalui bayi. Atau ada pula faktor kontraksi Moms sangat lemah.

Baca Juga : Mengenal Ablasio Retina, Risiko Terlepasnya Retina Mata Saat Persalinan

Mengatasi Persalinan Lama

Foto: verywell family

Jika persalinan berjalan lambat, Moms mungkin disarankan untuk beristirahat sebentar.

Kadang-kadang obat diberikan untuk meringankan sakit persalinan dan membantu Moms untuk rileks. Moms mungkin bisa mengubah posisi tubuh menjadi lebih nyaman.

Tindakan medis tergantung pada mengapa persalinan Moms berjalan lambat.

Jika bayi sudah berada di jalan lahir, dokter atau bidan dapat menggunakan alat khusus yang disebut forceps atau alat penyedot untuk membantu menarik bayi keluar melalui vagina.

Jika dokter merasa membutuhkan kontraksi yang lebih banyak atau lebih kuat, Moms mungkin menerima Pitocin (oksitosin).

Obat ini mempercepat kontraksi dan membuat mereka lebih kuat. Jika setelah dokter merasa kontraksi sudah cukup dan persalinannya masih macet, Moms mungkin perlu menjalani operasi sesar apalagi dengan melihat ukuran bayi yang besar.

Jika mengalami kondisi ini, Moms sebaiknya sabar dan jangan terburu-buru panik. Moms perlu percaya bahwa Si Kecil akan punya jalan lahir yang lancar. Apakah Moms pernah mengalami kondisi ini?

(GSA/CAR)

Artikel Terkait