PERNIKAHAN & SEKS
27 Agustus 2019

Catat! Ternyata Ini Lho Keuntungan Menikah Muda

Kemungkinan untuk bahagia lebih besar jika paham satu sama lain
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Banyak yang ikut merasa khawatir saat melihat pasangan memutuskan untuk menikah muda. Orang-orang tua beranggapan bahwa mereka belum cukup umur untuk nantinya menghadapi berbagai masalah dalam rumah tangga.

Menikah bukan soal cinta dan kebahagiaan semata, begitu kira-kira nasihat mereka.

Apakah sebegitu mengerikannya pernikahan, sehingga mereka yang belum memasuki usia seperempat abad dianggap belum layak untuk mengarunginya?

Tentu saja tidak, karena kedewasaan adalah soal pilihan. Bisa saja mereka yang berusia muda justru lebih bisa mengatasi masalah ketimbang yang lebih tua.

Setidaknya, ada beberapa keuntungan menikah muda yang bisa dinikmati. Orami melansir artofmanliness.com, merangkum poin-poin tersebut, agar muda-mudi punya gambaran tentang pernikahan, dan tak harus takut untuk memutuskan menikah muda.

Baca Juga: 6 Selebriti Hollywood yang Menikah Muda

1. Lebih Sedikit Kenangan Patah Hati Masa Lalu

Keuntungan Menikah di Usia Muda 1.jpg

Foto: Pixabay

Saat memutuskan untuk menikah muda, sedikit kemungkinan bahwa pasangan itu sudah banyak kali menjalin hubungan yang gagal. Dengan begitu, akan sedikit pula kemungkinan untuk punya masa lalu yang kelam dan patah hati yang bisa menjadi trauma dalam menjalin hubungan dengan pasangan yang baru.

Sedikitnya hubungan yang pernah dijalin sebelumnya, juga bisa membatasi kemungkinan untuk membanding-bandingkan pasangan yang sekarang, dengan mereka dari masa lalu.

Kebanyakan konflik dalam sebuah hubungan dipicu dari kisah masa lalu yang lebih indah, yang lantas dibandingkan dengan yang sedang ada sekarang.

Pasangan yang memutuskan menikah muda akan membawa lebih sedikit kenangan cinta atau sakit hati di masa lalu, sehingga bisa memulai hidup mereka bersama dengan lebih fresh.

Keuntungan menikah muda, tak ada rasa bersalah yang berlebihan terkait masa lalu, dan tentunya ini bisa menekan terjadinya konflik dalam perjalanan awal rumah tangga mereka.

2. Lebih Mudah Menemukan Yin untuk Yang Masing-Masing

Keuntungan Menikah di Usia Muda 2.jpg

Foto: Pexels.com/Freestocks.org

Seseorang cenderung merasa lebih nyaman berpasangan dengan orang yang benar-benar mereka sukai dan dianggap cocok untuk menjadi pendamping hidupnya. Namun bukan berarti harus melewati pencarian panjang, sampai benar-benar menemukan pasangan yang disukai untuk akhirnya dinikahi.

Banyak orang menunda pernikahan agar bisa lebih banyak memilih, berpikir bahwa semakin mereka mencari, semakin besar kesempatan untuk mendapatkan sosok yang cocok.

Padahal, dari sebuah penelitian, ditunjukkan bahwa seseorang lebih memungkinkan untuk menikah dengan sosok yang punya banyak kesamaan.

Pasangan yang menikah muda, di kisaran usia 20an awal, seringnya bertemu di jenjang perguruan tinggi, atau bahkan sudah menjalin hubungan sejak sekolah menengah.

Rentang waktu tersebut merupakan momen di mana seseorang dikelilingi banyak teman yang punya usia serta minat yang serupa dengannya. Inilah keuntungan menikah muda lainnya.

Lebih mudah untuk menemukan seseorang yang membawa yin untuk yang satu sama lain, dari kelas, klub di sekolah, atau ekstrakulikuler yang diminati. Dan lebih merepotkan kalau harus memilih dan memilah pasangan dari lingkup yang jauh dengan keseharian seseorang, yang secara random dipertemukan.

"Meskipun pencarian bisa membantumu menemukan pasangan yang lebih baik, tapi jumlah single yang available akan semakin menipis dari waktu ke waktu," kata Dr. Meg Jay, penulis The Defining Decade.

Baca Juga: 4 Hal yang Sering Dialami Oleh Ibu yang Menikah Muda di Zaman Now

3. Lebih Intens Berhubungan Seksual

Keuntungan Menikah di Usia Muda 3.jpg

Foto: Rawpixel.com

Sebuah penelitian membuahkan hasil yang cukup mengejutkan menunjukkan bahwa pria yang menikah muda memiliki hubungan seksual yang lebih sering dan lebih baik ketimbang teman sebaya mereka.

Membawa teman perempuan ke dalam kamar membutuhkan lebih banyak waktu dan effort jika pasangan itu belum menikah.

Ketimbang beredar di klub malam atau berharap lawan jenis yang sedang diincar di Tinder juga bakal swipe kanan, bukan kah lebih baik kalau pulang ke rumah saja bersama pasangan yang sudah dinikahi.

Melewatkan malam di atas ranjang terdengar lebih seru daripada hangout di luaran bukan?

Keuntungan menikah muda, pasangan di usia 20an ini akan lebih intens melakukan hubungan seksual, dibanding dengan mereka yang memilih untuk menikah setelah perjalanan panjang menemukan sosok yang tepat.

Tak ada alasan pasti, tapi kemungkinan karena usia 20an adalah usia yang masih penuh gairah, dalam kehidupan di luaran, maupun di atas ranjang.

Baca Juga: 3 Cara Mudah Agar Suami Tetap Bahagia dengan Kehidupan Seks Setelah 5 Tahun Menikah

Poin-poin keuntungan menikah muda di atas ini yang akhirnya menjadi penunjang kehidupan pernikahan yang lebih bahagia. Namun, pasangan yang memutuskan untuk menikah muda juga harus sudah belajar banyak hal tentang konflik yang bisa saja mereka hadapi di depan sana.

Kuncinya adalah saling mengalah, karena emosi sesaat hanya akan menghasilkan keputusan yang bakal disesali seumur hidup.

(DEW)

Artikel Terkait