BALITA DAN ANAK
18 Mei 2020

Cegah Anak Tersedak, Yuk Jauhkan Benda-benda Ini!

Ikuti tips ini agar anak tidak tersedak
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Begita
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Balita dan anak-anak kerap memasukkan benda-benda ke mulut karena tengah asyik mengeksplorasi banyak hal. Mereka bisa tersedak karenanya. Penting untuk mengetahui apa saja yang bisa dilakukan untuk mencegah anak tersedak.

Tersedak terjadi ketika saluran napas anak terhalang. Dikutip dari Raising Children, benda apa pun yang berukuran lebih kecil dari baterai ukuran D dapat menyebabkan penyumbatan saluran napas dan menjadi risiko tersedak untuk anak-anak.

Baterai ukuran D biasa kita sebut dengan baterai besar yang mempunyai diameter 34,2 mm dan tinggi 61,5 mm.

Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), lebih dari 50 persen kejadian tersedak disebabkan oleh makanan. Selain itu, perlu diwaspadai pula benda-benda kecil yang bisa menyebabkan tersedak.

Baca Juga: 3 Tips Penting untuk Mencegah Anak Tersedak

Benda Penyebab Anak Tersedak

Ada beberapa benda yang harus diperhatikan untuk mencegah anak tersedak:

1. Makanan

Melindungi Balita dari Risiko Tersedak

Foto: Orami Photo Stock

Makanan yang keras dan halus bisa menghalangi tenggorokan. Dilansir dari Kids Health , jangan berikan makanan ini kepada anak-anak di bawah usia empat tahun: kacang, biji bunga matahari, semangka berbiji, wortel mentah, kacang polong, seledri, berondong jagung, permen keras, apel dan pir mentah.

Sementara beberapa makanan lunak harus dipotong kecil-kecil, dikupas jika memiliki kulit, atau dihindari. Misalnya keju berbentuk kubus, sosis (perlu dipotong menjadi setengah bulan atau segitiga, bukan bundar), anggur, caramel.

Hindari memberi anak-anak sesendok selai kacang dan permen karet. Makanan tersebut lengket di mulut dan bisa tersangkut di tenggorokan.

2. Mainan

Melindungi Balita dari Risiko Tersedak

Foto: Orami Photo Stock

Barang rumah tangga misalnya saja koin, baterai kecil, magnet kecil, tutup pulpen dan spidol, juga perhiasan. Bentuk plastik, kelereng, mata boneka, bola tenis meja, balon, termasuk mainan yang berisiko menyebabkan tersedak.

Mainan sudah dirancang untuk digunakan anak-anak pada rentang usia tertentu. Pedoman usia itu telah memperhitungkan keamanan mainan berdasarkan bahaya tersedak yang mungkin terjadi.

Jadi Moms, jangan biarkan anak bermain dengan mainan yang dirancang untuk anak yang usianya lebih besar.

Di samping juga benda di halaman, seperti misalnya batu kerikil, serta benda kecil lainnya.

Baca Juga: Bahaya Tersedak Bagi Otak dan Pertolongan Pertama Saat Anak Tersedak

Cara Mencegah Anak Tersedak?

Melindungi Balita dari Risiko Tersedak

Foto: Orami Photo Stock

Berikut tips yang bisa dilakukan untuk membantu mencegah anak tersedak seperti disarikan dari Raising Children :

1. Duduk saat Makan

Risiko tersedak lebih besar jika anak makan sambil berbaring, berlari-lari, atau bermain. Makan di meja makan atau bahkan di lantai akan mengurangi risiko tersedak.

2. Dorong Anak untuk Mmengunyah Makanan dengan Baik

Mengajari anak untuk mengunyah dan menelan makanan dengan benar, dan tidak terburu-buru saat makan akan mengurangi risiko tersedak.

3. Beri Makanan dalam Potongan Kecil

Sampai anak bisa mengunyah dengan baik, berikan makanan dalam potongan yang lebih kecil dari kacang polong. Apa pun yang lebih besar dari ini sulit bagi anak-anak kecil untuk makan dengan aman. Ini karena saluran udara mereka kecil. Mereka juga masih belajar mengunyah dan menelan dengan benar.

4. Masak, Parut, atau Hancurkan Makanan Keras

Terutama buah dan sayuran keras, seperti wortel dan apel.

Baca Juga: 6 Makanan yang Bisa Bikin Balita Tersedak, Moms Wajib Tahu

5. Hindari Makan Kacang Utuh

Anak-anak biasanya baru bisa memakannya pada usia sekitar lima tahun, kecuali jika mereka memiliki alergi. Berondong jagung, permen, dan anggur juga bisa menjadi risiko tersedak jika diberikan utuh.

6. Jauhkan Benda Kecil dari Jangkauan Anak

Rasa ingin tahu yang tinggi membuat anak-anak memasukkan benda-benda yang tidak biasa ke dalam mulut mereka. Untuk itu penting memeriksa adakah benda-benda kecil di lantai.

Moms harus turun dan membungkuk jika perlu, sehingga setinggi anak-anak saat melihat sekelilingnya.

7. Gunakan Mainan yang Padat dan Kokoh

Hindari mainan dengan bagian kecil, bagian yang mudah pecah, atau permukaan yang rapuh. Periksa mainan sebelum digunakan. Hindari membeli mainan dengan baterai tombol atau baterai yang biasa digunakan untuk jam tangan.

8. Simpan Mainan untuk Anak yang Berbeda Usia di Tempat Terpisah

Anak yang lebih besar sebaiknya diajak untuk menjaga mainan kecil mereka dari jangkauan adiknya. Misalnya Lego, pakaian boneka, manik-manik, suku cadang mobil, dan sebagainya.

Baca Juga: 6 Makanan yang Bisa Membuat Balita Meninggal karena Tersedak

Anak-anak difabel juga yang memiliki penyakit kronis cenderung memiliki risiko tersedak lebih tinggi daripada anak-anak lain. Misalnya anak-anak yang dengan cerebral palsy, epilepsi, asma kronis atau penyakit refluks gastro-esofagus.

Jika memiliki salah satu dari kondisi ini, bicarakan dengan dokter ya mMms. Agar mendapat informasi tentang cara terbaik untuk mencegah anak tersedak.

Artikel Terkait